Belajar Parenting dari Komik

Setelah ngilangin lumut di blog yang mulai membatu (emang bisa?) mari kita isi lagi blog ini dengan tulisan-tulisan bermutu tinggi dan penuh manfaat, ala gw lah pastinya. Mutu gw kan beda sama mutu orang lain, mutu gw gak tinggi-tinggi amat lah. Rendah diri mencapai tahap tiarap ininamanya. Markimul alias mari kita mulai…

Yang namanya belajar emang bisa dari mana aja, ini berlaku juga lah dalam dunia parenting yang kadang kejam dan susah ditebak (lebayy). Nah berhubung gw jaraang punya kesempatan ikut seminar atau pelatihan apalah gitu maka gw mau berbagi ilmu parenting yang gw dapet dari komik aja ya, hihihihi maklum walopun umur udah 26 dan berbuntut satu tapi bacaan gw masih komik sampe sekarang.

Komik Pertama : Hai Miiko

Miiko anak perempuan pertama dari tiga bersaudara, kelas 5 SD tapi badannya kecil tingginya cumc 122cm. Nah Miiko ini punya adik laki-laki yang namanya Mamoru dan adik perempuan yang masih bayi namanya Momo. Miiko yang selebor, hobi bermain dan olahraga kurang bisa diandalkan untuk urusan rumah tangga. Beda sekali sama Mamoru yang selain pintar dalam pelajaran juga sangat bisa diandalkan dan cenderung lebeih dewasa dari umurnya.

Nah ibunya Miiko ini sering membandingkan Miiko dengan Mamoru, manusiawi sebenernya yak tapi dari sisi anak ternyata sangat melukai perasaan loh. Ibunya sih minta maaf begitu tau ternyata Miiko sedih dibandingin. Penting banget kan : meminta maaf pada anak kalo kita memang salah dan jelaskan harapan kita tanpa membandingkan dia dengan orang lain.

Yang jadi favorit gw disini tuh tokoh ayahnya Miiko selain karena hubungannya yang dekat dengan anak-anaknya juga karena dia selalu bisa melihat sisi positif dari anak-anaknya. Pernah waktu pembagian rapor nilainya Miiko jelek sementara nilaninya Mamoru bagus, tapi ayahnya tetap memuji Miiko yang selalu bersemangat dan gembira pergi ke sekolah walopun setelah itu Miiko tetap diminta belajar extra. Catet lagi ah : Selalu lihat kelebihan anak sebelum kekurangannya.

Nah karena berusaha fokus sama sisi parentingnya jadi gak perlulah gw singgung kisah percintaan abege labil seumuran Miiko dan temen-temenya ini yak. Padahal lucu loh, hihihi tapi mending baca sendiri kayaknya.

Komik Kedua : Yotsuba & i

Komik ini ceritanya mengenai kehidupan seorang single parent yang seorang ayah muda, naaah jarang kan cerita kayak gini. Disini diceritakan bagaimana kehidupan mereka sehari-hari, tokoh ayah yang bernama Koiwai dan anaknya Yotsuba yang baru berumur 4 taun (ini kira-kira gw aja sih), bagaimana si ayah mengajarkan banyak hal dan melakukan banyak hal dalam membesarkan anak. Komiknya sih ringan banget, kalo berat kamus namanya bukan komik yak, kamsudnya gw sih ceritanya enteng-enteng aja dan gak mellow samsek tuh.

Si ayah yang kerja di rumah (working at home dad) punya tetangga keluarga dengan tiga anak perempuan yang ikut mewarnai kehidupan mereka. Agak susah sih ngejelasinnya apalagi gw kalo cerita kan plintat-plintut gak jelas. Jadi kayaknya mending baca komiknya sendiri deh #pasrah #mudah menyerah

Tapi gw suka loh caranya si ayah ini membesarkan Yotsuba jadi anak yang percaya diri dan gampang bergaul, karena diceritain gimana Yotsuba bergaul dengan tetangganya dan temen-temen ayahnya yang ostosmatis lebih tua dari dia tanpa canggung atau malu gitu. Biasanya kan anak kecil maluan bukannya yak, atau cuma anak indonesia aja anak jepang kagak yak?!

Aah sekian lah dulu, ini udah mulai ngelantur kemana-mana besok-besok kalo udah gak sibuk gw updet lagi lah 🙂

Janji surga seperti biasa, tapi sebodo amat yak blog gw sendiri ini.

Ciao..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *