Ayo Kita Kenali 5 Potensi Ini Supaya Anak Berprestasi

Assalamualaikum,

 

Apa kabar buibu se-Indonesia? Siapa yang lagi pusing bayar tagihan silakan ngacung?!

Tapi sepusing-pusingnya bayar tagihan gak mungkin ngalahin pusingnya ngedidik anak-anak kan?!? Apalagi zaman sekarang, tantangan mendidik anak semakin berat. Pengennya sih ya, anak-anak kita gak ada kendala dalam pengasuhan, gak ada kendala dalam pendidikan, gak ada kendala dalam kehidupan.

Ngarepnya sih jadi orang tua tinggal ongkang-ongkang kaki di rumah tau-tau anak mereka gede jadi orang sukses.

Tapi kan itu haluuuu *digampar buibu netizen*

Apa sih kriteria sukses mendidik anak buat buibu semua?

Kalo buat gue pribadi, gue akan menganggap diri gue sendiri sukses ngedidik anak kalau mereka bisa mengembangkan bakat dan potensinya secara maksimal.

Gak harus jadi dokter atau astronot, kalau bakat dan potensinya ternyata di bidang seni atau musik ya silakan maksimalkan.

Semua anak lahir dengan potensi dan bakatnya sendiri yang semuanya unik dan spesial. Gak bisa disamaratakan, jangan karena anak tetangga sebelah jago matematika terus anak kita dicambuk supaya bisa saingan.

Nah tanggal 18 April lalu, bertempat di Kaffeine Cafe Jakarta dalam acara Media dan Blogger Gathering dengan tema “Dukung Potensi Prestasi Generasi Maju Indonesia.”  Di acara tersebut, hadir Mba Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi., dan Dr. Capri Anjaya, SPd. M. Hum sebagai Narasumber yang membahas tentang  Cara Menggali Potensi dan Prestasi Anak Generasi Maju. Selain itu, hadir juga Zee Zee Shahab, Selebriti dengan 1 orang anak yang mendukung positif acara ini.

 

Tenyata dengan mengenali potensi anak lalu menstimulasinya secara maksimal, bisa  mewujudkan Generasi Anak Maju yang sarat prestasi di Indonesia ini.

Apa aja sih 5 Potensi Prestasi Anak Generasi Maju ini?

1.Potensi Tumbuh Tinggi dan Kuat

Mau gak mau potensi fisik itu menjadi fondasi, anak harus sehat supaya bisa tumbuh tinggi dan kuat. Caranya gimana? Walaupun kesannya klise dan sering banget disebut dimana-mana tapi ya memang balik lagi, nutrisi buat anak harus cukup. Anak yang kekurangan nutrisi apalagi di masa pertumbuhan gak bisa tumbuh secara maksimal.

Makanya buibu yang anaknya lagi GTM (Gerakan Tutup Mulut) atau yang anaknya picky eater alias pemilih makanan, yuk mari kita berjuang bersama *kepalkan tangan ke udara*

2. Potensi Percaya Diri

Nah ini sering disalah artikan sama banyak orang tua kata Mbak Nina, anak yang percaya diri itu bukan selalu anak yang beranisenang tampil. Apa sih percaya diri itu?

Percaya diri itu yakin pada kemampuan diri sendiri

Jadi kalo sebenernya gak yakin-yakin amat sama kemampuan diri sendiri tapi seneng tampil ya itungannya bukan percaya diri ya, itu mah kayak gue, haus panggung LOL

Berani tampil karena yakin sama kemampuan diri sendiri, itu baru namanya percaya diri.

3. Potensi Cerdas dan Kreatif

Inget yaa anak yang cerdas itu bukan selalu yang paling mentereng nilai-nilai akademisnya, bukan berarti yang paling cepet bisa baca atau paling cepet bisa lari. Anak yang cerdas menurut mbak Nina adalah anak yang cepat tanggap dan mengerti.

Sedangkan anak kreatif itu adalah anak yang punya banyak ide buat menghadapi dan memecahkan masalah.

Jadi cerdas dan kreatif itu kek mananya?

Ketika anak cepat tanggap dan mampu memecahkan masalah yang dia hadapi.

4. Potensi Mandiri

Ketika anak, sesuai tahapan tumbuh kembangnya mampu melakukan sesuatu dan menyelesaikannya sendiri. Misalnya anak mampu makan, minum dan berpakaian sendiri.

Menstimulasi anak supaya tumbuh mandiri bukan berarti menjadikan anak anti meminta bantuan, tapi membiarkan anak menyelesaikan apa yang sudah dia mulai. Jangan gatelan lah, ngajarin anak beresin mainan sendiri tapi leletnya minta ampun terus buru-buru digantiin.

Ya gimana anak mau tumbuh mandiri atuh ya *ngomong sama kaca*

5. Potensi Supel

Pengen anak supel? Sama dong kita.

Yuk kita ajarin anak-anak kita bersosialisasi yang baik. Caranya ajarkan anak sopan santun, ajarkan dia berbagi tentunya sesuai tahapan umurnya ya buibu. Kodratnya manusia kan emang mahluk sosial kan ya.

Jaga jarak ketika nemenin anak main di play ground, biar anak PD tapi hati orang tua tetap tenang karena anak masih dalam jangkauan mata.

 

Nah udah tau 5 potensi anak, terus gimana menstimulasinya?

Supaya anak sehat dan kuat ya jelas harus cukup nutrisi. Period. Gak bisa ditawar-tawar itumah. Ajarkan anak untuk aktif bergerak dan berolahraga, ingat yaa men sana in corporesano.

Pengen anak percaya diri, buat anak yakin dengan kemampuannya. Jangan serta merta dikritik kalau anak melakukan kesalahan. Ajakin anak ikut lomba juga boleh nih supaya jiwa kompetisinya sekalian diasah.

Tapi yang terutama: ajarkan anak menerima kegagalan.

Ikutan lomba terus gak menang? Ya harus bisa diterima dan yang penting ajarin anak jangan nyerah buat nyoba lagi dikemudian hari. Berapa orang yang justru gak mau mencoba lagi karena pernah gagal? Padahal yang namanya kesuksesan kan gak ada yang instan.

Mie instan aja harus diseduh dulu baru bisa dimakan. Apalagi perjuangan hidup yekaan.

Kunci stimulasi yang baik itu: bertahap. Secara kontinyu sesuai tahapan umur anak kita tentunya. Dan jangan suka membanding-bandingkan, inget buuk mendidik anak ini bukan lomba tingkat kelurahan atau kecamatan jadi gak perlu saingan sama tetangga atau sodara lah.

Faktor Lingkungan dan peranan orang tua juga memegang kunci nih. Saking pentingnya sampai Dr. Capri Anjaya, SPd. M.Hum selaku Pemerhati Pendidikan Usia Dini bilang bahwa salah satu kunci kemajuan Indonesia mendatang tergantung pada bagaimana kualitas anak-anak saat ini.

Sahabat yang selalu setia

Apa rasanya kalau kita punya sahabat setia yang nemenin kita mengembangkan potensi anak supaya terus berprestasi?

Seneng dong yaa. Apalagi kalau sahabatnya kayak SGM Eksplor yang setia membantu orang tua melengkapi nutrisi anak  dan telah hadir lebih dari 60 Tahun menemani tumbuh kembang anak Indonesia.

Marketing Manager SGM Eksplorasi, Astrid Prasetyo “Sejalan dengan visi SGM Eksplor, kami percaya bahwa setiap anak Indonesia berhak untuk memiliki masa depan yang cerah sehingga dapat meraih cita-citanya” .

SGM eksplor sekarang ada kemasan kotak siap minumnya looh. Dengan 2 varian rasa: strawberry dan coklat, SGM eksplor siap minum ini membawa semua kebaikan dari susu bubuk SGM eksplor yang udah jelas lah rasa dan kandungan nutrisinya. Psstt… udah bisa dibeli nih di minimarket dan supermarket andalan buibu semua.

Mba Astrid juga bilang, “Dukungan yang selama ini telah diberikan oleh SGM Eksplor dalam hal edukasi nutrisi akan terus dilakukan dalam skala yang lebih besar. Dapat dilihat melalui kegiatan Mini Mobil dan Aktivitas Digital.” Di tahun 2018, aktivitas Mini Mobil akan berkeliling ke 8.000 area di Indonesia dan akan melakukan edukasi nutrisi dan stimulasi bagi anak-anak melalui berbagai permainan yang edukatif.

Sebagai wujud nyata komitmen SGM Eksplor di bidang pendidikan, di tahun 2018 ini, SGM Eksplor juga  mengajak kita sebagai orang tua  untuk mendukung bakat atau potensi prestasi yang dimiliki anak melalui kegiatan Sahabat Generasi Maju.

Kalau mau ikutan, buibu semua bisa mengunggah cerita potensi prestasi anak-anaknya melalui Facebook Aku Anak SGM mulai 19 April – 10 Juni 2018. Kirim sebanyak-banyaknya juga bisa, lho!

 

Yuk buibu kita terus maksimalkan potensi prestasi anak-anak kita!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *