Tentang Menjadi Perempuan

images

Women empower one another

Memberdayakan, saling menguatkan.

Bukan memperdayakan ya 😀

Tumben banget ya judul postingan diblog ini rada berat, ini gue lagi kesambet jin judulnya. Pernah gak sih kita merasa gak berdaya, gak bisa ngapa-ngapain, terbatas pilihan hidupnya karena terlahir sebagai perempuan.

Perempuan dan bukan laki-laki.

 

Mudah-mudahan sih enggak pernah ya dan jangan sampe deh.

Tapi percaya enggak sih kalo ternyata disekeliling kita masih banyak perempuan yang terjepit disituasi yang bikin mereka merasa begitu tidak berdaya sampai kadang mereka sedih terlahir jadi perempuan.

Sedih loh gue, di tahun 2016 masih banyak perempuan yang merasa bahwa situasi mereka yang sulit itu karena tidak terlahir sebagai laki-laki.

Contoh 1 :

Santi (34 tahun) ibu rumah tangga dengan dua anak usia sekolah. Setiap bulan mendapat jatah uang belanja sebesar 700 ribu dari sang suami yang bekerja sebagai supir pribadi. Uang sejumlah itu harus cukup untuk makan sekeluarga selama sebulan, uang jajan anak sekolah,tagihan listrik dan biaya gas.

Cukupkah uang sejumlah itu?

Tentu tidaaak.

Kenapa gak minta ditambah aja uang belanjanya?

Sudah dan tidak berhasil.

Berapa gaji suaminya?

Dia tidak pernah tau, yang jelas suaminya masih mampu membiayai hobby memancing setiap hari.

Akibatnya Santi menjadi sangat bergantung pada kebaikan hati orang tuanya yang pensiunan PNS untuk membiayai pengeluarannya setiap hari. Dia malas berkonfrontasi dengan suaminya karena pasti ujungnya pertengkaran yang biasanya diiringi dengan perginya sang suami dari rumah dan itu memalukan apalagi mereka masih menumpang di rumah orang tua.

Contoh 2 :

Mimi (40 tahun) ibu bekerja dengan 2 anak usia remaja bersuamikan seorang wiraswasta dengan penghasilan jauh dibawahnya. Tidak pernah mendapat uang bulanan dari suami. Semua pengeluaran dibayar sendiri oleh Mimi. Suaminya temperamen bahkan untuk hal remeh seperti telat membukakan pintu. Berkomunikasi dengan mesra bersama suami adalah kemewahan yang sudah hilang bertahun lalu.

Mimi pernah terjerat hutang kartu kredit ketika anaknya jatuh sakit dan butuh biaya besar, ketika suaminya tau pecahlah ketenangan dirumah mereka oleh bantingan gelas. Suaminya menuduh Mimi berselingkuh dikantor sampai punya hutang kartu kredit.

Dimana sang suami ketika anak mereka sakit?

ada dirumah.

Tau gak sih dia biaya rumah sakit mahal?

entah, yang jelas suaminya tidak pernah bertanya pada Mimi darimana uang yang dipakai untuk membayar biaya perawatan anak mereka.

Pernah Mimi terpikir untuk bercerai tetapi kemudian diurungkan niatnya, karena pernikahan mereka dulu awalnya ditentang orang tua Mimi dan kehidupan sebagai janda belum tentu lebih baik daripada keadaan dia sekarang.

Jadi perempuan ataupun jadi laki-laki sama-sama tidak gampang, tapi dalam beberapa hal keadaan untuk perempuan terasa lebih berat.

Imej sebagai janda lebih berat disandang dibandingkan imej sebagai duda, ini kenyataan.

Perempuan yang meninggalkan anak dianggap lebih kejam dibandingkan lelaki yang melakukan hal yang sama, karena kita sebagai perempuan dipandang sebagai ibu yang menjadi sumber kasih sayang dan kelembutan.

Banyak faktor yang menyebabkan komunikasi dalam rumah tangga mandek tapi bukan kapasitas gue buat menasehati Santi atau Mimi mengenai hal itu. Yang jelas PR mereka dibidang itu banyak banget.

Yang pengen banget gue bahas justru bagaimana kita menjadi kuat ketika keadaan memaksa kita menjadi lemah. Perceraian? Gue tidak menyarankan ini, dan menurut pemikiran gue kalo masih bisa diperbaiki ya harus diperbaiki kecuali memang membahayakan keselamatan jiwa.

queen bDirumah atau diluar rumah jadi perempuan itu tidak boleh menye-menye alias cengeng, bukan berarti harus kekar apalagi kasar karena kelembutan sendiri adalah kelebihan kita.

Uang bulanan dari suami kurang? Join MLM sis Banyak kok cara mudah dan relatif minim modal untuk nambah penghasilan. Mamah gw pernah menerapkan sendiri belasan tahun lalu.

  • Bikin makanan kecil untuk dititipkan dikantin sekolah atau warung-warung. Cari makanan yang gampang dibuat dan tidak cepat basi. Tidak jago memasak? Tidak perlu bisa memasak semua jenis masakan cari satu aja yang kita bisa dan poles deh resepnya. Lontong bikinan kamu enak? ya jualan itu aja. Bisa bikin kering kentang yang lumayan rasanya kenapa enggak dijual?
  • Jadi pembantu pulang pergi spesialiasi cuci setrika, ada tetangga gw yang menerapkan cara ini dan berhasil tuh. Hari gini siapa yang tidak butuh pembantu sih? Rasanya pembantu di kota besar tuh lebih banyak demand dibandingkan supply nya, terbukti tiap habis lebaran kan. Zaman sekarang justru pembantu yang bisa milih mau majikan yang mana :)
  • Mengajar les mata pelajaran atau baca tulis untuk anak-anak. Percaya gak kalo buka tempat les itu tidak perlu modal dan cuma perlu niat? Lagi-lagi dibuktikan oleh tetangga gue, seorang ibu rumah tangga lulusan SMA yang sekarang mungkin muridnya hampir 50 orang. Ngerasa kurang jago mata pelajaran anak zaman sekarang? Tenaaang selalu ada celah kok, asal kita bisa baca tulis dan matematika sederhana sudah bisa jadi pengajar. Modal terbesarnya justru di kesabaran dan ketekunan mengajar.
  • Menerima titipan anak tetangga yang orang tuanya bekerja. Daycare ala-ala. Anak yang dititipkan bisa kita urus bareng sama anak sendiri dan kita dapat penghasilan tambahan.

 

Apa hubungannya memberdayakan perempuan sama nyari penghasilan tambahan? Bukannya harusnya suaminya yang menambah jumlah nafkah? Iiih keenakan suaminya dong.

Tenang ibu-ibu sekalian, sekarang gue tanya “Pernah gak ketika kita suntuk banget sama kerjaan dan kemudian memutuskan mengoles lipstick warna cerah dan rasanya jadi lebih baik?”

Bahkan dalam Islam kita dianjurkan segera mandi atau berwudhu untuk menghilangkan rasa marah, emmm kalo itusih karena setan katanya terbuat dari api yang sifatnya tentu saja panas.

Back to topic, menurut gue sih karena kalau perempuan mampu mencari tambahan nafkah untuk dia dan keluarganya disaat keadaan sulit seperti Santi dengan sendirinya rasa percaya dirinya akan tumbuh. Saat rasa percaya dirinya sudah tumbuh itu dia bisa menata kembali cara berkomunikasi dengan suaminya.

Tapi kan perempuan kalau bisa nyari duit sendiri sering kurang ajar sama suami?

Oh helllooowww *tabok pake konde* Kurang ajar atau tidak kurang ajar itu bukan ditentukan dari bisa atau tidaknya nyari duit tapi akhlak. Titik.

Itu si Mimi bisa nyari nafkah sendiri tapi kenapa malah merana?

Nah inilah yang tadi gue bilang, kurang ajar atau gak kurang ajar itu bukan disebabkan duit kok. Kalo buat ibu Mimi sih gw cuma bisa mendo’akan semoga dia selalu mendapat kekuatan dan kesabaran.

Kalo mau dapet nasehat dan solusi yang mantap mendingan konsultasi ke Bu Rieny yang di tabloid Nova itu.

Lah kagak ngasih solusi? Terus buat apa dibahas panjang lebar?

Supaya kalo ada adek-adek dibawah umur nyasar ke postingan ini mereka bisa tau, begini loh aneka macam problematika rumah tangga. Rumah tangga itu bukan sekedar ayo kita nikah pake baju yang bagus terus dipajang di sosial media.

Rumah tangga itu lebih dari sekedar bobo-bobo lucu tapi halal, perlu kerja sama juga komitmen untuk terus bersama.

Jadilah perempuan yang bukan cuma cantik tapi juga penuh kekuatan ya adik-adik perempuan sekalian, karena memang lebih enak menghadapi problema hidup kalau alis sudah rapi dan lipstick sudah terpoles *ehhh*

Jangan pernah menyesal lahir sebagai perempuan, karena hanya kita yang bisa punya bibir sepasang tapi lipsticknya selaci penuh. Karena sebagai perempuan kita tetap bisa jadi yang terdepan.

Buat yang masih belasan, tolong lah sekali-kali baca koran yang bermutu jangan cuma main instagram atau snapchat. Jadi perempuan cerdas, jangan malah minder dan pura-pura bego supaya kelihatan lebih imut (?). Indonesia itu memberi banyak kesempatan buat perempuan maju kok, kita punya menteri bahkan pernah punya presiden perempuan.

Jadilah cerdas, kuat dan mandiri dengan sendirinya kamu pasti dihargai oleh laki-laki. Dengan sendirinya kamu hanya akan didekati oleh mereka yang tidak kalah cerdas dan tidak minder pada kemandirianmu.

Sebagai penutup..

aadc
Kebayang gak kalo filmnya dilanjutin pasti mereka ribut melulu, karena rumah tangga gak cukup dibacain puisi doang :)

Yang Manis-Manis

Daripada pusing mikirin kerjaan terus, coba sejenak kita istirahatkan mata dan pikiran dengan menatap yang manis-manis…

tpj1tpj3tpj2Pangeran negeri seberang niih, Tunku Panglima Johor, johor ya johooor yang ada Legoland nya ituloh bukannya pangeran Kelantan kayak mantan suaminya Manohara 😀

Ganteng? Check   *lirik rambut william yang semakin menipis*

Kaya? Check

Hobi Olahraga? Check

Mobil Mewwaah? Check

Dan bisa nyetir sepawaaatt ehh pesawaatt  *meleleh*

Coba cek instagramnya (@tunku_abdul_rahman) dese deh buibu dan para gadis sekalian, udah saatnya emang poster pangeran william diturunkan dari tembok.

Update :

Berhubung tadi pagi postingan ini diketik penuh nafsu wanita maka siangan dikit kita update lah sis, biar lebih lengkap 😀

Yang Mulia Tunku Panglima Johor ini anak ke-5 dari 6 bersaudara, dia punya 4 saudara lelaki (1 sudah meninggal dunia, kakak pertamanya konon mantan pacarnya Raline yang bintang iklan shampoo itu) dan satu saudara perempuan yang stylish dan kece abish (monggo cek @ttaootd).

keluarga raja johor
cakep yah, kayak keluarga cendana *ehhh*

Demen yah liatnya, sederhana gimanaa gituh *kemudian keselek koleksi tas hermes tuan puteri*

Tapi emang kerajaan Johor ini termasuk yang paling tajir di Malaysia sana sih ya, maka wajar-wajar ajalah jikalau Tunku Puteri nya bajunya serba branded dan koleksi Hermesnya sekamar penuh.

tunku tun aminah yang super stylish, beda tipis lah ama gw *halu*
tunku tun aminah yang super stylish, beda tipis lah ama gw *halu*

 

tunku idris, calon kakak ipar gw juga
tunku idris, calon kakak ipar gw juga

Minggir kamu Ridho Rhoma, yang ini mobil sport nya segarasi penuh dan bokapnya raja beneran bukan raja dangdut.

 

Nadia ada komen dibawah kalo dese lebih demen Pangeran abdul mateen dari Brunei, yang belom tau nih mari gw jembrengin biar ibu-ibu penggemar royal brondong pada ileran semua 😀

ikut abang boboan yuk neng
ikut abang boboan yuk neng

Gw sendiri tetep lebih demen pangeran Johor karena kayaknya gaya hidupnya gak seheboh pangeran-pangeran brunei *dadah-dadah ke pangeran azim*

Jadi buibu, mau mimpiin yang mana malam ini?

 

 

 

 

 

Kemudian Nicholas Saputra datang, menatapku nanar seakan bertanya

“jadi segitu aja cintamu padaku?”

Ampuuuuunn Nico ampuuuunn

FAQ Tax Amnesty Versi Gw

Sebenernya gw males nulis masalah perpajakan di blog sendiri karena hawa blog ini langsung berasa kayak kerja *jeng-jeng-jeng*

Tapi setelah roadshow ke 5 gedung di wilayah kerja kantor sebagai asisten dan pembantu umum (masih sisa 4 gedung lagi, sigh) dan ternyata pertanyaannya itu-itu aja kayaknya lebih bijaksana kalo dibikin postingan 😀

Kita mulai aja yah, sapa tau bermanfaat buat anda-anda sekalian para pirsawan di rumah.

Oia sebenernya FAQ mengenai tax amnesty ini udah banyak beredar dimana-mana loh, di websitenya DJP juga ada, jadi kalo mau versi baik dan benar ya monggo donlot atuuh, jangan kayak orang susah kuota gitu lah..

Sebelumnya gw jelaskan hal terdasar dari Pengampunan Pajak alias Tax Amnesty ini dulu yaaa :

  • Setiap wajib pajak baik itu Orang Pribadi atau Badan boleh mengikuti tax amnesty ini, kecuali wajib pajak yang sedang dalam proses penyidikan dan udah P-21, sedang proses peradilan dan wajib pajak yang sedang menjalani hukuman atas pidana dibidang perpajakan;
  • Boleh ikut artinya kalo mau ya monggo enggak ya silahkan, DJP tidak memaksa WP ikut loh yaa;
  • Wajib Pajak itu artinya mereka yang punya NPWP yaa, enggak punya NPWP tapi kepengen ikut?! Ya bikin dulu atuuh.
  • Harta yang dilaporkan untuk program tax amnesty ini adalah harta yang belum dilaporkan di SPT Tahunan yaa, kalo udah dimasukkan sih gak perlu di ikutkan lagi.

pertanyaan:

  1. Yang dilaporkan di tax amnesty ini nilai perolehan atau nilai buku?

Coba NgeJawab:

Yang dilaporkan adalah nilai wajar pada tanggal 31 Desember 2015. Apa itu nilai wajar? Kalo untuk property biasanya nilai pasar wajar pada transaksi non istimewa.

pertanyaan:

2. Uang Tebusan bisa dicicil apa enggak?

Coba NgeJawab:

Sayangnya gak bisa 😀

Pertanyaan :

3. Rumah warisan masih atas ayah/ibu yang sudah meninggal dunia, wajib ikut Tax amnesty gak sih?

Coba NgeJawab:

Kalo salah satu dari orang tua masih hidup (misalnya ibu) boleh ikut tax amnesty , kalo orang tua sudah tidak ada gak perlu ikut karena subyek pajaknya sudah meninggal. Bikin SPT (laporan pajak tahunan) pembetulan aja yaa.

Dan sebagai informasi, harta warisan itu bukan obyek pajak penghasilan.

Pertanyaan:

4. Katanya harta yang diungkap untuk tax amnesty ini yang nilainya material aja, tolong dong kantor pajak bikin standar nilai yang material ini segimana!

Coba NgeJawab :

Agak sulit membuat standar nilai yang material untuk di ikutkan program tax amnesty tuh sebesar atau sejumlah berapa apalagi untuk wajib pajak pribadi karena kan standar tiap orang berbeda.

Gampangnya sih gini, kalo harta itu hilang dan rasanya nyeseeekkk banget sampe kita kepikiran terus, gak doyan makan, gak bisa tidur, susah buang air besar *eh, maka bisa disimpulkan bahwa nilainya material banget buat kita.

Pertanyaan:

5. Kan katanya asuransi unit link termasuk harta, kalo asuransi unit link saya rugi gimana dong ngelaporinnya?

Coba NgeJawab :

yang dilaporkan adalah kondisi per tanggal 31 desember 2015, bukan masalah lagi untung atau rugi sih. Lagian hari gini masih pada investasi unit link aja sih, kalo ketauan junjungan gw si Dani Rachmat bisa dinyinyir ente.

Pertanyaan:

6. Saya punya rumah yang kondisinya masih kredit dan belum lunas, kreditnya dibayar suami tapi rumah tersebut atas nama saya. Jadi gimana dong?

Coba NgeJawab :

Pertama-tama toss dulu ah bu, rumah saya juga belom lunas-lunas nih *sedih, lesu, ga nafsu belanja*

Yang ikut ya istrinya doong, kan dimata negara pemilik sah adalah istrinya. Hebat deh ibu, tolong bilangin suaminya dong bu, cicilin satu lagi buat saya 😀

Udah ah, hayati lelah, kalo ada yang mau materi (bentuknya tentu saja slide pdf) boleeeh ntar gw emailin.

Mau nanya lewat email? Gak bisa, maaf hayati takut nanti baper kalo bales-balesan email soal kerjaan.

Mending telpon kring pajak di 1500200, disana banyak rekan hayati yang lebih mumpuni dan siap menampung pertanyaan-pertanyaan anda kecuali pertanyaan mengenai kapan jodoh anda datang.

Overheard edisi Lebaran

Yah kembali lagi kita ke postingan overheard, postingan yang paling gampang dibuat dan kadang sengaja dibuat cuma demi kelangsungan hidup blog ini.

Selamat menikmati walau kadang terasa garing dan renyah.

edisi gak bisa bedain buah

A :  mah, ga mau beli sawo buat oleh-oleh?

B:  males ah, mahal banget harganya. Di pasar deket rumah kita aja cuma separonya, mending beli dirumah deh.

A:  beda lah mah, kalo disini bedaknya ward@h, kalo yang dirumah kan bedaknya m@rcks

C:  yang pake bedak itu kesemek keleus, bukannya sawo

A:  oh iya yaa, beda ya ahahahaha..

*yang laen buang muka keluar*

 

edisi nonton bioskop

A : Abis darimana?

B : Nonton film di bioskop bi

A : Film apaan? Bagus gak?

B : “Sabtu bersama bapak” bagus filmnya, sedih banget.

A : Kalo sabtu bersama bapak, minggu bersama ibu ya, senin sampe jumat bareng engkong kan bapak-ibu lu kerja

B : hah??

 

Edisi Lebaran 1437 H

Taqaballahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum..

Minal aidin wal faidzin

Mohon maaf lahir dan batin

Mamah yang tahun lalu mewakili keluarga Jolie-pitt maka tahun ini terpaksa mewakili keluarga Cendana cabang Cibubur, menghaturkan permintaan maaf setulus-tulusnya kepada seluruh pembaca blog ini baik yang namu dengan resmi atau yang sekedar ngintip-ngintip.

Maafin yee :)

 

Lebaran liburan kemana mamah etty?

Pepatah bijak mengatakan hanya keledai yang jatuh dilubang yang sama dua kali, tentunya pepatah ini gak berlaku untuk mamah sekeluarga doong.

Alhamdulillah kami lebih parah dari keledai, karena kami jatuhnya dua kali dilubang yang sama dan emang diniatin 😀

 

Hmmm… mulai kebaca nih ngawurnya, udahlah atuh to the point aja mamah…

Iye-iyeee mamah tahun ini ke daerah Sukabumi lagi, padahal tahun lalu udah ngritik abis-abisan daerah ini *kemudian diludahin bupati Sukabumi*

Hahahahaha abisnya demen sih *sungkem ama bapak bupati*

Bedanya kalo tahun lalu -cerita disini– kami mangkal bareng abang tukang cilok di Pantai Gurilap maka tahun ini kami lebih cerdas sedikit dengan milih Oceanqueen resort yang pantainya private.

Lah bukannya si mamah punya bayi? Kok berani jalan ke sana? Gak macet mah?

Yabes gimana atuh, kalo nurutin maunya si bayi mah kami sekeluarga bakalan ngendon dirumah nyemilin nastar bertoples-toples doang.

Jadi karena bayinya cuma sebiji dia dong yang harus ngalah *dipelototin kak seto* lagian takut kolesterol naik kalo nyemilin nastar melulu kan.

Jalan alhamdulillah lancar, ya jalannya aja jam 5 pagi dari rumah. Dan mobil dibuat senyaman mungkin buat si bayi tentunya biar gak semaput si bayi.

tips dari mamah: kalo mau bawa bayi pergi jauh pake mobil, usahakan sebelum berangkat dia dibikin nyaman di carseat nya dulu, setelah bayi pewe baru deh kita jalan. insya Allah 3 jam ajamah aman deh, sisanya situ pikirin sendiri yak.

Jam 11 siang (setelah 2 kali berhenti untuk istirahat, penting banget ini kalo bawa anak-anak) kami udah sampai di Cisolok, Pelabuhan Ratu padahal baru bisa check-in jam 1 dong ahahahaha.

Jadinya kami leyeh-leyeh di gazebo pinggir pantai sambil buka bekel makan siang berupa nasi dan semur daging beserta aksesorisnya. Pewe abis.

IMG-20160711-WA0003

Abis makan siang banyak yang tepar langsung tidur siang, abisnya perut kenyang ketemu angin sepoi-sepoi tuh bawaannya kayak ditidurin dinina boboin Nicholas Saputra gak sih, nikmeeeehhh…

Pemandangannya aja begini, gimana ga makin asoy bobok siangnya.

IMG-20160711-WA0002Sejam kemudian alias jam 12 kamar kami siap, pindah deh tidurnya ke kamar, adeeeem..

Oia kami dapet villa 3 bedroom nya via booking.com dengan harga 1,87 juta/malam, lumayan mursidah. Kalo mau lebih murah lagi mending booking langsung ke oceanqueen nya via telpon tapi minimal 2 malam kalo lagi musim liburan. Kalo lewat booking.com masih bisa sewa 1 malam ajah.

Another tips: gak usah sedih kalo gak kebagian nyewa villa yang pinggir pantai, karena yang garden view pun jaraknya cuma sepelemparan beha saja dari pantai

Jadi ngapain ajamah 2 hari satu malem?

Kegiatannya gak jauh dari berenang di kolam renang, mandangin pantai sama leyeh-leyeh ngemil.

Kok gak berenang dipantai ajah?

Karena ombaknya segede-gede alaihim gambreng, sama ajalah kayak semua pantai di daerah sini. Pernah mamah bahas juga di postingan tahun lalu, di klik atuh.

Daripada anaknya kebawa ombak sampe ke Tanjung Harapan kan mendingan di angon di kolam renang aja, dipantai cukup main pasir sama foto-foto sama tante-tante dan om-om alaynya ajah.

IMG-20160711-WA0012

IMG-20160711-WA0028Ya Allah suami gw penampakannya kayak  mas-mas tengil.

IMG-20160711-WA0048sayangnya masih kekecilan buat dikonsumsi

Makannya dimana mah?

Naaahhh, kayaknya kita semua ketulah abang tukang cilok deh, mengingat tahun lalu kita nista abis-abisan eksistensi mereka. Tahun ini kami sakaw cilok 😀

Karena oceanqueen ini private, maka gak ada tukang jualan apa-apa selain restoran cottage yang mana menunya gak beragam juga dan kalo mau nyari restoran lain agak jauh jalannya. Tapi peralatan dapur di villa lengkap kok kalo kita mau masak.

Dan kami tentunya masak, selain demi alasan kebersihan juga demi penghematan lah yaw. Tapi kita juga bisa minta tolong penjaga villa nya (tiap villa ada penjaga masing2 yang bisa dihubungi) buat bikinin kita barbeque.

Dan karena ini pelabuhan ratu maka kita pesta ikan bakar, ngarepnya sih bisa mamam lobster tapi dompet mengatakan tidak mampu. Maka cukuplah dengan 3 kilo ikan kuwek dan kerapu  (harganya 70 ribu/kilo belum termasuk bumbu bakar dan biaya masak) nikmatnya udah berasa sampe ubun-ubun.

Jadi tempatnya recommended mah?

Cencu sazaaa…

Walaupun agak jauh dan gak ada tukang cilok juga tukang es kelapa, mamah merekomendasikan tempat ini buat liburan keluarga.

Pantainya bersih banget, gak ada remaja touring ceria yang tiduran dipinggir pantai.

IMG-20160711-WA0037itu ibu-ibu galau yang keliatan menatap pantai dengan putus aja adalah mamah gw, nah kakek-kakek yang dipinggiran itu bukan tukang cilok karena gak bawa gerobak tapi engkong gw 😀

Nah ini kondisi pantai dipagi hari, agak kotor karena banyak sampah yang tersisa waktu air laut pasang. Kayaknya sampah-sampah itu kebawa dari pantai sekitar yang kotor banget gara-gara turis tak berperikemanusiaan.

Sekian pembahasan liburan lebaran 1437 H ini, semoga kita semua dipertemukan dengan ramadhan dan liburan lebaran 1438 H.

Aamiiinn *pake toa mesjid*

Overheard Edisi Pegel

Pada suatu sore yang cerah di sebuah gedung perkantoran yang tidak begitu keren yang terletak di daerah yang rawan macet tapi terdapat penjual soto lamongan yang terkenal enak di dekat situ.

Cerita ini sendiri tidak ada hubungannya dengan penjual soto itu apalagi dengan penjual ketoprak disebelahnya, karena ketopraknya rasanya standard aja.

Bapak A : Aduhh badan gw pegel-pegel nih, padahal besok mau pulang kampung.

Ibu B : Dipijit lah dulu, biar seger mudiknya.

Bapak A : Gw kalo bulan puasa gak bisa pijit soalnya gw cocoknya dipijit perempuan.

Ibu B : Ya elu jangan pijit ke Fortune* lah, pijit tunanetra aja.

Bapak A : Ah sama ajalah, tetep aja perempuan.

Pemuda C : Ya udah atuh mas pijitnya sama yang tuna rasa aja, jadi gak ada rasa apa-apa.

Ibu B : Iya bahaya banget emang kalo pake rasa ya, apalagi rasa ingin memiliki, mengasihi, mengimami.

Bapak A : *ketawa ngakak* Tuna rasa

Kalo kata gw mah daripada tuna rasa mending rasa tuna lah, apalagi kalo bentuknya pasta atau pizza 😀

 

 

keterangan:

Fortune adalah tempat dimana pijit badan bukan untuk menghilangkan pegal-pegal tapi kadang menambah pegal tapi nagih

101 Tanah Abang

Kapan Timing Terburuk Belanja Lebaran di Pasar Tanah Abang?

H-14 sampe H-5, PERIOD.

Ini udah berdasarkan riset mendalam selama 7 kali puasa 7 kali lebaran loh ya *kalah dah bang toyib ajamah*

Dan jangan remehkan pemilihan waktu belanja, kalo mau bawa anak ,yang mana gak pernah gw sarankan, saat terbaik tentunya pagi hari saat si anak dan emak-bapaknya dalam kondisi prima.

Apa sih yang harus dibeli di Pasar Tanah Abang?

Tentunya baju muslim, karena walaupun udah ada Thamrin City sebagai pesaing utama Pasar Tanah Abang tetap unggul dalam hal keberagaman.

Keberagaman amat sih mamaah bahasanya??

Ya emang itu kata yang tepat, dari harga termurah sampe mahal ada yang jual disini. Yang jarang adalah yang super mahal, misalnya ente mau nyari baju muslim yang 1 jutaan keatas maka jangan pergi ke Pasar Tanah Abang mendingan ente ke Thamrin City karena disana ada butik-butik yang jual baju muslim eksklusif.

Keunggulan dari tempat lain apasih?

  • Disini model baju cepet banget berganti, jadi cocok kalo buat orang yang belanja buat jualan.
  • Harga grosirnya asli murah dah, tapi ya emang harus grosir mameen, jangan ngarep dapet harga grosir padahal lu belinya sebijik *yakeleus*
  • Nyari baju apa aja ada kayaknya dan harganya boleh dibilang bersaing banget dibanding tempat laen, kecuali urusan tas-tas dan aksesoris yang masih kalah dari Pasar Asemka.

Kalo Kekurangannya apaan mah?

  • Gak ada tempat permainan anak, jadi silakan hibur anak ente sebisanya kalo lagi ngambek 😀
  • Ini bukan mall, jadi penataan displaynya awut-awutan gak pake seni sama sekali.

Naek apa kesananya?

Plis atuhlah hari gini masa iya masih bingung mau naek apaan? Secara ojek online dan ojek mobil online bertaburan. Commuter line juga tersedia loh, silakan pilih mau yang dari Stasiun Karet atau Stasiun Tanah Abang sesuaikan sama jurusan masing-masing lah.

Hobi naek angkot? adaaa banyaak.

Sekian dulu edisi per-tanah abang-an kali ini.

Selamat belanja

Pertolongan Allah itu dekat

Asli deh beneran, bukan karena ini edisi bulan Ramadhan makanya judulnya jadi soleha begini.

Jadi begini ceritanya *benerin kerudung*

Peristiwa 1

Bangun pagi telat, kena macet, did you know kalo jalan Gatot Subroto-Sudirman-thamrin setelah 3in1 dihapuskan jadi makin setan macetnya?

Gak tau? Gw kasih tau yah, macetnya itu setaaaaann banget.

Saking buru-burunya gw sampe gak bisa mencapai morning glory alias buang hajat sukses dipagi hari. Karena prinsip hidup orang kan beda-beda yah, ada yang menjunjung tinggi kejujuran, ada yang mengutamakan keluarga.

Nah salah satu prinsip hidup gw adalah, daripada buang hajat diburu-buru mendingan kaga usah sekalian. Karena buat gw itu semacam ritual yang perlu kondisi khidmat. Emang rada gak guna prinsip gw ini, tapi karena udah prinsip makanya gw pertahankan.

*sampe paragraf ini pembaca mulai menyangsikan korelasi antara judul dan isi tulisan*

Tenaaaang, ntar ada hubungannya juga kok.

Nah karena macet makanya daripada stress gw berniat tidur dibus yang gw naekin. Tapi gak bisa-bisa, karena apa? ya apalagi, perut gw memutuskan bahwa ini saatnya morning glory dituntaskan. Makanya supaya teralihkan sedikit hasrat itu gw mutusin buat pura-pura tidur aja, pengennya sih ngantongin batu tapi kan ga ada yah.

Ohh andai gw naik elang raksasa aja dari Cibubur.

Kok gak maen hape kayak orang-orang pada umumnya mah?

Iiiihh mamah mah anti-mainstream anaknyah *padahal hapenya lowbat*

Akhirnya setelah melewati gunung dan lembah serta 7 kelokan sepanjang cawang-gatot subroto, akhirnya sampe juga gw di depan Plaza Mandiri Gatot Subroto.

Waktu menunjukan pukul 7:25 , 5 menit menuju jam absen pagi gw yang 7:30 itu.

Keringat dingin udah mulai menampakkan diri, ku tatap nanar jalanan yang macet tak bergerak di depan. Reseeeekkk, ini orang dijalanan pada mau kemana sih? Gak tau apa kalo gw kebelet *ya keleeuss*

Gw langsung turun dari bus dengan harapan kalo banyak bergerak hasrat itu akan terlupakan.

Akhirnya gw melabuhkan harapan terakhir gw, gw buka tas *tenaaangg gw gak akan buang hajat disitu*

Gw pegang hape gw *tenaaaaang gw gak akan buang hajat pake itu*

7% aja sisa nyawa hape gw, gw nyalain wifi, buka aplikasi ojek online di hape, klik tempat pick up dan tujuan lalu klik.

5% sisa nyawa hape yang tersisa, tatapan gw semakin nanar.

Waktu menunjukkan pukul 7:27,  waktu yang dibutuhkan supir ojek online buat sampe ngejemput tuh rata-rata 5 menitan yah, bahkan gw pernah 10 menit baru dateng abang ojeknya.

Ada panggilan masuk dihape gw dari nomor tidak dikenal hati gw langsung membuncah penuh harap, langsung gw angkat dong, bener aja dugaan gw itu ternyata abang ojek yang mau jemput gw ternyata dia cuma berjarak 10 langkah di depan gw.

Waktu menunjukkan pukul 7:28 abang ojek melaju menembus macetnya jalanan. Gw? Sibuk menahan hasrat, tentunya bukan hasrat ingin memeluk abang ojek, ini masih hasrat yang tadi.

Rasanya kalo lagi kayak gini Nicholas Saputra ngajak kawin juga bakal gw tinggalin. Bhay Nico,bhayyy, gw pengen buang hajat.

nico
dasar perempuan, diajak kawin malah kabur naek ojek.

Waktu menunjukkan pukul 7:33, entah bagaimana ceritanya abang ojek berhasil mengantarkan gw selamat sampe dikantor. Kalo gak lagi kebelet tentu akan gw sempatkan ngasih sekecup-dua kecup ucapan terimakasih.

Maaf bang gw buru-buru nih jadi cukup gw lebihin aja yak ongkosnya.

Waktu menunjukkan pukul 7:40, akhirnya morning glory juga *nangis terharu*

Gw sampe ngebatin, hebat bener dah servernya ojek online ANU, cepet banget gw dapet ojeknya terus pelayanannya bagus blabliblu. Sampe melupakan faktor utama, ini PASTI pertolongan ALLAH.

Peristiwa 2

Bangun pagi, gak kesiangan banget, udah mencapai morning glory juga. Intinya ini seharusnya pagi yang lancar jaya tanpa hambatan berarti.

Lalu lintas cukup bersahabat, tapi gw memutuskan buat naek ojek online lagi aja dari depan Plaza Mandiri demi efisiensi waktu.

Waktu menunjukkan pukul 7:10, masih ada 20 menit sebelum waktu absen pagi. Batere hape pun masih 25%, masih cukup buat buka IG sambil nunggu dijemput si abang ojek.

Diatas kertas harusnya gw bisa sampe tepat waktu.

Nyatanya gw baru sampe dikantor pukul 7:40.

Emang jadi manusia gak boleh sombong.

Harus selalu inget Allah, jangan cuma muja-muji ciptaan manusia doang.

Mamam tuh server aplikasi ojek online yang katanya handal terpercaya, nyatanya butuh 10 menit cuma buat finding driver padahal didepan mata banyak abang ojeknya seliweran.

Harus selalu inget, pertolongan Allah tuh deket dan kita rasakan TIAP SAAT, tapi kita sering gak sadar. Sekalinya hidup gak lancar dikit, ada hambatan dikit sibuk minta kemudahan dan pertolongan.

Giliran hidup lancar, lupa sama yang nolongin.

Sekian renungan siang ini, ingatlah selalu untuk meninggalkan rumah dipagi hari SETELAH mencapai morning glory. Bukannya apa-apa, kali-kali aja pagi itu mendapat sedikit ujian hidup, alangkah indahnya kalo kita udah siap *kantongin powerbank*

Akhirnya AADC2 juga

Peringatan: Postingan ini sangat panjang dan bertele-tele serta mengandung unsur halusinasi berlebihan dari penulis.

Peringatan Tambahan : Tidak untuk anak dibawah umur 17 tahun, karena tingkat kedewasaan kata-katanya lumayan, kata yang udah baca 😀

Berhubung film nya udah turun layar, jadi marilah kita spoiler kan saja semuanya yah 😀

Siapa yang belom nonton AADC 2 ayoo angkat tangannya???

Gw termasuk golongan yang nonton AADC2 ketika filmnya hampir turun layar dan spoilernya bertebaran DIMANA-MANA ngalahin tukang gorengan dibulan puasa.

Buat yang udah sering baca blog gw pasti paham kalo gw punya obsesi yang sedikit berlebihan terhadap Nicholas Saputra.

Sedikit mah? Yakin?

Okeh, Banyak deh, banyaakkk obsesi gw sama Nicholas Saputra in person yah bukan cuma dia sebagai Rangga. Sampe pernah belasan tahun lalu pas lagi ngayal babu mau kawin ama dese tiba-tiba gw kaget sendiri karena ingat suatu hal penting yang terlupakan, agamanya dia apa? Bagaimana kalo kami gak direstui nikah karena beda agama?

Buat adek-adek generasi millenials tentu ga ngerti susahnya nyari informasi di zaman itu yah, mengingat zaman sekarang hape murah pun udah bisa internet dan paket internet harganya semurah ongkos angkot.

Jadilah gw harus ke warnet yang mana baru bisa dilakukan keesokan harinya sepulang sekolah, jadilah selama belasan jam gw gelisah mikirin apa agamanya Nicholas Saputra. Asli kalo inget itu sekarang gw rasanya geli-geli jijay. Baidewey, Alhamdulillah kami ternyata seagama hihihihihihii..

Jadi bisa atuhlah Nic, bisa kan??? *pasang senyum manja*

nico2
pelototin aku mz, pelototin sampe pagi

Gw sendiri bukan penggemar puisi, tapi gw bisa menikmati nonton film AADC waktu itu. Dan memang impact filem AADC itu besaaar sekali pada zamannya *helllooww semua geng cewek yang punya diary bersama*

Dan gw termasuk barisan penggemar yang menunggu kelanjutan film ini, pas LINE ngerilis versi singkatnya aja gw udah kelojotan kegirangan jadi ngerti dong gimana perasaan gw pas Miles Production ngumumin bakal bikin versi Full sekuel AADC ini.

Duh wajahmu ngajak berumah tangga amat sih
Duh wajahmu ngajak berumah tangga amat sih

Apalagi karakter Nico sebagai Rangga tuh kayak gak terpisahkan, orang cenderung menganggap Nico ya kayak Rangga in real life. Termasuk gw.

Segembira-gembiranya gw, sempet agak khawatir sih gimana kalo film sekuelnya jelek, tapi yah cuma belasan detik khawatirnya abis itu lupa.

Setelah akhirnya nonton gimana perasaan mamah etty?

Emmmm ngegantung sih, ada beberapa bagian filmnya yang menurut gw agak aneh dan terlalu dipaksain. Misalnya adegan adek tirinya Rangga yang tiba-tiba muncul nyariin rangga sampe ke New York, emmm gak bisa DM di twitter dulu emangnya sis? atau email? atau LINE? Eaaaaaaa…

Ya gimana yah, ongkos Jogja-NY kan mehoong, gimana kalo ternyata Rangga udah pindah negara, apa gak keselek dollar adek tirinya? Zaman sekarang jangankan nyari orang ke New York, mau maen ke rumah temen sebelah RT aja kita mesti telpon atau Whatsapp dulu.

Kalo banyak review yang menyoroti persahabatan genk nya cinta yang katanya kurang keliatan kayak temen lama, menurut gw sih….IYA hahahahahaha yabes namanya temen lama biasanya kan gak sesopan-santun itu satu sama lain. Namanya temen lama banget, belasan taun gituloh paling enggak fase becanda-becanda anggun udah berlalu yah, kecuali kalo mereka temenannya karena arisan berlian atau arisan istri petinggi partai politik.

Dan penyesalan terbesar gw atas film ini tuh terletak di………..

Trian dan alesan kenapa Cinta dan Rangga putus dan kenapa pula harus  balikan lagi

Karena rasanya kayak kurang setrong gituh.

Okeh, pacar eh mantan pacar lu dateng lagi buat ngejelasin kenapa dia dulu mutusin lu tanpa alasan dan lewat surat pula.

Helloowww, udah bener itu mbak sampeyan gampar itu laki, ludahin kalo perlu. Cuihhh..

Lah ngapa ujug-ujug sampeyan mau diajakin keliling Jogja dan magelang terus sampeyan sosor pula bibir si mantan pacar??? Kenapaa??

*ya mantan pacarnya napsuin begono, mamah juga pengen nyosor sih*

Masih cinta banget mbaknyah? Emang sih kekhilafan semacem ini mungkin banget terjadi di dunia nyata. Yang bikin agak gak mungkin adalah keputusan mbak Cinta buat mutusin tunangannya yang ganteng, mapan dan siap nikah itu.

Di dunia nyata, mungkin aja lu kebawa suasana sama mantan pacar sampe cipok-cipokan bobok bareng kalo perlu  tapiii itukan kebodohan sesaat. Kebanyakan wanita yang sedewasa mbak Cinta biasanya pertimbangannya panjaaaaang. Rasanya kalo cuma hampir nubruk truk karena lu bawa mobil sambil nangis galau mah kurang greget deh.

Plis atuhlah mbak Cinta, itu si Rangga bikin buku aja ga kelar-kelar loh, gimana dia mau ngelarin kisah cinta kalian sampe ke pelaminan. Eaaaaa….

Kebayang kalo gw jadi emak-bapaknya mbak Cinta ini, kalo anak gw ngasih tau dia mutusin tunangan nya terus mau nyusul mantannya yang gak tau diri itu ke New York.  Lepas dari Rangga itu ganteng dan minta dicipok banget bibirnya, menurut standar orang tua dari seorang Cinta tentunya Rangga ini setaaaaannn banget. Udahlah lu mutusin anak gw sampe ancur dan gak tentu kabar rimbanya selama 9 TAHUN loh ya, bukan 9 bulan eh sekarang lu bikin pertunangan anak gw berantakan???

BAKAAAAAARRRR…

Lagian itu si Trian mobilnya BMW loh sis, terus body nya keker-keker gimanaaa gitu 😀

ario bayumendingan cinta sama trian deh, terus Rangganya buat akuuuh

Adegan jalan-jalan keliling Jogja dan magelang  nya sih gw nikmati lah  *itu gereja ayam adanya di Magelang ya buibuu*

Walaupun ada beberapa logika yang dipaksakan, karena di dunia nyata pertunjukan teater boneka papermoon ga bisa didatengin ngedadak kayak beli cireng gitu. Ini bukan pertunjukan tetap, curiganya mas Rangga udah ngelobi mbak Ria Papermoon makanya dia bisa langsung go-show bawa Cinta nonton kesitu.

Bisa aja emang si Rangga ini modusnya, mbok yaa gw sesekali dimodusin juga *senyum mesum*

Ide masukin pertunjukan teater boneka papermoon ini yang gw suka, karena emang unik banget yah, sayang cerita yang lagi dipentaskan ga dijelasin di film itu. Buat yang gak paham palingan cuma bingung kenapa mbak Cinta kok nangis nonton pertunjukan itu.

Ya karena ceritanya sedih bangat bray…

papermoonfoto dari rappler.com

Cerita “Kopi dari Playa” yang dipentaskan teater boneka papermoon ini emang cucok sama ceritanya Cinta-Rangga, cinta yang hilang, bedanya kalo “Kopi dari Playa” mah lakinya terpaksa mas gak bisa hubungin si tunangan bertahun-tahun karena kebijakan politik negara yang berubah, bukannya galau  9 tahun karena alesan kurang “greget” kayak sampeyan mas Rangga.

Lagi-lagi, kekurangan terbesar cerita AADC 2 ini menurut gw adalah alesan putusnya Cinta-Rangga yang kurang “greget” jadinya mau ditambel ini-itu ya terasa masih agak kurang.

Untung loh tokoh utamanya gak ada yang ganti, kalo aja tokohnya terpaksa ganti jadi aktor atau aktris lain gw yakin gak ketolong deh, karena kekuatan utamanya AADC itu sendiri ya Dian Sastro sama Nicsap. Karena chemistry nya mereka kuat banget sampe banyak penggemar yang berharap di dunia nyata mereka beneran pasangan walaupun kenyataannya Disas udah berbuntut dua biji.

Gw sih enggak ngarep begitulaah, mendingan Nicsap kawin ama gw terus kami tinggal di Flores. Terus tiap sore gw seduhin indomie buat kamu Nic, pake cabe rawit dua sama sawi seiket.

Udah puas mah ngayal babu nya?

Hahahahahaha, giliran postingan isinya halusinasi bisa sampe seribuan kata yah ternyata 😀

Tapi ada lagi nih satu lagi kekurangannya AADC 2, kenapa gak sampe kawin siiih? Kan gw mikirnya ah palingan abis ini  Rangganya galau lagi gara-gara ortunya Cinta maunya kawin di gedung pake katering mahal padahal dia pengennya kawinnya sederhana aja.

Terus mereka putus *kemudian mamah dirajam penggemar AADC seindonesia raya dan sekitarnya*

Walaupun ada kekurangan disana-sini, karena kesempurnaan kan hanya milik Allah ya mbak-mbak sekalian, tetep gw berterimakasih banget sama Miles Production dan semua pendukung film ini karena mewujudkan mimpi ABG nya banyak orang.

Gambar-gambar di film ini indaaaah banget dan gw masih pengen banget punya muka kayak Dian Sastro *sapa yang enggak siiih??*

Tapi plis gausah lah ada AADC 3, apalagi kalo AADC nya di mix sama cerita tukang bubur naik haji *ternyata bapak kandungnya Cinta adalah Haji Muhidin*

Sekian halusinasi siang ini, dan tetap percayalah semua mimpi bisa jadi nyata.

*peluk erat nicholas saputra*

Apa Kabar Indonesia?

Akhirnya kembali juga mamah ke rutinitas yang walaupun membosankan tapi ternyata sangat ku rindukan ketika cuti melahirkan dua bulan kemaren itu.

Emmm kok cuti melahirkannya dua bulan ya bukan tiga bulan?

Yaelah  dua bulan aja gw karatan di rumah gimana kalo  tiga bulan 😀

It’s nice to be back to my daily routine, jadi mari mengelap debu-debu yang menebal di blog ini. Mamah mau buka-buka file-file postingan yang harusnya terbit dua bulan lalu dulu yah.

Gak enak kan kalo punya utang 😀