Arsip Kategori: Review

Review Film Filosofi Kopi 2 : Ben & Jody, Segelas Kenyamanan dalam Balutan “Bromance” Yang Kental

Buat Penggemar film pasti gak asing dengan judul “ Filosofi Kopi “ sebuah film karya anak negeri yang  sukses merebut perhatian bukan hanya penggemar film tapi juga penggemar kopi. Gak percaya? Lihat saja sekarang ada dua  kedai “Filosofi Kopi” di Jakarta, walaupun “tiwus” sang kopi legenda gak ada dalam daftar menunya.

Nah buat penggemar Film, lewat kisah di Filosofi Kopi 2 : Ben & Jody inilah sutradara Angga Dwimas Sasongko mencoba memuaskan rasa penasaran kita pada kelanjutan petualangan dan persahabatan Ben dan Jody.

Apa sih hal terklasik yang menurut kamu bisa merusak persahabatan?

Jawaban gue selalu : DUIT dan CINTA

Dan itulah yang terjadi pada film ini, jalan persahabatan Ben (Chicco Jerikho)  dan Jody ( Rio Dewanto) digoyang oleh isu cinta juga. Siapa yang jatuh cinta? Pada siapa jatuh cintanya? Sebentaarr biar kita mulakan perjalanan ini dengan kisah awal perjalanan Ben dan Jody dengan kedai VW Combi nya bertualang di indahnya alam Jogja dan Bali.

Semua tampak begitu indah dan damai, sampai kemudian satu persatu barista andalan mereka mengundurkan diri demi mewujudkan mimpi masing-masing dan menghempaskan Ben dan Jody pada sebuah kenyataan yang pahit.

Di iringi alunan lagu “ Zona Nyaman” dari Fourtwnty, Ben mendapat ilham bahwasanya mereka harus kembali membuka kedai tetap di….JAKARTA. Padahal kan dulu kedainya yang di Melawai udah dijual buat modal bikin kedai keliling ini.

Akhirnya lewat perjuangan sedikit berliku, Ben dan Jody berhasil membuka kembali kedai “ Filosofi Kopi” mereka di Melawai. Dengan bantuan seorang investor cantik, Tarra ( Luna Maya) dan barista baru mereka Brie (Nadine Alexandra, yang sumpah mau di dekil-dekil kayak gimana juga tetap cantik paripurna) kedai mereka bukan saja buka kembali tapi juga makin sukses.

Kehadiran dua tokoh baru inilah yang membuat jalinan cerita Filosofi Kopi 2 ini terasa lebih kompleks dibandingkan film pertamanya dulu.

Dan konflik pun di mulai

Cinta dan dendam masa lalu mengguncang persahabatan Ben dan Jody. Formula yang bisa dibilang sangat klasik. Tapi seperti secangkir cappuccino di kedai kopi kesayangan kita, formulanya boleh klasik tapi gak melunturkan kenikmatan kita untuk menikmati setiap tegukannya.

Begitupun alur film ini, walaupun sejak separuh film gue sudah bisa menebak ke arah mana konflik akan bergulir tapi toh gue tetap menikmati setiap adegan yang disajikan. Ditambah penyajian keindahan alam kota Yogyakarta dan Toraja (selain juga Bali, Makassar dan Jakarta yang menjadi lokasi pengambilan gambar)  yang membuai mata, secara keseluruhan film ini enak di tonton. Sinematografinya sedap banget dah, film kedua yang bikin gue kangen kota Yogya setelah AADC 2 dulu itu.

Hal-Hal Yang Paling Gue Highlight dari Film Ini

  • Betapa kuatnya “ bromance “ tokoh Ben dan Jody, chemistry yang luar biasa dari pemeran-pemerannya bikin kita dengan mudah terhanyut pada konflik dan persahabatan mereka berdua di film ini.
  • Cintai apa yang kamu kerjakan, kerjakan yang kamu cintai. Seperti lirik lagu Foutwnty “ Bekerja bersama hati, kita ini insan bukan seekor sapi”. Hati dan rasa yang membuat pekerjaan yang kita kerjakan berbeda dengan mesin atau binatang. Mirip-mirip nasehat mantan boss gue dulu nih : “ Kerja itu capek dan bikin pusing, makanya selalu niatkan untuk beribadah supaya kita enggak kehilangan nilai dalam hidup. Kalau kerja cuma asal selesai kamu nanti gak beda sama kuda atau sapi “
  • Banyak banget percakapan film ini yang penuh makna dan quoteable. Kekuatan permainan kata dari penulis scenario yang patut di acungin jempol. Ku sukaaaa.
  • Lagu-lagu di film ini enak gila. Kelar nonton film ini gue gak berhenti nyanyiin ” zona nyaman” nya fourtwnty di dalam hati. Chicco dan Rio ikutan ngisi soundtrack film ini loh. Selain mereka juga ada deretan musisi keren lainnya.

Kesimpulan gue setelah nonton film ini

Ini film yang sangat nyaman di tonton. Jangan berharap ada kejutan yang mencengangkan, alur dan konfliknya justru terasa nyata dan gak lebay. Satu-satunya yang kurang dari film ini menurut gue adalah chemistry Ben (Chicco) dan Luna Maya yang meranin Tarra. Entah mengapa tapi menurut gue chemistry nya justru kalah jauh dengan Ben dan Jody yang emang juwaraakk.

Satu lagi : Indonesianya itu alamnya indah dan kaya banget. Lewat secangkir kopi aja kita bisa dapat berjuta kisah dari tanah tempat kopi itu di tanam.

Di film ini ada beberapa daerah penghasil kopi yang ditampilkan dan sukses bikin gue terkagum-kagum. Ah semoga di masa depan segala kekayaan alam ini tidak rusak dan bisa dinikmati anak cucu kita.

Oiyaaa filmnya beredar mulai tanggal 13 Juli 2017, ayo nonton lah di bioskop jangan lupa ngajak orang-orang kesayangan. Kelar nonton tiketnya jangan dibuang yaa karena bisa ditukarin sama 1 gelas kopi di kedainya Filosofi Kopi.

Satu hal lagi 1 tiket film ini sama dengan 1 bibit kopi untuk ditanam di merapi sana. Sebuah sentuhan film ini yang juga bikin gue terharu.

Ayo yang penasaran sama kelanjutan kisah Ben dan Jody buruan nonton Filosofi Kopi 2 ini yaa.

Sibuk Bersilaturahmi di Hari Lebaran Jangan Sampai Lupa Hal Ini Yaa

Assalamualaikum,

Hai hai semuanyaaa, sebelumnya mamah etty  mau mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi semua teman yang merayakan,

Taqabbalallahu minna waminkum, shiyamana wa shiyamakum.

Semoga kita semua bisa dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan ya gaees

Semakin bertambah tua *uhuk* banyak hal dari perayaan Lebaran yang gue rasa makin berubah. Kalau dulu semasa kanak-kanak yang paling gue tungguin adalah uang angpau dari encang-encing-engkong dan para handai taulan yang baik hati.

Sekarang esensi perayaan Idul Fitri buat gue pribadi lebih mempererat silaturahmi dengan tetangga dan semua saudara.

Saling bersalaman dan memohon maaf atas segala khilaf yang selama ini kita perbuat. Menyadari bahwa sebagai manusia kita semua tidak lepas dari kesalahan-kesalahan yang sadar atau tidak sadar kadang menyakiti orang lain.

Apa persamaan yang enggak mudik dan yang mudik

selama perayaan hari Lebaran?

Jawabannya : Sama-sama gak ada di rumah dan sama-sama ngabisin uang THR

Yang mudik pastinya ada di kampung halaman bersama keluarga di sana. Yang enggak mudik biasanya bersilaturahmi ke teman dan keluarga dan tentunya jalan-jalan ke tempat-tempat wisata buat nyenengin anak-anak.

Gue sebagai orang Jakarta asli jelas gak perlu mudik karena sudah berada di kampung halaman sendiri setiap hari. Tapi selama hari Lebaran kemaren jadwal bersilaturahmi padat merayap kayak jalan ke arah puncak di akhir pekan cuy.

Sibuk Bersilaturahmi di Hari Lebaran

Jangan Sampai Lupa Hal Ini Yaa :

menjaga asupan makanan dan minuman anak-anak selama musim libur Lebaran, terutama kalau anaknya masih bayi.

Tau sendiri lah ya menu lebaran kebanyakan rumah tangga di Indonesia kan hampir sama : aneka olahan daging, ketupat, opor dan aneka kue kering. Rasa masakannya pun cenderung gurih dan pedas karena konon makanan bercitarasa pedas lebih menambah nafsu makan.

Yang dewasa tentunya senang-senang aja ya, tapi anak-anak apalagi yang batita kayak Rayna manalah bisa. Makanya walaupun dalam jumlah sedikit gue tetap memasak menu tersendiri untuk anak-anak selama Lebaran.

Menunya masakan sehari-hari yang sederhana, karena ibu nya kan udah ribet ngurusin perintilan lainnya. Lebaran kemarin gue sempetin masak:

  • sup sayuran ( tambahan isi bervariasi antara rolade, bakso dan sosis);
  • tahu-tempe goreng ( beli agak banyak lalu masak dengan bumbu untuk ungkep ayam. Bisa disimpen di freezer beberapa hari nih karena tukang tahu-tempe libur selama Lebaran);
  • ayam goreng;
  • buah ( buat yang dewasa sih : RUJAKAN, yeeayy);

Selain asupan makanan pokok gue juga berusaha menyediakan cemilan buat anak-anak. Biasanya gue suka cari resep-resep camilan yang gampang dan praktis di forum ibu-ibu atau di cookpad.

Enaknya zaman sekarang tuh nyari informasi gampang banget yaa, mau cari resep tinggal klik sedikit, mau nyari review apa aja semua bertaburan di dunia maya.

Cuma yaa kita sebagai orang tua harus bisa memilah informasi mana yang terpercaya jangan sampai tertipu apalagi terbawa emosi gara-gara informasi yang ternyata hoax belaka. Rugi lahir batin bu.

Nah kalau menurut informasi terpercaya dari dokter, buat bayi cemilan itu bagusnya bukan cuma bernutrisi tapi juga yang merangsang perkembangan motoriknya. Karena lewat kegiatan bayi menggenggam dan belajar makan cemilannya sendiri bisa sekalian melatih motorik kasar dan halusnya.

Makanya gue selalu ngusahain cemilan buat Rayna itu finger snacks, biar jari-jari mungilnya rayna terlatih megang makanan. Menu cemilan Rayna biasanya berputar di sayuran kukus yang di potong seukuran korek api dan biskuit bayi aneka rasa.

Pas lihat di instagram nya Promina sekarang punya varian produk cemilan baru gue langsung semangat, secara yaa Promina ini nama yang melekat banget buat produk makanan bayi yang mutunya bagus.

Nah sekarang selain biskuit bayi sekarang Promina punya Promina Puffs buat cemilan bayi. Bentuk kemasannya pun ringkas dan ada tutup sealnya yang bikin praktis dibuka – tutup plus gak gampang melempem jadi enak dibawa kemana-mana buat nemenin silaturahmi Lebaran kemaren.

Promina Puffs dengan Kemasan mungil yang praktis banget buat dibawa-bawa nemenin kegiatan kita

Teksturnya si Promina Puffs ini juga pas banget buat bayi 8 bulan ke atas, gampang lumer di mulut jadi gak akan bikin bayi kita tersedak kalau nyemilin puffs ini. Varian rasanya ada dua : Pisang dan Blueberry. Rayna sih suka banget sama yang rasa pisang.

Apalagi bentuknya juga imut-imut, bunga kecil-kecil gitu. Gemaaassshh.

Soal kandungan nutrisinya sih gue gak perlu khawatir yaa karena Promina udah mikirin itu semua, buktinya dalam bentuknya yang mungil, imut-imut ini Promina Puffs mengandung 7 vitamin, omega 3, omega 6 dan tinggi kalsium juga. Rasa buah yang dipakai sama Promina puffs juga didapat dari sari buah asli loh. Aman dan bikin tenang hati ibu-ibu banget dah.

Makanya kemaren gue nyetok agak banyak buat ditaro di mobil, selain air minum dan bekal, Promina Puffs ini penyelamat di kala macet selama libur Lebaran. Gue selalu ngusahain jam makan anak tetap teratur sih walau lagi liburan. Walaupun jadi lebih ribet karena harus menyiapkan perbekalan ini-itu gapapa deh ibu relaaa…

Reaksinya Rayna pas nyobain Promina Puffs ini pun lucu banget, karena bentuknya mungil makanya Rayna semangat masukin tiga keping puffs langsung. Ihhh kamu kok nafsu ngemilnya persis ibu sih nak *tutup muka pake lap dapur* memang Promina Puffs cemilan yang tepat banget nih buat Rayna.

Karena kemasan Promina Puffs ini mungil Rayna lebih suka megang sendiri bungkusnya kalau dia mau nyemil. Di bawa sambil jalan-jalan, sok gedee banget siih anak bayi ibuu.

Buat ibu-ibu kalau butuh informasi lebih mengenai produknya bisa liat Facebook nya Promina juga loh.

Walaupun aktif bepergian kemana-mana bukan berarti kita gak bisa ngasih cemilan yang bernutrisi baik buat anak-anak, sayang kan kalau tumbuh kembang anak yang CUMA SEKALI gak di dukung secara benar.

 

Oiyaa kalau mau tips aman bepergian bisa baca di  :

kunci mudik aman

Pengen ngintip cerita liburan Lebaran kita tahun lalu juga bisa loh :

Private beachnya Ocean Queen Resort, Pelabuhan Ratu

 

 

{ADV} Review : Merawat dan Menyayangi Kulit dengan Bio Oil

Peringatan:

Walaupun penulis memperoleh produk ini secara cuma-cuma tapi review bio oil ini asli tanpa rekayasa. Karena hey kami blogger juga punya etika *kibas hijab*

Pasti sudah banyak yang pernah dengar nama Bio Oil ini yah, tapi apa semua yang pernah dengar juga tahu jenis minyak apa si Bio Oil ini? Apa manfaatnya? Datang dari mana dia?

Sebentar…*benerin hijab*

Mari kita review Bio Oil ini dari dasar.

Minyak Jenis apa si Bio Oil ini?

Bio Oil terdiri dari campuran unik  dari ekstrak tumbuhan alami dan minyak esensi alami yaitu : minyak Lavender, minyak kalendula dan minyak kamomil, minyak Rosemary ditambah vitamin A, Vitamin E dan PureCellin Oil;

Dari mana asal muasalnya Bio Oil ini?

Diformurlasikan oleh kimiawan Jerman Dieter Beier di tahun 1987 kemudian diproduksi oleh Union Swiss di Afrika Selatan. Kemudian diluncurkan di pasar internasional pada tahun 2002 and the rest is history karena sekarang produk Bio Oil sudah sukses dijual di 86 negara;

Apa kegunaan Bio Oil ini sampai dia sukses beredar dimana-mana?

Bio Oil bisa sukses dimana-mana karena klaimnya menawarkan bisa membantu memperbaiki tampilan kulit karena :

  • stretch mark : mencegah munculnya stretch mark dan membantu mengurangi yang sudah ada
  • bekas luka : memperbaiki tampilan bekas luka
  • warna dan kondisi kulit tidak merata
  • membantu pencegahan penuaan kulit baik untuk wajah juga badan
  • mengurangi kekeringan pada kulit
  • tidak menimbulkan jerawat dan komedo
Bio Oil Sahabat untuk kulit

Revie Bio Oil : Sahabat untuk kulit

Apa Mamah sendiri nyoba produknya sebelum bikin Review Bio Oil ini?

Iya, gue sendiri adalah pengguna produk Bio Oil sejak tahun 2015. Produk Bio Oil sendiri masuk di Indonesia sekitar tahun 2014. Dan plis atuuh dulu-dulu mah beli pake duit sendiri LOL

Apa kesan gue setelah rutin pakai Bio Oil untuk perawatan kulit?

Jadi gue mulanya pakai Bio Oil ini untuk mencegah munculnya stretch mark ketika hamil untuk kedua kalinya. Untuk diketahui, sekalian nyebar aib, pada kehamilan pertama dulu strech mark yang muncul dikulit gue aduhai banyaknya.

Banyaknya sampe tahap jelek banget lah terutama bagian perut. Makanya pas hamil lagi gue langsung nyari info sana-sini, karena dulu pun gue udah pake krim ini-itu tapi hasilnya ya begitu aja.

Sampe kemudian gue nyasar di review bio oilnya salah satu blogger, penasaran gue pun beli sebotol isi 60 ml. Gue pake rutin buat oles-oles perut sama paha, total selama hamil habis 3 botol kayaknya.

Hasilnya gimana mah?

Bisa dibilang, gue termasuk yang PUAS. Karena Alhamdulillah stretch mark ga nambah dan yang lama lumayan memudar kayak kenangan mantan kamu. Walaupun gak instan hasilnya dan memang harus telaten tapi gue lumayan puas. Secara pas hamil pertama dulu, gue pernah pake krim pencegah stretch mark yang harganya 2 kalinya bio oil ini dan ternyata ga mempan.

Di mana produk Bio Oil ini bisa dibeli?

Review Bio Oil : Makin Mudah Mendapatkan Bio Oil di Watson's

Review Bio Oil : Makin Mudah Mendapatkan Bio Oil di Watson’s

Mulai tanggal 28 Oktober 2016, produk Bio Oil bisa didapatkan diseluruh gerai Watson’s Indonesia loh. PT. Radiant Sentral Nutrindo (Bio Oil)  bersama PT. Duta Intidaya (Watson’s) meresmikan kehadiran Bio-Oil di gerai Watsons Indonesia dengan menyelenggarakan talkshow ‘Look Good, Feel Great’ di gerai Watsons Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan.

dr. Febby Karina Panjaitan, Anti Aging Medicine sebagai narasumber ahli  menjelaskan bahwa tanda-tanda  kulit yang sehat adalah :

  • warna kulit yang merata
  • tekstur kulit yang halus dan
  • terjaga kelembabannya

Produk Bio Oil ini sendiri sekarang hadir dalam dua ukuran:

  • Ukuran 60 ml seharga Rp.120.000 yang kemasannya kecil dan praktis dibawa kemana-mana;
  • Ukuran 125 ml seharga Rp.200.000 yang cocok buat penggunaan sekeluarga.

Ada kekurangannya gak mah?

Pastinya ADA. Karena kesempurnaan hanya milik Allah swt *ambil wudhu* menurut gue kekurangannya si Bio Oil ini :

GAK ADA KEMASAN DENGAN PUMP ALIAS POMPA

Revie Bio Oil : Bisa digunakan untuk perawatan dari ujung rambut sampai ujung kaki

Revie Bio Oil : Bisa digunakan untuk perawatan dari ujung rambut sampai ujung kaki

Kemasannya baik itu yang 60 ml atau 125 ml semua dengan model yang sama, yaitu botol bening dengan penutup biasa. Botol model ini memang cocok banget untuk dibawa kemana-mana ya, tapi pengennya sih hadir juga botol dengan pompa untuk penggunaan dirumah karena lebih praktis.

Semoga review kali ini bisa bermanfaat, karena apalah arti hidup tanpa manfaat. Selalu sayangi kulit karena semua yang ada pada diri kita adalah titipan yang harus dijaga. Kalo pasangan aja dirawat dan dijaga masa kulit sendiri enggak?

Jangan sampe karena sibuk perang di sosial media lantas kulit jadi kering lupa dirawat, jadi buzzer juga boleh banget cantik loh *ehhh*

Salam Super *kibas hijab*

Makin Gampang Nyari Kost atau Kontrakan dengan Serumah.com

Begini yaa ceritanya dulu kira-kira 13 tahun yang lalu *age revealing banget* nyari kost itu hampir mirip sama nyari jodoh. Capek banget, LOL. Gue inget dulu itu dianter sama mamah keluar masuk gang di sekitar kampus demi cari kost yang sesuai dompet dan kondisinya baik.

Informasi mengenai kost yang kosong juga cuma didapet dari mulut ke mulut, seringnya sih mulut tukang ojek atau mulut penjaga warung. Untung bukan dari mulut buaya darat.

Hasilnya? 3 hari baru dapet yang sesuai keinginan *walaupun ujung-ujungnya ga jadi ditempatin LOL*.

Capeknya? Warbiyasak, dengkul mau coplok.

Belum lagi pengalaman-pengalaman aneh yang didapet dari proses nyari-nyari kost itu sendiri. Ada kost-kostan yang kamarnya kecil banget, udah gitu plafonnya juga pendek. Masya Allah, gue jadi ngerti kenapa Harry Potter sampe jadi pemurung karena punya kamar dibawah tangga. Sempit dan atap pendek itu bikin pengap dan berujung…SETRESS.

nyari kost zaman sekarang mah gak pake capek

cari kost zaman sekarang mah gak pake capek

Jeng-jeng-jeng

Zaman sekarang cari kost bisa sambil ngupil dirumah sendokir bray!

KZL, kenapa juga baru ada sekarang 😀

Yaudah itukan buat cari kost, kalo buat  nyari temen buat nyewa rumah atau apartemen barengan gimana mamaaahh?

Ihh jangan syedih sis, lewat serumah.com juga bisa.

nyari share rumah pun gak perlu repot

cari kost atau temen share rumah atau apartemen pun gak perlu repot

Yang mamah suka dibagian nyari temen share rumah atau apartemen ini kita bisa lihat tingkat kerapihannya. Kan malesin kalo punya temen serumah yang jorok sementara kita orangnya resikan dan naluri beberesnya tinggi *uhuk* *batuk pencitraan*

Kalo menurut mamah yang sebenernya agak gagap teknologi, tampilan website nya serumah.com ini sudah user friendly dan enak dijamah untuk jangka waktu lama *ehh*

Oiya, selain fitur nyari kost atau nyari temen share rumah, kita juga bisa ngiklanin rumah atau kamar kost disini. Jadi yang rumahnya mau di sewain atau punya kamar kost dirumah yang mau disewain bisa banget lah ngiklan dimari.

Zaman sekarang yah, daripada kamar kosong dirumah cuma ditempatin debu sama kecoak mendingan disewain ajasih. Tapii jangan lupa bayar pajaknya loh *ujung-ujungnya pajak maning*

Atau kalo kamu merasa : berusia kurang dari 25 tahun, pria, tampan dan budiman, bermoral baik, pandai mengaji dan rajin menabung. Bisa banget loh tinggal dirumah mamah, gak perlu ngekost deh, gratis.

*kemudian mamah dibedil pak suami*

AADC 2 : Antara Cinta dan Kenyataan, Kemana Gue Harus berpijak?

Peringatan: Postingan ini sangat panjang dan bertele-tele serta mengandung unsur halusinasi berlebihan dari penulis. Penulis tidak dibayarin nonton film AADC2 ini oleh siapapun *sedih*

Peringatan Tambahan : Tidak untuk anak dibawah umur 17 tahun, karena tingkat kedewasaan kata-katanya lumayan, kata yang udah baca 😀

Berhubung film nya udah turun layar, jadi marilah kita spoiler kan saja semuanya yah 😀

Siapa yang belom nonton AADC2 ayoo angkat tangannya???

Gue termasuk golongan yang nonton AADC2 ketika filmnya hampir turun layar dan spoilernya bertebaran DIMANA-MANA ngalahin tukang gorengan dibulan puasa.

Buat yang udah sering baca blog gue pasti paham kalo gue punya obsesi yang sedikit berlebihan terhadap Nicholas Saputra.

Sedikit mah? Yakin?

Okeh, Banyak deh, banyaakkk obsesi gue sama Nicholas Saputra in person yah bukan cuma dia sebagai Rangga. Sampe pernah belasan tahun lalu pas lagi ngayal babu mau kawin ama dese tiba-tiba gue kaget sendiri karena ingat suatu hal penting yang terlupakan, agamanya dia apa? Bagaimana kalo kami gak direstui nikah karena beda agama?

Buat adek-adek generasi millenials tentu ga ngerti susahnya nyari informasi di zaman itu yah, mengingat zaman sekarang hape murah pun udah bisa internet dan paket internet harganya semurah ongkos angkot.

Jadilah gue harus ke warnet yang mana baru bisa dilakukan keesokan harinya sepulang sekolah, jadilah selama belasan jam gue gelisah mikirin apa agamanya Nicholas Saputra. Asli kalo inget itu sekarang gue rasanya geli-geli jijik, kok mau mengkhayal aja sampe ribet banget. Baidewey, Alhamdulillah kami ternyata seagama hihihihihihii..

Jadi bisa atuhlah Nic, bisa kan??? *pasang senyum manja*

nico2

pelototin aku mz, pelototin sampe pagi, pelototan maut yang jadi andalan di AADC pertama

Gue sendiri bukan penggemar puisi, tapi gue bisa menikmati nonton film AADC waktu itu. Dan memang impact film AADC itu besaaar sekali pada zamannya *helllooww semua geng cewek yang punya diary bersama*

Tentunya gue termasuk barisan penggemar yang menunggu kelanjutan film ini, pas LINE ngerilis versi singkat film AADC  aja gue udah kelojotan kegirangan jadi ngerti dong gimana perasaan gw pas Miles Films ngumumin bakal bikin versi Full sekuel AADC ini.

Duh wajahmu ngajak berumah tangga amat sih

Kamu masih belum nonton AADC2 juga?

Segembira-gembiranya gue, sempet agak khawatir sih gimana kalo film sekuelnya jelek, tapi yah cuma belasan detik khawatirnya abis itu lupa.

Setelah akhirnya nonton gimana perasaan mamah etty?

Emmmm tergantung sih, ada beberapa bagian filmnya yang menurut gue agak aneh dan terlalu dipaksain. Misalnya adegan adek tirinya Rangga yang tiba-tiba muncul nyariin rangga sampe ke New York, emmm gak bisa DM di twitter dulu emangnya sis? atau email? atau sms/whatsapp/Line?

Ya gimana yah, ongkos Jogja-New York kan mehoong, gimana kalo ternyata Rangga udah pindah negara, apa gak keselek dollar itu adek tirinya? Zaman sekarang jangankan nyari orang ke New York, mau maen ke rumah temen sebelah RT aja kita mesti telpon atau ngirim pesan singkat dulu.

Kalo banyak review yang menyoroti persahabatan genk nya cinta yang katanya kurang keliatan kayak temen lama, menurut gue sih….IYA BANGET yabes namanya temen lama biasanya kan gak sesopan-santun itu satu sama lain.

Namanya temen lama banget, belasan taun gituloh paling enggak fase becanda-becanda anggun udah berlalu yah, kecuali kalo mereka temenannya karena arisan berlian atau arisan istri petinggi partai politik.

Tetapi penyesalan terbesar gue atas film ini bukan pada penggambaran persahabatan geng Cinta yang terlalu anggun melainkan pada………..

Trian dan alesan kenapa Cinta dan Rangga putus dan kenapa pula harus  balikan lagi

Karena rasanya kayak kurang setrong gituh. Enggak greget.

Okeh, pacar eh mantan pacar lu dateng lagi buat ngejelasin kenapa dia dulu mutusin lu tanpa alasan dan lewat surat pula.

Helloowww, udah bener itu mbak sampeyan gampar itu laki, ludahin kalo perlu. Cuihhh..

Lah ngapa ujug-ujug sampeyan mau diajakin keliling Jogja dan magelang terus sampeyan sosor pula bibir si mantan pacar??? Kenapaa??

ya mantan pacarnya napsuin begono, mamah juga pengen nyosor sih

Masih cinta banget mbaknyah? Emang sih kekhilafan semacem ini mungkin banget terjadi di dunia nyata. Yang bikin agak gak mungkin adalah keputusan mbak Cinta buat mutusin tunangannya yang ganteng, mapan dan siap nikah itu.

Di dunia nyata, mungkin aja lu kebawa suasana sama mantan pacar sampe cipok-cipokan bobok bareng kalo perlu  tapiii itukan kebodohan sesaat. Kebanyakan wanita yang sedewasa mbak Cinta biasanya pertimbangannya panjaaaaang. Rasanya kalo cuma hampir nubruk truk karena lu bawa mobil sambil nangis galau mah kurang deh.

Plis atuhlah mbak Cinta, itu si Rangga bikin buku aja ga kelar-kelar loh, gimana dia mau ngelarin kisah cinta kalian sampe ke pelaminan.

Eaaaaa….

Kebayang kalo gue jadi emak-bapaknya mbak Cinta ini, kalo anak gue ngasih tau dia mutusin tunangan nya terus mau nyusul mantannya yang gak tau diri itu ke New York.  Lepas dari Rangga itu ganteng dan minta dicipok banget bibirnya, menurut standar orang tua dari seorang Cinta tentunya Rangga ini setaaaaannn banget.

Udahlah lu mutusin anak gue sampe ancur dan gak tentu kabar rimbanya selama 9 TAHUN loh ya, bukan 9 bulan eh sekarang lu bikin pertunangan anak gw berantakan???

BAKAAAAAARRRR…

Lagian itu si Trian mobilnya BMW loh sis, terus body nya kekar-kekar gimanaaa gitu. Yakin gak bakal nyesel? 😀

ario bayu

Kalau Cinta tega mutusin kamu, mending kamu kawin sama aku aja mz

Adegan jalan-jalan keliling Jogja dan magelang  nya sih gue suka benget, gak heran sekarang lokasi syuting film AADC2 ini jadi ngehits abis  *itu gereja ayam adanya di Magelang ya buibuu*

Walaupun ada beberapa logika yang dipaksakan, karena di dunia nyata pertunjukan teater boneka papermoon ga bisa didatengin ngedadak kayak beli cireng gitu. Pertunjukan yang ditonton Rangga sama Cinta itu bukan pertunjukan tetap, curiganya  Rangga udah ngelobi mbak Ria Papermoon makanya dia bisa langsung go-show bawa Cinta nonton kesitu.

Bisa aja emang si Rangga ini modusnya, mbok yaa gue sesekali dimodusin juga *senyum mesum*

Ide masukin pertunjukan teater boneka papermoon ini yang gue suka, karena emang unik banget yah, sayang cerita yang lagi dipentaskan ga dijelasin di film. Buat yang gak paham palingan cuma bingung kenapa  Cinta kok nangis nonton pertunjukan itu?

Ya karena ceritanya sedih bangat bray…

papermoon

kopi dari playa oleh teater papermoon dalam salah satu adegan film AADC2

foto dari rappler.com

Cerita “Kopi dari Playa” yang dipentaskan teater boneka papermoon ini emang cucok sama ceritanya Cinta-Rangga, cinta yang hilang, bedanya kalo “Kopi dari Playa” mah lakinya terpaksa mas gak bisa hubungin si tunangan bertahun-tahun karena kebijakan politik negara yang berubah, bukannya galau  9 tahun karena alesan kurang “greget” kayak sampeyan mas Rangga.

Lagi-lagi, kekurangan terbesar cerita AADC2 ini menurut gue adalah alesan putusnya Cinta-Rangga yang kurang “greget”. Jadinya mau ditambel ini-itu ya terasa masih agak kurang.

Untung loh tokoh utamanya gak ada yang ganti, kalo aja tokohnya terpaksa ganti jadi aktor atau aktris lain gue yakin gak ketolong deh, karena kekuatan utamanya AADC itu sendiri ya Dian Sastro sama Nicsap. Karena chemistry nya mereka kuat banget sampe banyak penggemar yang berharap di dunia nyata mereka beneran pasangan walaupun kenyataannya Dian Sastro udah berbuntut dua biji.

Gue sih enggak ngarep begitulaah, mendingan Nicsap kawin ama gue terus kami tinggal di Flores. Terus tiap sore gue seduhin indomie buat kamu Nic, pake cabe rawit dua sama sawi seiket.

Udah puas mah ngayal babu nya?

Hahahahahaha, giliran postingan isinya halusinasi bisa sampe seribuan kata yah ternyata 😀

Tapi ada lagi nih satu lagi kekurangannya AADC2, kenapa gak sampe kawin siiih? Kan gue mikirnya ah palingan abis ini  Rangganya galau lagi, gara-gara ortunya Cinta maunya kawin di gedung pake katering mahal. Padahal dia pengennya kawinnya sederhana aja.

Terus mereka putus *kemudian mamah dirajam penggemar AADC seindonesia raya dan sekitarnya*

Walaupun ada kekurangan disana-sini, karena kesempurnaan kan hanya milik Allah ya mbak-mbak sekalian. Gue berterimakasih banget sama Miles Production dan semua pendukung film ini karena mewujudkan mimpi ABG nya banyak orang.

Gambar-gambar di film ini indaaaah banget dan gue masih pengen banget punya muka kayak Dian Sastro *sapa yang enggak siiih??*

Tapi plis gausah lah ada AADC 3. Apalagi kalo AADC nya di mix sama cerita tukang bubur naik haji *ternyata bapak kandungnya Cinta adalah Haji Muhidin*

Sekian halusinasi siang ini, dan tetap percayalah semua mimpi bisa jadi nyata.

*peluk erat nicholas saputra*

Upik Abu The Movie (not a proper review)

Mau jujur-jujuran nih yaa, Gw 7 taun terakhir jarang nonton film di bioskop jadi kalo ada film yang sampe dibela-belain ditonton di bioskop pastilah dese spesial pake banget.

Jadi kenapa atuh film upik abu sampe ditonton di bioskop mah? Karena mamah imannya lemaah, terbujuk godaan duniawi *lirik Instagram*

Kebetulan mamah follow akun ibu-ibu kekinian dan SEMUANYA nonton film upik abu ini, dan puja-puji nya sungguh selangit, gimana iman mamah gak goyah.

Yaudah karena kebetulan gak bokek-bokek amat jadilah cuss kita putusin untuk nonton.

Jeng jeng jeng

image

Padahal baru jam 11 siang!!!
Itu baru Antrian mau naik ke bioskopnya doang, edan warga Cibubur pada janjian nonton semua apa gimana sik?

Tapi buat anak apa yang enggak dijabanin sih? Jangankan ngantri tiket bioskop, jual ginjal juga rela.

Akhirnya mamah berhasil dapet tiketnya, dan kita bisa nonton film Cinderella juga. Horee eksis!!!

Terus filmnya gimana mah?

Mah?

Mamaaaahhhh!!!!

Hoammmmmzzzzz, ternyata mamah ngantuk nontonnya. Si neng malah ketiduran di 15 menit terakhir. Gagal eksis deh neng.

Padahal mamah ngarepinnya neng antusias sambil terus memuja-muji film yang tiketnya aja pake ngantri ini. Ternyata dia lebih semangat nontonin frozen fever yang diputer dibagian awal film.

Kalo diliat dari genre film nya sih bagus yah, sesuai kalo yang nonton anak-anak, walopun susunya neng Ella kemana-mana *tutupin lap dapur*. Gaun khas nya yang biru itu juga baguuus banget, dan pinggang neng ella cuma seukuran sebelah paha mamah *nangis darah*

Sebenernya kalo mau di bikin lebih rumit dan disasarkan untuk orang dewasa, mamah mau sumbang saran sih buat skenarionya…

1. Lebih masuk akal kalo neng Ella adalah simpenan pangeran, makanya dese gak disukai sama adipati;
2. Mungkin neng Ella ini “wanita penghibur” elit yang disodorin si kapten, Makanya kapten ini pro banget Ella;
3. Adipati yang lebih mikir kemajuan kerajaan ke depan, tentunya milih ngawinin pangeran sama putri beneran yang menghasilkan tambahan kekuatan secara ekonomi dan keamanan buat kerajaan (mengingat kerajaannya kecil);
4. Pangeran dan kapten berkomplot ngedatengin Ella ke pesta dansa, biar raja tersepona dan paham anaknya punya gebetan;
5. Di pesta dansa itu, Ella yang di make over abis-abisan sampe direntalin kereta kencana paling trendy berhasil mempesona semua orang kecuali mantan ibu tirinya yang kebetulan dateng juga;
6. Ibu tiri nya ngadu ke adipati bahwa Ella ini bukan gadis baik-baik, sama adipati tentunya diterusin ke raja makanya sampe raja wafat pangeran ga bisa ngawinin Ella;
7. Tapi pangeran gak bisa move on dari neng Ella, dese kekeuh mau kawin cuma sama Ella seorang. Adipati abis kesabarannya, Ella di culik dan dibawa ke tempat ibu tirinya;
8. Menurut lu diapain Ella sama ibu tirinya? Yang jelas bukan sekedar dikonciin di loteng lah, mbok ya patahin kakinya kek sebelah atau mukanya disilet2 gituh, Katanya benci ceu??

Hahahahahaa maafkan mamah ya pemirsa, maklum biasa nonton game of thrones jadinya otak konslet kalo nonton yang manis-manis sampe enek begini.

Review: Salon Seputaran Benhil (Updated Version)

Sebagai wujud tanggung jawab gue atas postingan review salon daerah Benhill yang dirilis tanggal 5 November 2012 dan menjadi kata kunci pencarian terbanyak untuk blog ini selama setahun belakangan (tuuuh kan, terbukti orang tuh nyarinya informasi bukan curhatan) maka gue putuskan untuk menerbitkan edisi yang telah diperbaharui sekarang. Serasa jualan buku paket buat anak sekolahan. LOL.

Jadi setahun terakhir ada beberapa perubahanyang terjadi dalam dunia persalonan di Benhill sini, apa aja beritanya :

  • Rhea’s Chamber Benhil ditutup!!!

Mengezutkan emmm atau sebenernya gak terlalu mengejutkan juga sih ya secara ini salon mehong abis *labil* , salon yang gue nobatkan sendiri sebagai salon terkece dan terdepan di Benhil sini ternyata tutup dan meninggalkan ku dalam kehampaan. Dan parahnya gue baru nyadar minggu lalu pas makan siang deket situ (ada tukang tongseng kambing yang sedep di trotoar seberangnya, viva la kolesterol)  ternyata gedung kece 3 lantai itu sudah tidak menyisakan jejak sebagai salon kecantikan lagi.

Tapii bagi yang terlanjur kesemsem dan terjerat pesona pelayanan Rhea’s Chamber ini, mereka ternyata buka di Lippo Mall Kemang lantai 2 jadi cuss kejar deh kesana kalo minat. Gue? Yudadababay aja deh, jauuh bener bok dari kantor, bisa-bisa gue dari sana kece berat eh keburu luntur dijalan sampe kantor udah demek lagi.

Jadi mari kita ucapkan ” Daaahhh” ke Rhea’s Chamber, terimakasih atas kenangan yang kamu tinggalkan dan jangan campakkan benih yang ku tanam,  kamu selalu yang teratas dihatiku.

woman-girl-beauty-mask-large

kebayang enaknya dirawat kayak princess,                              pic source:pexels.com

  • Banyak Salon Baru

Seperti kata pepatah “mati satu tumbuh seribu” yang selalu berlaku untuk banyak hal kecuali duit, perginya Rhea’s dari kancah persilatan salon daerah Benhill gak membuat daerah sini kehilangan gairah dalam dunia Salon Kecantikan. Gue perhatiin dalam setaun belakangan ini ada banyak salon-salon baru yang buka di daerah Benhil sini.

Salah satunya adalah Velvet Salon,berdasarkan direktori di Vemale.com :

Salon – Salon and spa – Jakarta

Hair Cut & Styling Services
Extension & Rebonding Services
Colouring & Perming Services
Creambath Treatments
Hair Spa/Mask Treatments
Body scrub & Massage Treatments
Body Mask & Body Bleaching Treatments
Reflexology & Waxing
Acupressure for Face Treatments
Facial Treatments
Hand & Foot Treatments
Ear Candle Treatments
V-Spa Treatments
Bust Treatments
Make-Up Services

Jl. Danau Toba No. 136, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Telp    : 021-9214 1895

Kalo dari luar nampak lumayan menjanjikan sih, kenapa gue belom nyobain? Jadi lokasinya si salon velvet ini kebetulan bukan di pinggir jalan raya utama Benhill – Pejompongan tapi masuk ke jalan Danau Toba itu, dan gak dilewatin angkot.

Nah!! Ketauan kan alesan sebenarnya adalah : selama ini gue cuma nyobain salon yang lokasinya dilewatin sama angkot 😀

Kebetulan tadi pagi pas lagi nyari sarapan gue ngelewatin jalan ini dan pandangan gue segera tertumbuk pada spanduk yang dipasang diluar salonnya, woww ada sistem paket-paketannya juga kayak Salon Inan. Sekilas pandangan yang kebaca itu “creambath dan ratus 60 ribu” dan masih banyak paket menarik lainnya.

Cucok deh sama dompet tanggal tua.

Jadi bolehlah besok-besok kalo lagi santai gue ngabur jam istirahat buat creambath *lirik kanan-kiri*

Pastinya kalo udah gue cobain bakal ditambahin di sini deh, jadi sebenernya ini bukan review ya tapi pre-review *disambit pembaca*

Nah segini dulu deh, biarin deh dikatain nanggung daripada mengejar kesempurnaan postingan yang baik dan benar tapi malah bikin blog mati suri *senyum tiga jari*

Sun jauh buat mba-mba sekalian yang nyari review salon di seputaran Benhil dan nyasar di blog kurang bermutu ini, oiaaa ternyata postingan salon gue yang dulu itu dibaca temen gw yang AR kantor sebelah karena dia nyari info salon buat dihimbau, hihihihihihi makanya mas nya ke salon dooong jangan cuma ke bengkel 😀

Film Review: OBLIVION

Hahahahahahaa gak salah baca kok, sekali-kali lah gw ngereview film, masak salon atau pasar terus yang direview. Tapi tolong yaa jangan terlalu serius baca review nya , maklum yang bikin review cuma emak-emak yang kayaknya udah setahun gak nonton di bioskop nontonnya donlotan melulu

Title : Oblivion

Cast: Morgan Freeman,Tom Cruise dan lain-lain yang gw gak kenal sama sekali *kemudian ditabok*

Jadi Oblivion ini film bergenre sci-fi, gw suka sih sci-fi tapi gak suka-suka banget juga, dan yang jelas gw bukan penggemar Om Tom. Om Tom disini berperan jadi Jack Harper, seorang teknisi yang kerjaannya memperbaiki dan mencari robot yang rusak di planet Bumi yang udah rusak karena radiasi dan ancaman Pemakan Bangkai (Serius?? kenapa terjemahannya Pemakan Bangkai begini sih?!) dimana-mana.

Jack dan rekan kerja yang juga rekan tidur yang cantik bernama Victoria alias Vika bertugas di menara 49 yang mengawasi beberapa area di bumi, area lainnya rusak karena radiasi yang terlalu tinggi. Jack ini teknisi yang handal dan Vika mendukung Jack sepenuhnya setiap hari mereka melaporkan hasil kerja mereka ke Sally yang berada di Titan, mereka khususnya Vika gak sabar segera menyelesaikan tugas mereka di bumi dan segera bergabung ke Titan (tet) yang adalah pusat komando dan sepertinya adalah surga yang dijanjikan bagi mereka.

Suatu hari Jack yang sedang mencari robot yang rusak diserang oleh Pemakan Bangkai  disebuah reruntuhan, untungnya dia berhasil diselamatkan oleh robot yang dia perbaiki sebelumnya. Kecurigaan muncul dihati Jack karena dia merasa Pemakan Bangkai itu enggak berniat membunuhnya tapi sekedar menangkap (podo bae Om, kalo abis ditangkep terus dikulitin bijimana???)

Hati Jack yang selalu gelisah akan potongan-potongan kenangan di masa lalu (BTW si Jack dan Vika ini sebagian memori otaknya diapus demi keamanan misi mereka), kenangan akan berbagai tempat dan seorang perempuan bernama Rika, tapiii Jack masih beristrikan Victoria tapiii Rika yang ditemuinya dalam syuting sebuah film begitu mempesona *PLAKKK* wooyyy itumah Rhoma Iramaaa.  Jiwanya semakin terguncang ketika dalam sebuah kecelakaan pesawat yang diliatnya dia menyelamatkan seorang perempuan yang persis seperti dalam mimpinya. Perempuan itu adalah Julia.

Adegan Jack membawa pulang Julia ke menara tempat dia dan Vika tinggal sempet bikin gw geli, dalam pikiran gw yaolooohh harusnya dialognya begini :

Jack : Vikaaa sayaaaaang abang pulaang.

Vika: Abaaaang eneng seharian khawatir nungguin abang, kenapa sinyal radio abang keputus sih??

Jack : Maafin abang ya Neng tadi abang nolongin perempuan dijalanan, kesiaan banget jadi abang bawa pulang.

Vika : Apaaaahhh????? *kemudian Jack dan Julia disiram bensin dan dibakar oleh Vika*

Tentunya dialog diatas fiktif belaka dan gak ada difilm yaa 😀

Pesan Moral dari adegan diatas adalah : Jangan mau kalo pasangan anda membawa pulang orang tidak dikenal apalagi kalo orang itu kece, semlohai dan keliatan jomblo!!!

Jack yang berusaha membantu Julia menemukan kotak hitam pesawatnya ternyata diserang oleh Pemakan Bangkai, mereka disekap dan Jack dipaksa untuk membantu Pemakan Bangkai yang ternyata adalah…. jeng jeng jeng……. Manusia.

Disinilah kebimbangan Jack mencapai puncaknya, apakah dia berada pada sisi yang benar? Apa misi yang dia jalankan benar-benar demi kebaikan umat manusia? Atau gong nya ” Apakah semua yang dia percaya selama ini adalah nyata??”

Nah cerita filmnya cuma sampe situ aja, sisanya biarlah dilanjutin sendiri kalo pada nonton.

Yang gw suka di film ini :

  1. Menara tempat Jack dan Vika tinggal yang minimalis dan bersih dan kayaknya keluaran Apple, kolam renangnya juga wooww mantep dah ada pemandangan ke bumi dibawah sana.
  2. “Rumah” yang dibuat Jack ditempat tersembunyi, kok bisa orang yang nata rumah dari barang-barang yang dipungutin dari reruntuhan hasilnya bisa nyeni dan bagus?? Kok dunia gak adil amat, gw yang kerja banting tulang tiap hari aja rumahnya cuma polos gitu ga banyak aksesoris, gak punya taman apalagi danau. Siakek bener dah.
  3. Suaranya Morgan Freeman yang emang berkharisma sekali, coba yaa tiap pagi si Om Morgan bacain doa bersama dan spirit of the day dikantor gw, dijamin sekantor semangat semua buat merenung.

Sisanya sih biasa aja, jalan cerita entah kenapa ketebak banget, dan tolong yaa itu begimana sih prosedur K3 di perusahaan si Jack, kok teknisi yang kerjaannya benerin robot di daerah bahaya dibekelin segala kendaraan canggih dan senjata canggih tapi gak dikasi helm ?? Hehehehehe yang SNI kan murah 50 rebu juga dapet.

Pasar Benhill Siang Ini..

Demi mewujudkan salah satu ambisi 2013 gw yaitu  ambisi nomor 1 : Lebih Sering Masak dan Nyobain resep baru, maka segeralah gw cari resep-resep baru yang kira-kira bisa gw praktekin.

Tertumbuklah gw pada satu resep : Bronketem atau Brownies Kukus Ketan Item, langsung nafsu dong yaa secara kalo brownies kan bawaan dasarnya bantet kan ya, cocok banget deh sama gw yang sampe sekarang masih kena kutukan bolu bantet ini.

Dan karena siang ini kebetulan makan siang nya ke Pasar Benhill maka terbelilah bahan-bahan sebagai berikut :

1. Tepung Ketan Item

Tepung Ketan Item

Tepung Ketan Item Merek Mahkota

Sumpah tadinya gw pikir tepung ketan item itu gak ada yang dalam kemasan begini, bayangan gw tuh harus beli ketan item terus digiling jadi tepung. Alhamdulillah yah di era modern ini semua serba siap saji dan siap pakai. Oia harganya 6 ribu rupiah/250gram ya buibu.

2. Gula Halus/ Gula Kastor

Ini sih gak tau bakal kepake apa enggak tapi yaa sekedar beli aja buat cadangan, gak fanatik merek tertentu sih jadi seadanya di toko aja, kebetulan adanya di toko hari ini merek Claris dan harganya 4500/250gram.

3. Chocochips

Gak keliatan di foto, karena stok dirumah udah abis waktu minggu kemaren bikin chocochips cookies makanya harus beli lagi buat persediaan. Disini harganya 4ribu/100 gram, lebih murah daripada di Pasar Munjul yang  5 ribu/100gram, jadi langsung dong beli 200 gram, zzzzz gak sekalian sekilo aja gitu ty? Iihh nanti bisa gelap mata Shira liat coklat kecil-kecil ada banyaaak, lagian sekali bikin kan kepakenya dikit-dikit bu.

Ditokonya si encik ini juga lumayan lengkap, ada pasta coklat wilton segala; lumayan lah buat belenji bahan-bahan bikin kue gak perlu jauh-jauh karena emang gak bisa pergi jauh juga sih *menatap lemas ke arah berkas* lokasi tokonya sih nyempil deket gado-gado Bu Bambang Pasar Benhill.

Terus resepnya mana ty?

Belom ada yang pasti nih, masih milih-milih. Nanti deh kalo udah pasti baru gw jembrengin disini.

Makan (dan Berhemat) Dimana-mana

Rabu (5 Sept 2012)

Sekali-kali ngomongin makanan dong,  dalam rangka bersyukur karena gw dan mba Heni naik grade yang sebenernya udah lama banget tapi rapelannya baru keluar 😛

Dan karena ada sedikit aroma kebebasan, jadi makan siangnya di Bandar Djakarta Alam Sutera saja. Perginya sih jam makan siang, tapi jangan ditanya baliknya ah, takut di shashimi massa.

Setiap kali kesini setiap itu juga terkagum-kagum sama penataan perumahan disini, rapih dan cakep-cakep ya rumahnya gak heran kalo harganya juga cakep. Pokoknya Cibubur jadi keliatan kamseupil kalo ngeliat daerah sini.

Sebenernya ada fotonya tapi kok males yaa nguploadnya *alasan cetek*

Yang terutama adalah : Makan Berlima, total kerusakannya cukup Rp.381.000 saja. Perasaan gw pesen makanannya udah lumayan banyak deh, kerang sekilo, cumi 7 ons, kepiting sekilo dimasak lada hitam dan telur asin (Hidup kolesterol!!), ikan pari sekilo juga, sayurannya kangkung dan toge plus aneka minuman, TAPI TERNYATA MURAH!! Yuk mari sering-sering kesini kalo begitu *trus dicambuk kepala kantor*

Kamis (6 Sept 2012)

Pulang cepet karena ada surat tugas jadinya bisa sampe rumah jam 3 sore dan ngeliat matahari sore di Pondok Ranggon. Shira kegirangan emak dan ayahnya pulang cepet (kalo suami gw mah sering banget deh punya Surat Tugas), langsung ngegelendot dan minta diajak makan bakso (murah deh kamu neng).

Langsung lah melipir ke Munjul buat makan bakso kesukaan Shira dan emaknya juga. Karena selesai makan masih sore juga jadinya diputuskan buat manjain anak sekali-kali dengan melipir ke Kranggan. Maen di Fantasy Land nya Cibubur Factory Outlet, beli koinnya cukup 10 biji saja (Rp.15.000) udah cukup bikin si bocah puas maen sampe maghrib. Karena asas pengiritan maka minumnya bawa dari rumah dan disini cukup beli susu ultra buat Shira (Rp.3.000).

Total Kerusakan adalah Rp.70.000 (karena ngebungkus bakso dimunjul 3 porsi)

Jumat (7 sept 2012)

Galian dimana-mana itu kampreto sekali deh, bikin senewen tiap pagi dan sore. Jadinya karena kemaren udah pulang cepet diputuskan untuk sekali-kali pulang lebih lambat dan kentjan bersama pak suami.

Kentjannya ngapain? Dinner romantis? Nonton film sambil pelukan? Ih basi. Trus ngapain? Melakukan aktifitas favorit kami berdua sejak zaman pacaran dan masih berkantor di Matraman yaituuuu…….. Baca gratis di Gramedia Matraman 😀

Toko bukunya gede dan bukunya pasti ada sample nya. I love Gramed Matraman lah pokoknya. Untungnya SPG sama satpamnya sering di ganti, kalo enggak takutnya muka gw sama suami di Blacklist karena keseringan baca gratis disini.

Oia kalo anak pajak yang ngantornya dimatraman pasti ngerti deh, disini kan tempat ngeceng andalan. Bahkan temen gw ada yang sampe nikah sama pegawai Gramedia  karena keseringan maen kesini. Gimana gak jadi andalan coba, cukup modal 10 ribu buat makan mie ayam bang Boy depan ajah, bacanya kan gratis 🙂

Tapii malam itu kami gak makan di Mie Ayam bang Boy, udah bosen jadi nyari tempat yang baru lah. Nyari nya sambil jalan pulang, otomatis wilayah pencarian meliputi Mantraman Raya ke arah Otista.

Tiba-tiba pandangan tertumbuk pada sebuah warung pinggir jalan yang jualan mpek-mpek dan Bakmie,Lokasinya persis di depan Hotel Fiducia, kok kayaknya rame yaa yaudin melipir masuklah. Mesennya standar pesenan orang yang amatir di dunia mpek-mpek : Kapal Selam sama Keriting buat gw dan Kapal Selam dan Kulit buat suami.

Rasanya? Enaak, at least lebih enak daripada Pak Raden buat lidah gw. Cuman cuko nya base rasanya kok agak manis ya, jadinya gw tumplekin sambel yang banyak biar agak “menggigits”. Minumnya es teler buat suami dan jus terong belanda.

Berapa Total Kerusakan? Rp.59.000 saja (ditambah sama parkirnya seribu)

Total Kerusakan ditambah Komik suami Rp.100.000 (karena suami beli komik 2 pc ,harga komiknya Rp.20.000/pc anjritt makin mahal aje nih komik)

Terbukti kan, bisa kok makan dan jalan-jalan kemana-mana tapi dompet gak jebol. Kuncinya tentu saja : Pengendalian diri dan tagihan KPR dan tagihan lain-lainnya yang terus membayangi tiap langkah anda 😀

Hidup Hemat!! Hidup Merki!!!