Apa Iya Semua Laki-laki pasti Selingkuh?

Selingkuh. Apa iya semua laki-laki pasti selingkuh? Hayoloh, jawab deh jawab *kemudian mamah dikepret grup bapak-bapak*

Jadi gossipnya Niko nya Rachel Vennya itu selingkuh. Yang enggak punya bayangan sama sekali siapa itu Rachel dan Niko sini gue kasih tahu, jadi ceritanya mereka itu pasangan selebritis instagram dan ask.fm di tanah air kita tercinta. Dan tiba-tiba runtuhlah relationship goals para dedek gemes indonesia. Kalo Niko aja selingkuh, apa iya semua laki-laki pasti selingkuh?

Kemudian pembaca blog gue yang rata-rata umurnya 25 tahun keatas mulai mengernyit, siapa gerangan ini Rachel-Niko? Penting banget gitu dibahas sama emak-emak kayak mamah etty? Wajar sebenarnya kalau enggak kenal mereka yah, secara mereka ini ngetopnya justru dikalangan remaja. Kok mamah etty kenal? Yaiyalaahh kan mamah itu remaja abadi didalam hati, muka mah teteeup tuwir.

“Ah palingan sama kayak Gaga-Awkarin kemaren itu”  pasti begitu deh pikiran kalian sekarang. And i’m gonna tell you, no they don’t. Jadi enggak ada tuh video si Rachel Vennya ini nangis-nangis karena baru diselingkuhin sama pacarnya Niko Al Hakim. Mereka pun bukan pasangan yang baru 5 bulan pacaran apalagi umurnya 16 tahun kayak si Gaga Muhammad itu.

Kesamaannya : karena mereka sama-sama hobby pamer kemesraan di akun Instagram masing-masing, juga karena cara berpakaian si cewek yang kalau menurut standar ibu-ibu pasti disebut kekurangan bahan. Tapi selain dua hal itu, mereka sungguhlah berbeda.

Terus siapa sih Rachel-Niko ini? Mereka itu pasangan muda yang masing-masing punya bisnis sendiri, sama-sama sukses (go search sate taichan goreng, punya nya si Niko itu). Setelah 2 tahun pacaran dan sudah piknik ke berbagai tempat, sebut aja ya: yogyakarta, derawan, jepang, maldives, paris, turki dan santorini (bukan ke Bandung doang macem Gaga-Karin) dan bulan kemaren si Niko melamar Rachel dengan cara yang semua ABG (dan juga emak-emak LOL) di dunia pasti kepengen and Rachel said yes of course, tiba-tiba sekarang ada perempuan yang katanya di HAMILIN sama si Niko.

Jeng-jeng-jeng….. Kalah deh sinetron.

acelniko

Dilamarnya aja begini, masa kamu tega nyelingkuhin aku mz?

Kemudian seperti biasa, gossip bergulir bagai kebakaran hutan di musim kemarau. Semakin panas juga meluas tak menentu. Dari sekedar gonjang-ganjingnya percintaan sepasang muda-mudi sampai melebar kemana-mana. Sampai-sampai ada yang ngegosipin katanya bapaknya Niko pemilik gedung apartemen anulah, percaya deh itu bohong, gue udah background check secara mendalam *kalau kepo itu harus maksimal men*

Nah sekarang mari kita tinggalkan sepasang muda-mudi yang dilanda kegalauan tadi (peluk Rachel, duh dek semoga dapet jalan terbaik deh ya) dan melangkah menuju isu yang sesungguhnya pengen gue bahas kali ini:

apa iya semua laki-laki pasti selingkuh?

*terdengar suara tarikan napas panjang suami gue di kejauhan*

Terimakasih kepada Natz dan postingannya yang membahas kegelisahan yang sama, baca disini. Walau agak pahit dilidah tapi gue sendiri harus mengakui bahwa gue punya kecurigaan yang sama bahwasanya laki-laki itu punya kecenderungan untuk selingkuh.

Walaupun gue sendiri dibesarkan dalam lingkungan keluarga inti yang punya teladan untuk kesetiaan, papah dan engkong gue, tapi kenyataan lain di sekitar gue justru bertolak belakang sekali.

Contohnya encang gue sendiri yang merupakan praktisi poligami dan selalu diawali perselingkuhan *plis atuhlah encang, ngerusak tatanan pikiran gue sejak dini* dan enggak terhitung tetangga dan temennya temen yang gue ketahui pernah berselingkuh dalam hidupnya.

Zaman sekarang jangankan yang cuma selingkuh hati, yang selingkuh fisik terang-terangan aja bertebaran dimana-mana dan kadang gak malu mengakuinya. Contohnya tuh banyak tiap hari di teve nasional kita *lirik sinis para selebriti*

semua laki-laki pasti selingkuh? pic.source: sheradia1055.com

apa iya semua laki-laki pasti selingkuh?
pic.source: sheradia1055.com

Kalau menurut gue sendiri ada banyak sebab laki-laki berselingkuh, antara lain:
  • rendahnya komitmen pada hubungan, bodo amat mau itu pacaran, tunangan, pernikahan atau sekedar samen-leven. Komitemen ya komitmen, janji itu janji, kecuali sejak awal hubungan memang berkomitmen untuk “bebas” dan tidak terikat pada satu orang. Seperti sering gue bilang dan pernah gue singgung pada postingan tentang menjadi perempuan hubungan itu apalagi pernikahan bukan sekedar bobo-bobo lucu, perlu kerja keras dan komitmen luar biasa untuk terus bertahan bersama orang yang sama bertahun-tahun.
  • naluri dasar sebagai pemburu yang tidak pernah hilang. Konon katanya  laki-laki itu lahir dengan naluri dasar sebagai pemburu, seperti fungsi laki-laki pada zaman primitif ribuan tahun lalu. Sementara  perempuan dikaruniai naluri sebagai pengatur rumah tangga, makanya anak-anak cewek dari kecil senengnya main rumah-rumahan :D. Makanya ketika hubungan udah settle, laki-laki cenderung dilanda kebosanan lebih dulu daripada perempuan yang pada dasarnya memang mencari kestabilan. Laki-laki nyari petualangan, adrenalin rush.
  • Kurangnya visi misi yang jelas dalam hidup dan kurang ambisius, serius banget yak kalimatnya. Tapi menurut gue kalau laki-laki itu punya visi dan misi yang jelas untuk kehidupan dia, apalagi kalau dia punya ambisi akan tujuannya itu pastilah dia males selingkuh. Begini deh gampangnya, selingkuh itu menghabiskan waktu, tenaga dan duit, laki-laki yang punya ambisi misalnya:  mau jadi blogger kenamaan tanah air, masa mau ngebuang waktu buat selingkuh? Mendingan dia mikirin gimana caranya supaya dilirik  brand-brand besar 😀
  • Ada yang salah pada proses pendidikan dasar dia dalam rumah tangga, karena pada prinsipnya children see children do. Anak itu belajar dari lingkungan terdekatnya, yaitu keluarga. Ketika dia mendapat paparan masalah rumah tangga orang tuanya, maka anak akan mengamati bagaimana masalah tersebut diselesaikan, TANPA SADAR. Gue punya tetangga yang dibesarkan dalam kondisi ayahnya seringkali pergi berbulan-bulan ninggalin keluarganya karena perselingkuhan tapi ibunya selalu menerima kembali si ayah. Dia menyaksikan bagaimana ibunya hancur berantakan diselingkuhin, secara teori kita bisa bilang, ah ini anak pasti gak akan kayak bapaknya lah. Kenyataannya : ketika dia berumah tangga, dia juga berselingkuh berkali-kali. Apa yang salah? Kalau menurut gue sih, dia gak mendapat teladan cara menyelesaikan persoalan rumah tangga yang baik dari orang tuanya. Ehh kalau ada yang punya pendapat lain boleh share juga dong, soalnya buat yang satu ini gue masih gak habis pikir. Asli.
  • Gampang khilaf, terstandar dan terklise sedunia ini alasannya. Tapi si Niko dan jutaan laki-laki lain (dan perempuan juga, hayoloh gak boleh timpang)  pakai alasan ini loh LOL. Intinya dalam satu hubungan pasti ada naik-turunnya, terklise sedunia juga nasehat gue : sekesel-keselnya sama pasangan, pikir ratusan kali deh kalau mau selingkuh karena kepercayaan itu susah dicarinya kalau udah hilang, gak ada yang jual dimana-mana. Kalau lagi kesel atau hopeless sama hubungan tuh mendekat ke Yang Maha Esa aja dah daripada mendekat ke cabe-cabean *kepret cabe-cabean pake kolor bekas*

    apa iya semua laki-laki pasti selingkuh?

    menurut gue selingkuh bukan cuma bikin kertas jadi kusut, tapi ngebakar abis kertas itu.                                                                                              pic source: quotespie.com

Menurut gue, apapun alasannya perselingkuhan itu tidak bisa dibenarkan.

“Ah gue kan cuma selingkuh hati, gak pake tidur bareng apalagi hamil-hamilan”

Justru hati itu yang utama menurut gue! Kalau hati aja sudah dikasih ke sembarangan orang diluar pasangan, terus yang tersisa apa?

P.S: Tenang pak suami, ini istrinya ngetik dalam kondisi sehat dan tidak dibawah pengaruh mecin kok.

P.S2: Tidak ada golok yang diasah selama pembuatan postingan ini.

P.S3: Tapi kalau kamu selingkuh, aku nyewa sniper 😀

19 thoughts on “Apa Iya Semua Laki-laki pasti Selingkuh?

  1. Tia putri

    mamah aq mau sharing berhubung dikasih kesempatan. Mg2 ini ada hubungannya dg poin no 4. Jadi guru ngaji aq pernah cerita, suatu hari beliau dicurhatin ibu2 karena suaminya mau mendua -poligami maksunya. ibu2 itu gak setuju tapi gak mau pisah juga sm suaminya. terus suaminya dipanggil sekalian, ditanyain guruku apakah dulu ortunya juga mendua/punya WIL/poligami? setelah berkelat kelit akhirnya dijawab “iya”. Disini guruku bilang ke kita2 biasanya kalau ada masalah begitu kemudian ditelusuri latar belakanganya, kalau pernah ada yg selingkuh/poligami/wil biasanya akan nurun ke anaknya. Kecuali kalau kawin lagi karena cerai mati agak beda. Gitu yg aq pernah dpt dr guru ngaji… Gtw sih itu beneran apa gak nya tapi aq percaya dikit2.

    Reply
  2. natazya

    Hish kesel eyke udah nulis komen panjang2 kaga ke load malah ilang -_-
    Laki (hampir) semua (even baru hampir) selingkuh. Laki gw pernah naksir deh ama tmen lamanya gt.. Alhamdulillah dibukain sama Allah Itu mah.. Tp ttp sih klo inget dan lagi baper bikin mewek -_-
    Cewe klo diselingkuhin biasanya forgiven not forgotten 😀

    Reply
    1. mamah-etty Post author

      Nah itu dia, gue sendiri gak yakin reaksi gue kalo diselingkuhin bakal kayak apa. Mewek-mewek atau justru sadis dan kejam?
      Not forgotten banget-banget, lah kesalahan kecil 8 tahun lalu aja gua masih inget apalagi kalo kesalahan besar macem slengki begini 🙁

      Reply
  3. Pipit

    Karena..ehm..karena mereka adalah laki-laki.. *maapgabisamikirlebihilmiah*

    Tapi emang keknya ga ada yang kebal sama godaan ini..kebanyakan laki2 beristri selingkuh dengan..wanita bersuami..jadi posisinya sama2 selingkuh yes..

    Mungkin karena natur manusia yang ga pernah puas kali ya mbak..

    Reply
    1. mamah-etty Post author

      Iya, selingkuh itu gak bisa kalo gak ada pasangannya 😀
      Paling nyebelin ngeliat yang udah sama-sama punya rumah tangga sendiri tapi selingkuh diluaran. Kebayang ada dua rumah tangga yang bakal rusak itu pahit banget.

      Reply
  4. dianramadhani

    ga semua laki laki yg orangtua nya poligami bakalan melakukan hal yang sama.. papaku contohnya, diusia nya yg sudah senja ini bliau tetap jadi sosok ayah terbaik.. meskipun tidak memiliki role model ideal tapi sekalipun ga pernah mendengar papa berkata kasar pada mama, pada kami juga selalu lemah lembut..

    Reply
    1. mamah-etty Post author

      Memang enggak mesti, seperti iman, gue juga percaya sifat buruk juga tidak serta merta menurun pada anak. Anak tumbuh dan belajar dan memilih jalannya.
      Lucky you to have such a good father for role model.

      Reply
    1. mamah-etty Post author

      Rachel Vennya, coba deh di search. Nanti paling kaget sendiri, LOL.
      Ehh topiknya emang ngeselin banget ya.

      Reply
  5. Pungky KD

    perlu kerja keras dan komitmen luar biasa untuk terus bertahan bersama orang yang sama bertahun-tahun –> cucook setuju banget mah…

    Yang jadi PR, gimana caranya memaintain rasa, tetap seperti dulu lagi mah…rasa dulu pas PDKT dan pas pacaran…

    Reply
    1. mamah-etty Post author

      Rasa mah udah pasti gak akan sama lagi, yang perlu dilatih ya mental supaya apapun rasanya kita tetap setia.

      Reply
  6. desi

    ya ampunnn gue abis stalk si rachel ntu Tyyyy….. drama abis yaak…

    iyess..gue setuju..menikah atau pacaran itu butuh komitmen dan toleransi tinggi banget, kalo cuma cinta doang mah, gue yakin ga akan bertahan lama..

    Reply
  7. Lianda Marta

    Sekalinya blogwalking ke blognya Mamah Etty, eh isinya beginian hahahahaha. Aku bingung mau komen apa. Tapi memang pernah baca/denger di mana gitu, kalo katanya semua lelaki punya kecenderungan ke arah sana. Tinggal gimana kuat-kuatin iman aja untuk gak tergoda dan tetap menjaga komitmen.

    Untuk poin yang pendidikan di keluarga, aku antara setuju atau nggak sih, mba. Benar, bisa jadi anak niruin orang tuanya. Tapi di beberapa case yang aku tau, ada juga anak yang karena melihat ibunya diselingkuhin sama ayahnya, jadilah dia bertekad untuk tidak akan melakukan kebodohan yang sama jika dia menikah kelak. Ya balik lagi, semoga ia tetap komit dengan tekadnya tsb yah. 😀

    Btw, akhirnya dari postingan ini aku pun jadi tau tentang si Rachel dan Niko ini hahaha.

    Reply
    1. mamah-etty Post author

      Sebenernya yang gue maksud niruin itu, bukan niru perilaku selingkuh loh Lia. Tapi lebih ke arah bagaimana masalah selingkuh ini diselesaikan sama kedua orang tuanya.
      Apakah diselesaikan tanpa penyelesaian as if nothing wrong atau gimana.
      Gue ngeliatnya, anak meniru cara orang tua mengatasi masalah rumah tangga. Anak yang dibesarkan oleh orang tua yg menganggap tabu pertengkaran rumah tangga cenderung menghindari konflik terbuka dengan pasangan dan memilih makan ati.Padahal namanya juga rumah tangga kan ya, pasti lah ada berantemnya.
      Yang gue liat dari tetangga gue sih kayaknya isu perselingkuhan ini tidak pernah diselesaikan secara baik, jadilah anak-anak Tumbuh besar menyaksikan si bapak bolak-balik selingkuh dan menganggap itu bukan masalah dalam rumah tangga orang tuanya.
      Ini berat banget emang bahasannya yak, gue aja begitu kelar ngetik rasanya capek warbiyasak.

      Reply
  8. Pingback: Selebriti Sosial Media: Sebuah Analisa | gelatikcantik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *