50 Tahun Lagi

Kalo kita punya umur yang panjang,

Mudah-mudahan saat itu kita berdua masih sehat dan bisa melihat cucu-cicit kita berkumpul. Mungkin aku akhirnya bisa bikin nasi kuning yang enak pake serundeng jadi kamu akhirnya bisa membanggakan masakan ku ke semua orang. Atau kita pesan katering karena jariku terlalu gemetar untuk dipakai memasak.

Mudah-mudahan hari itu kita bisa tertawa bersama dan menangis terharu mengingat betapa banyak hal telah kita lalui.

Mungkin aku akan heboh menjahit kebaya dan kamu ku belikan kemeja batik yang baru, dan kamu akan menertawakan segala kerepotan yang sengaja ku cari. Dan kita menertawakan perut yang sama-sama membuncit karena lemak dan semakin susah ditutupi.

50 tahun lagi masih lama ya sayang, masih akan banyak tawa-tangis sampai hari itu tiba. Masih akan ada ratusan bahkan ribuan pertengkaran yang akan kita lewati. Sabar ya sampai hari itu tiba.

4 tahun yang lalu di jumat pagi yang indah, kita berjanji tidak hanya untuk sehari tapi selamanya kita akan berbagi. Sejak hari itu waktu terasa terbang untuk kita, terlalu banyak hal terjadi, terlalu banyak hal untuk dikerjakan, sedikit waktu untuk merenung.

4 tahun itu ribuan hari ternyata, ribuan tawa juga tangis. Sekarang kita punya rumah ya sayang, hal yang dulu bahkan tak berani kita khayalkan. Sekarang kita punya anak yang cerewet berlarian dirumah kita, yang coretan krayon nya mewarnai tembok kita.

Hari ini tak ada bunga atau kue untuk kita, juga tak ada nasi kuning dengan serundeng. Kita berpisah setelah sarapan seperti biasa. Asal ada kamu untuk ku, dan kita melewati hari-hari kita bersama tak perlu banyak hiasan yang berlebihan itu.

Mudah-mudahan kita sehat terus ya sayang, dan sampai tua kita bisa rukun berbagi. Jangan hiraukan hiruk-pikuknya dunia ini ya sayangku, karena suara yang ingin kudengar cuma suara mu yang selalu tenang.

Maafkan istrimu ini ya sayangku, kadang aku terlalu banyak berharap dan kurang bersyukur. Melelahkan pastinya mengimami seorang makmum yang sering sok pintar dan susah diatur, terimakasih ya sayang selama ini kamu selalu sabar.

Terimakasih untuk semua hari yang telah dan akan kita lalui, mudah-mudahan setiap langkah kita mendapat kemudahan. Mudah-mudahan ditiap rezeki kita terdapat keberkahan.

Terimakasih karena tak pernah melepaskan genggaman tangan mu dan selalu ada ketika beban terasa begitu berat dan dunia terasa begitu asing. Semoga jodoh ini tak pernah berakhir.

16 thoughts on “50 Tahun Lagi

  1. lulu

    *brebes mili

    selamat 4 thn emak dan bapaknya Shira…
    semoga berkah selalu melingkupi keluarga kalian, menjadikan kalian keluarga bahagia yang penuh dengan syukur
    ratusan hari dalam tawa dan air mata selalu menakjubkan untuk dikenang
    semoga selalu sehat bapak emaknya Shira
    aamiin

    Reply
  2. Allisa Yustica Krones

    Terharu bacanya…huhuhuh..

    Amiiinn….moga sampe 50 tahun ke depan, kalian tetep rukun, tetep mesra, saling sayang, dan yang gak kalah penting, sehat2 selalu yaaa agar bisa menikmati masa tua dengan bahagia 🙂

    Reply
  3. Evy

    Happy anniversary ya mak. Smoga langgeng slalu dan diberkahi Allah slama perjalanan dengan bapaknya shira.
    Harapanku juga sama sepertimu mak 🙂

    Reply
  4. leonyhalim

    Sarapannya boleh biasaaa…. makan malamnya nanti, LUAR BIASA… apalagi dessertnya… hi hi hi *plak*…

    Happy Anniversary ya Et, semoga makin langgeng, penuh cinta, dan kangen selalu. Biar jadi kayak korma, makin tua, makin keriput, makin manis :).

    Reply
  5. Novi

    happy anniversary! gampang inget2nya krn sama dg kemerdekaan amerika. mau perayaannya biasa, tapi di amrik sana banyak yg ngerayain hahahahaha

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *