Category Archives: Tips&Trik

Rumah Bersih : Jangan ada debu diantara kita

Jujur aja ya, tugas terberat sebagai pemilik rumah setelah membayar cicilan KPR adalah…memelihara kebersihan rumah itu sendiri. Kadang gue berharap terlahir sebagai penyihir supaya hidup lebih mudah, tinggal ayun tongkat sihir ajaib ke setiap pojok rumah dan wuuushh rumah bersih seketika.

Sayangnya karena gue belum berjodoh menikah dengan Harry Potter atau Pangeran William jadi impian bisa menyihir rumah tetap bersih atau punya seratus asisten rumah tangga kandas gak bersisa. Tergigit realita, hidup ini memang penuh perjuangan bung *singsingkan lengan baju*

Apalagi sebagai ibu bekerja gue cuma punya waktu diakhir pekan itupun harus berbagi dengan setumpuk agenda lainnya seperti : belanja mingguan dan masak, rasa-rasanya kok ya makin berat rintangan buat bersih-bersih rumah ini.

Salah satu tantangan membersihkan rumah buat gue, ini baru separuh dari koleksi komik di rumah kami

Salah satu tantangan membersihkan rumah buat gue, ini baru separuh dari koleksi komik di rumah kami

Tantangan dalam membersihkan rumah

Selama ini ada beberapa hal yang menghambat kegiatan gue membersihkan rumah, diantaranya:

  1. Debu yang beterbangan ketika dibersihkan membuat suami dan anak yang alergi debu sangat menderita. Mulai dari batuk hingga bentol-bentol dikulit karena debu membuat gue harus ekstra hati-hati ketika membersihkan rumah. Kemoceng is a big NO for us karena bikin debu beterbangan kemana-mana;
  2. Banyak sudut-sudut yang sulit dijangkau untuk dibersihkan misalnya : atas lemari, belakang sofa atau kolong tempat tidur. Harus keluar tenaga ekstra untuk membersihkan tempat-tempat ini deh, belum lagi debunya *lelah*
  3. Rumah gue desainnya minim sekat dan banyak jendela yang dimaksudkan untuk memperlancar sirkulasi udara. Udara memang lancar mengalir sih tapi yaa debunya ngikut juga, hiks;
  4. Koleksi komik gue dan suami yang jumlahnya hampir 1500 buah itu perlu penanganan ekstra supaya terhindar jadi sarang debu;
  5. Ngebersihin rumah itu capek, hayati lelah bang. Apalagi senin sampai jumat sudah dipakai untuk bekerja rasanya weekend tuh cuma tersisa sedikit tenaga, maunya ya dipake untuk kegiatan yang menyenangkan.

Makanya gue ikutan acara #TUMLuncheon yang digagas The Urban Mama dan Electrolux pada hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2016 lalu. Pada acara yang berlangsung di The HOOK Restaurant ini, #TUMExpert Diana Pratiwi atau akrab dipanggil mbak Montje membagi trik membersihkan rumah secara efektif.

Sebagai gambaran  mbak Montje ini memiliki usaha sewa ruang penginapan yang diurusnya sendiri tanpa bantuan asisten loh, hebatnya lagi penginapan yang dikelolanya juga mendapat pengakuan atas pelayanan dan kebersihannya yang jempolan. Sungguh gue ingin menjura padamu mbak Montje.

 

 

rumah bersih dan sehat dengan vacuum cleaner electrolux

mbak Montje (kanan) dan mbak Marsha Tungka (kiri) sedang berbagi tips menciptakan rumah bersih dan sehat dengan vacuum cleaner electrolux

Tips-tips membersihkan rumah dari mbak Montje antara lain:

  • Membagi jadwal membersihkan rumah menjadi 3 jenis yaitu : harian, mingguan dan bulanan. Kegiatan yang mudah untuk dilakukan baiknya diterapkan secara harian misalnya menyapu, mengepel, mengelap meja. Kegiatan yang memerlukan waktu dan tenaga lebih diterapkan secara mingguan, seperti membersihkan kamar mandi, mengelap kaca-kaca jendela. Sedangkan pembersihan mendalam dan menyeluruh baiknya dilakukan sebulan sekali.
  • Bersihkan sampai ke tempat-tempat sulit seperti sudut sofa, karpet, kolong tempat tidur dan sebagainya karena debu yang bersarang disana berpotensi menimbulkan alergi atau penyakit. Cuma yaa ngebersihinnya capek banget. mbak montje kok kamu bisa siih ga pake asisten.
  • Jangan ragu menggunakan perangkat yang mempermudah pekerjaan kita dalam membersihkan rumah. Teknologi itu hadir untuk memudahkan kok. Setuju mbak Montje!!

Apa sih arti rumah bersih dan sehat buat mamah etty?

Buat gue rumah bersih dan sehat adalah rumah yang sirkulasi udara dan cahaya nya baik juga debunya minimal. Karena menghilangkan debu 100% adalah hal yang mustahil, semustahil Nicholas Saputra melamar gue jadi istrinya. Mau rumah bergaya trendy dengan perabot bergaya shabby chic atau Gothic sekalipun percuma lah kalo debunya numpuk apalagi disarangin kecoak. Hih ngeriii.

Selama ini gue membersihkan rumah dengan bantuan alat-alat konvensional berupa :

  • Lap kain untuk membersihkan debu yang menempel pada permukaan meja, rak buku dan kusen jendela;
  • Sapu lidi untuk membersihkan gorden dan karpet. Tepatnya sih membuat debu dari gorden dan karpet beterbangan ke sekeliling rumah 🙁
  • sapu ijuk dan kain pel untuk menyapu dan mengepel lantai.

Sudah lama gue mencoret kemoceng sebagai bagian dari tim bersih rumah karena malah membuat debu semakin liar beterbangan kemana-mana.

Fungsi Dan Keunggulan Vacuum Cleaner

Ketika mbak Marsha Tungka, product marketing small appliances and vacuum cleaner Electrolux Indonesia berbagi ilmu mengenai Vacuum Cleaner gue langsung ngiler mamiih. Bukan karena mbak Marsha kece berat yak ngilernya tapi karena vacuum cleanernya bikin mupeng. Selama ini ternyata banyak hal yang telah salah gue mengerti dari alat ini dan gue enggak sendirian.

Masih banyak masyarakat yang salah paham dan belum mengerti kegunaan vacuum cleaner. Vacuum cleaner dianggap sebagai alat pembersih karpet semata, pun penggunaannya masih dianggap sulit dan sering dituduh sebagai barang mahal.

Padahal bila dibandingkan dengan alat pembersih konvensional vacuum cleaner relatif lebih unggul, karena :

  1. Dapat membersihkan lantai & karpet. Jadi cukup satu alat, dan bebas debu beterbangan. Merdeka!!! *teriak suami dan anak-anak*
  2. Dapat menyedot debu, air dan menyemburkan udara.
  3. Dapat menyedot debu dan kotoran yang kasat mata sampai 0,3 mikronmeter, apalagi electrolux dengan teknologi High-Efficiency Particulate Arrestance (HEPA) terbukti 99,99 persen debu yang masuk tidak bisa keluar lagi.
  4. Teknologi user friendly , untuk tipe yang stick malah ada yang cordless alias bebas kabel. Duh ini impian ibu-ibu yang punya bayi banget kayaknya, apalagi kalo bayinya lagi belajar merangkak kelilig rumah.
  5. Tersedia berbagai tipe dengan harga bervariasi. Pilih sesuai kebutuhan rumah tangga masing-masing lah cocoknya pake Vacuum cleaner tipe mana.
  6. Filter dapat dibersihkan dengan mudah.

Wish list Mamah

imageexternal-aspxYou may call it Love at the first sight, as cheesy as it may sound but i know when i see it. Its the one. Dia langsing, berwarna sangat kekinian rose gold mamaaahh *pingsan* dan cordless alias tak berkabel sama sekali.

Kayaknya kalo bersama Electrolux Ergopido ZB3114AK ini kegiatan bersih-bersih rumah bisa lebih mudah dan menyenangkan deh. Karena dia memenuhi kriteria gue untuk menciptakan rumah bersih yag sehat dan minim debu.

Karena neng Ergopido ZB3114AK atau kita sebut saja zaenab ini punya :

  • Dua mode pembersihan yaitu reguler atau super cepat dan bertenaga. Cocok untuk gue yang kalo bersih-bersih rumah seringnya buru-buru.
  • Nirkabel, cordless, gak berkabel. Duh harus yaa gue ulang untuk kesekian kalinya kalo bayi lucu dirumah lagi belajar merangkak dan betapa ribetnya gue kalo dia narik-narik kabel? 😀
  • Kepala isap yang dapat bermanuver 180◦ dengan desain yang ergonomis.
  • Desain yang baik dan bisa ditinggalkan dengan posisi berdiri dilantai. Jadi kalo kegiatan bersih-bersih rumah terpaksa disela untuk menyusui anak atau mengganti popok si vacuum cantik ini tetap bisa berdiri  sambil menunggu ku jamah kembali.
  • Brush roll clean sehingga mudah membersihkan rambut dan serat yang kusut dan menyangkut pada rol sikat.Jadi gak ada cerita vacuum nya rewel karena kesumbat rambut rontok 😀
  • Batere dengan kekuatan Lithium Turbo Power yang punya waktu pengisian batere yang cepat. Alhamdulillah lah pokoknya mah.

Apalagi Electrolux dengan pengalaman lebih dari 100 tahun  sudah banyak berinovasi menciptakan produk penghisap debu yang sesuai kebutuhan konsumen dan dengan inovasi terdepan.

Jadi mari cuss kita bersih-bersih rumah supaya sehat dan jangan lupa bahagia.

#Over100YearsElectroluxVacuum

BUAT KAUM ADAM : TIPS PDKT

Kenapa harus ngasih tips PDKT cobak? 😀

Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya

~Terlalu Lama Sendiri – Kunto Aji~

 

Karena salah satu misi gue bulan ini adalah mengentaskan kejombloan. Ada alasan kenapa lagu nya Kunto Aji yang gue tulis diatas laris di pasaran. Kenapa? Karena banyak yang merasa terwakilkan perasaannya lewat lagu ini. Perasaan terlanjur nyaman dalam kejombloan. Bukannya gak mau nyari pasangan tapi mau mulai nyari kok rasanya males karena terlanjur enak dan takut gagal (lagi).

Di postingan ini gue pengen ngasih sedikit petunjuk dari sisi perempuan, gimana sih caranya supaya kalian para laki-laki enggak salah langkah dalam pendekatan alias PDKT sehingga kamu-kamu yang masih jomblo bisa keluar dari zona kejombloan.

TIPS PDKT: berpegangan tangan dengan pasangan apalagi yang halal membawa ketenangan tersendiri pic source: pixabay

TIPS PDKT: berpegangan tangan dengan pasangan apalagi yang halal membawa ketenangan tersendiri
pic source: pixabay

Tips PDKT ini utamanya efektif untuk yang berumur awal atau akhir 30-an. Kenapa? Karena menurut gue pribadi kalo umur dibawah itumah belum perlu-perlu amatlah tips PDKT beginian karena pasti masih sering PDKT atau di PDKT-in.

Terus menurut mamah yang umurnya segitu udah jarang PDKT?

“Emangnya masih sering?” *kemudian mamah dijadiin sansak*. Tenaaang maksudnya karena umumnya di umur segitu laki-laki lagi seneng-senengnya ngejar karier sehingga ilmu PDKT nya lama gak diasah dan akhirnya kadaluarsa dimakan waktu.

Tapi ada juga kasus khusus, misalnya seseorang berumur awal 20-an tapi sama sekali belom pernah menjalin hubungan percintaan.

Emangnya ada?
ADA BANGET.

Contohnya Joni, junior gue yang pernah dibahas pada postingan yang ini. Joni selama hidupnya belum pernah menjalin hubungan percintaan baik itu sejenis atau dengan lawan jenis. Hidupnya selama ini baik-baik saja dan tidak merasa ada kekurangan, tapi sekarang Joni memutuskan mungkin sudah saatnya dia berusaha mencari pasangan.

Joni berubah pikiran bukan karena pengaruh lingkungan apalagi tekanan dari atasan. Sederhananya karena Joni mengikuti naluri dasarnya sebagai manusia, ingin melengkapi separuh agama juga ingin berkembang biak.

INI OPENINGNYA LAMA AMAAATTT

Cihh gak sabaran.

Okeeeyy mari kita masuki langsung kulikan tips PDKT:

  1. Bulatkan tekad kembali ke pasaran.
    Karena segala sesuatu itu tergantung niatnya *benerin jilbab*. Tahap ini bertujuan meluruskan niat PDKT itu sendiri, mau kemana? sama siapa? semalam berbuat apa? *ehhh* Maksudnya tujuan PDKT nya buat apa? Casual dating atau bertujuan mulia menggenapkan separuh agama? Karena beda niat beda langkah loh. Orang yang berniat sekedar casual dating buat memperluas pergaulan tentunya gak akan mempertimbangkan faktor suku apalagi agama. Yang bertujuan nikah pasti merhatiin lah, minimal faktor agama but that’s another topic. Atau mau baca postingan lama gue mengenai apa yang harusnya dipikirkan sebelum menikah? 😀
  2. Setelah tekad udah sebulat tahu yang digoreng dadakan, selanjutnya adalah mencari subyek untuk di dekati.
    Bisa melalui aplikasi kekinian semacam Tinder atau Setipe (gak gue link ah, males amat ga dibayar LOL) atau pake cara klasik tradisional yaitu liat yang terdekat diseputaran kita, bisa juga minta kenalin temen. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Tapi intinya kalian para jomblo harus menyatakan dengan jelas pada dunia bahwa kalian sedang mencari pasangan. Semakin banyak yang tau semakin bagus karena kesempatan jadi makin banyak.
    Malu? Oh plis, mencari pasangan itu hal yang biasa kalo mencari tuyul barulah agak luar biasa. Intinya gak perlu malu.
  3. Persempit pilihan atau kriteria subyek yang akan di dekati
    Ini salah satu tips PDKT klasik. Mau nyari yang kisaran umur berapa? Background pendidikannya apa? Atau malah punya kriteria fisik tertentu, jangan ragu jangan malu namanya juga usaha. Atau lebih suka babat aja dulu semua? Oke aja sih tapi makan waktu banget. Kalo pake aplikasi mah enak ya tinggal filter-filter aja beres deh dalam waktu beberapa menit. But please be wise dan jangan lupa buka pandangan lebar-lebar. Saran gue sih, jangan terlalu saklek dengan kriteria yang kita susun. Kenapa? Karena jodoh itu jorok, bisa datang kapan saja dan darimana saja.
  4. Gali informasi sebanyak-banyaknya mengenai subyek yang akan didekati.
    Setelah mendapat subyek yang akan didekati tentunya, baiknya pada tahap ini lu punya 2 atau 3 subyek yang akan didekati. Bukan ngajarin rakus yah, tapi seumpama pergi berlayar kita selalu butuh pelampung *kemudian keselek kapal-kapalan*
    Zaman sekarang mah menggali info tentang seseorang itu gampang banget, dengan catatan akun sosmednya gak digembok. Buka aja semua akun sosmed calon subyek, liat dan amati hobby, makanan kesukaan, bertingkahlah seperti stalker professional dan jangan bawa perasaan pada tahap ini karena merepotkan. Status aja belom jelas kok baper. Kalo lagi beruntung kalian bisa lihat tipe cowok idaman calon gebetan juga. Dari status-status Facebook nya, caption-caption Instagramnya mulai petakan jenis apakah subyek kita nanti.
    Maksudnya gimana itu mah?
    Maksudnya jenis yang suka bercanda kah, religius atau malah pelit status dan caption yang menandakan dia tipe yang…misterius atau malah bokek karena gak punya paket internet. Tahap ini ibarat memetakan medan peperangan, semakin banyak kita tau semakin bagus.
  5. Mulai dekati subyek. Jika merasa tahap pemetaan sudah maksimal, silakan maju dan berperang di medan laga. Makanya tahap pemetaan harus cepat dan efektif, usahakan dalam seminggu udah sampe tahap ini. Kalo kelamaan takutnya petanya gak up to date lagi karena perubahan iklim dan demografi. Pada tahap ini saran gue :

    BE YOURSELF BUT IN BETTER VERSION.

    Apa pula itu maksudnya? Maksudnya jangan sok humoris padahal becandaan lu garing, jangan bilang-bilang dulu kalo lu gak suka mandi, jangan ngumbar aib-aib lu dulu. Kenapa? Come on, namanya juga tahap pertama jangan langsung matiin pasaran dong ah.Tapi juga jangan penuh kepalsuan, takutnya begitu aslinya kebongkar gebetan lu kabur keluar kota terus ganti identitas saking traumanya.

  6. Pujilah subyek dengan elegan dan (keliatan) tulus
    Jadi ketika berkirim pesan singkat atau mention-mentionan selipkan pujian untuk gebetan anda. Ingat, enggak semua perempuan suka bunga tapi hampir semua perempuan suka dipuji walaupun dibibir kadang berkata sebaliknya.
    Dengan catatan: kalo pujian itu (seakan) tulus. Kalo pujiannya maksa dan membabi buta mah sapa yang sudi. Seonggok insan tampan seperti Hamish Daud aja gak pelit pujian loh

    TIPS PDKT : PUJILAH AKU SETULUS HATIMU BANG

    TIPS PDKT : PUJILAH AKU SETULUS HATIMU BANG

    #LambeTurah United

    TIPS PDKT : akan lebih mudah kalo punya muka begini pic source: detikhot

    TIPS PDKT : akan lebih mudah kalo punya muka kayak Hamish Daud begini
    pic source: detikhot

    Gimana mendeteksi kalo pujian kita masuk kategori “maksa”?
    Cara termudah untuk tau sih, kalo subyek yang dipuji tidak memberi tanggapan sama sekali sehingga terciptalah suasana hening yang canggung pada percakapan kalian. Dan ingat: JANGAN CAMPUR PUJIAN UNTUK DIA DENGAN MAKSUD MEMUJI DIRI SENDIRI!!

    It’s a big no no.

    Misalnya :
    Komen di postingan instagram atau path si dia yang sedang berolahraga
    kamu : “Wah rajin yah pulang kerja langsung ke gym, pantes kamu keliatan seger (kalo udah pernah ketemu, kalo belum pernah cukup puji kerajinan dia aja)”
    Dia : “Ah ini juga baru mulai kok” (atau jawaban basi lainnya)

    Komentar ini akan jadi sangat memuakkan kalo kemudian kamu lanjutkan dengan:
    Kamu : “Kalo aku sih senengnya lari, bulan lalu aku ikutan trail run loh 50 KM terus minggu depan mau ikutan Marathon Jomblo di Bekasi. Bulan depan aku udah rencana mau jalan kaki keliling pulau Jawa”
    Padahal gak ada yang nanya. Inget jangan hard selling, soft selling selalu lebih menarik. Cukup mention aja kalo kamu suka lari jangan langsung ngumbar pencapaian yang belum tentu dia pengen denger. If we want to know something, we would ask or simply stalk. Percaya deh pada kemampuan perempuan mencari tau 🙂

  7. Jangan ngasih hadiah berlebihan atau terus menerus karena kami bukan Rey Utami
    Kecuali kalo lu mampu ngasih mobil terus dilanjut jam tangan yang harganya 2 Milyar. Kalo cuma mampu beliin bunga sama boneka mah jangan lebay lah. Tiap hari ngirimin cewek bunga yang ada bukannya jadi pacar, itu cewek bisa buka florist.
    Kreatif lah sikit bang, ketika cewek bilang lapar pas lagi chat coba kirim cemilan lewat Go Food atau delivery in pizza. Tawarin untuk ngejemput dia kalo dia bilang lagi lembur, bilang aja searah (padahal rumah si cewek di Bekasi dan rumah lu di Pluit). Tapi ingat jangan pernah berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu temennya setan. MUBAZIR.

  8. Misterius dikit biar dia penasaran
    Rumusan tiga hari muncul satu hari ilang masih berlaku gak sih?! Maklum udah lama gak di PDKT in orang nih 😀 Intinya sih ngilang sebentar ketika komunikasi mulai intens itu selalu BAIK asal jangan kelamaan yang ada gebetan digondol orang.
    Masalah pengaturan tempo tarik ulur ini tolong diukur sendiri yah, karena biasanya berbeda tiap orangnya. Karena terus-terusan ada dalam tahap PDKT itu BORING, eh apa ini gue doing yah?!? Tolong dong perempuan-perempuan laen kasih pertimbangan kalian sukanya yang kadang suka ngilang terus bikin kangen atau justru yang ada dan selalu siap setiap saat kayak tukang ojek online?!?

Gileee panjang amat postingan gue *pingsan*

Semoga TIPS PDKT ini bisa sedikit memberi pencerahan bagi insan-insan yang membutuhkan. Kalo mau nambahin boleh looh, atau mau sekalian ngiklan kalo masih jomblo juga diterima.

Sekian pembahasan receh tapi panjang ini, do’a mamah semoga tips pdkt ini dapat mengurangi tingkat kejombloan di wilayah NKRI.

Salam Super…star, karena baik berpasangan atau tidak semua orang adalah bintang dalam kehidupannya *kibas poni*

Cerita Menggunakan BPJS Kesehatan Untuk Melahirkan

” Sayang bisa panggil bidannya sekarang aja gak? Kayaknya mau ngelahirin banget ini” sambil pasang muka *awas aja kalo lu lelet nanti gue cakar* sementara suami cuma bisa menurut, ya kali dia berani nantangin harimau mau beranak.

Jarum jam menunjukkan pukul 7 malam lewat sedikit, ketika bidan dari ruang sebelah datang dan berkata ” Aduuuh ibu kan baru setengah jam dari bukaan 4, sabar aja yaa sebentar lagi. Sekarang saya cek dalam lagi ya “

Gue pasang ekspresi *ini gue pengen ngeden sekarang*

Sementara sang bidan melakukan…yah entah apa dibawah sana.

” Astagfirullah, udah lengkap ini bukaannya. Jangan ngeden sekarang ya bu, sebentar saya siapin dulu peralatannya “.

Itu sekelumit keadaan yang terjadi di tanggal 4 April 2016, jangan tanya mulesnya waktu itu kayak gimana deh *sapa juga yang mau nanya* Alhamdulillah pukul 8:02 malam lahir puteri kedua kami (gue dan suami, bukan sama George Clooney karena poliandri itu selain dosa juga dilarang pemerintah).

Setelah lelah bertaruh nyawa demi melahirkan buah cinta dengan sehat dan selamat,  yang lebih melegakan kami tidak perlu ngeluarin duit satu rupiah pun untuk segala pelayanan kesehatan yang kami terima. Gratis. Dan bukan karena gue cantik mempesona dan soleha luar biasa, melainkan karena gue pake kartu BPJS Kesehatan.

img_20151213_1708301

Penampakan di minggu ke-36, sengaja pasang fotonya yang jauh dan tampak depan biar dipuji hamilnya tetep langsing dan cantik. Padahal mah aslinya kayak kebo. LOL

Gimana hati ibu pelit ini gak bahagia coba? Cuma bisa bilang Alhamdulillah *kemudian dana yang disiapin buat biaya melahirkan di tabung dicelengan ayam*

Banyak temen dan tetangga gue yang ragu untuk menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan untuk melahirkan, konon kata mereka pelayanannya ribet dan jauh dari ramah. Gue sendiri sempat ragu sebelum akhirnya memutuskan pake kartu BPJS Kesehatan ini. Padahal terhitung hampir 7 tahun kami sekeluarga terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan (dulunya ASKES).

Mamah kan mampu kok pake BPJS? BPJS Kesehatan kan buat orang miskin mah *sambil melotot ala Lely Sagita*

Huuusshhh!! Gini-gini mamah kan tagihannya banyak *ehh*

Enggak laah *kemudian keselek tagihan listrik*, sebenernya ketika umur kehamilan masuk minggu ke-36 si bayi dalam perut posisinya melintang dan terbelit ari-ari sehingga dikhawatirkan akan sulit lahir secara spontan pervaginam atau lahiran normal. Sementara asuransi kantor enggak mengcover biaya melahirkan untuk karyawati sama sekali *tatap nanar pak dirjen*

Biaya melahirkan melalui mekanisme operasi sectio caesaria atau sesar sendiri biaya aduhai sekali di Ibukota nan kejam ini. Biaya melahirkan melalui operasi sesar di Rumah sakit-rumah sakit sekitar Cibubur aja berkisar di angka 8 – 20 juta untuk kelas III (iyaa gak salah baca, itu kelas III bukan VIP).

Itu duit semua mamiiih, gak bisa dicampur daun pisang apalagi daun pintu *banting celengan ayam* apalagi kami baru aja bayar uang pangkal dan segela tetek bengek biaya masuk SD anak pertama yang angkanya juga aduhai. Bukannya mau ngerampas hak orang miskin atau gimana ya, tapi kan gue juga anggota *pasang senyum soleha*

Jadilah gue dan suami memutuskan, pake BPJS lah kita sayang. Persyaratan menggunakan BPJS Kesehatan untuk melahirkan sebenernya gak terlalu banyak tapi gak bisa dibilang mudah juga buat gue :

  1. Ibu hamil minimal memeriksakan diri di faskes (fasilitas kesehatan) tingkat I sebanyak 4 kali selama masa kehamilan (PR banget buat gue yang faskes tingkat I nya di Puskesmas deket rumah, sementara dari kantor jauhnya nauzubillah);

  2. Hasil pemeriksaan itu dicatatkan pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), buku ini harus selalu kita bawa baik ketika kontrol atau akan melakukan persalinan;

  3. Dari faskes tingkat I kita akan diberikan surat rujukan untuk melakukan persalinan di faskes tingkat II atau tingkat III (tergantung kondisi, dalam kasus gue faskes tingkat I tidak melayani persalinan);

  4. Foto kopi Kartu keluarga, Buku Nikah, KTP sebanyak 2 lembar dan kartu BPJS Kesehatan suami dan istri sebanyak 6 lembar;

  5. Perlengkapan melahirkan dan setelah melahirkan (semisal: kain sarung, daster berkancing, pembalut melahirkan dan baju untuk bayi) harap disiapkan dibawa sendiri (yaiyalah masa udah gratis terus ngarep dikasi macem-macem LOL);

Gue juga nanya-nanya pengalaman teman dan saudara yang melahirkan menggunakan fasilitas BPJS kesehatan ini, ehh ke blogger juga nanya dongs *lirik mba armita* Alhamdulillah makin yakin deh.

cover-buku-kia-2012

Iniloh penampakan buku Kesehatan Ibu dan Anak yang harus banget dibawa selalu kalian pengguna BPJS Kesehatan yang mau melahirkan                       pic source: buku-kia.com

Berhubung gue melahirkan di Puskesmas Kecamatan (sekarang namanya jadi Rumah Sakit Umum Daerah Tipe D) jadi tidak ada biaya kamar bayi dan sebagainya, sementara sepupu gue yang melahirkan di Rumah Sakit Swasta rekanan BPJS ada biaya tambahan bila bayinya belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Laahh, emang bayi baru lahir bisa jadi peserta BPJS Kesehatan??

bpjs

mendaftarkan bayi dalamkandungan jadi peserta BPJS

Bisa dan harus kalo mau gratis semua-muanya.

Gue sendiri baru tau ketika sepupu gue melahirkan dan bayinya udah punya kartu BPJS Kesehatan *prok-prok-prok* nama yang tertulis di kartu adalah “Janin Nyonya (nama ibu)” .

Minimal pengurusan kartu untuk bayi ini ketika kehamilan si ibu menginjak 7 atau 8 bulan (jaga-jaga kalau melahirkan lebih cepat) karena pembayaran iuran pertama paling lambat 30 hari sebelum HPL dan kartu BPJS Kesehatan itu dinyatakan sah dan berlaku sejak pembayaran iuran pertama itu.

Semua persyaratan itu bisa dibawa ke kantor BPJS Kesehatan di wilayah terdaftar. Nanti setelah si bayi lahir baru deh dilakukan perubahan data sesuai nama dan NIK (nomor Induk Kependudukan) bayi itu.

Alhamdulillah setelah semua kerempongan ngurus ini-itu karena khawatir harus operasi sesar ternyata gak kejadian, bayi kami lahir melalui proses normal. Setelah dirawat selama dua hari di Puskesmas Kecamatan kami sekeluarga bisa pulang dan berbahagia dirumah sendiri.

img_20160405_174953

Penampakan si bayi ketika baru lahir dan sekilas ruang rawat inap di Puskesmas Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur

Oiyaa selama perawatan ibu dan bayi dirawat dikamar yang sama alias rooming in, bayi cuma diambil ketika mau dimandikan oleh bidan. Dan menurut gue semua bidan dan perawatnya PRO ASI BANGET-BANGET, karena tiap kali mereka ngecek (2 kali sehari untuk tensi dan pengecekan lainnya) pasti gue disuruh nyusuin supaya mereka liat kita udah bener apa belom perlekatannya.

Bisa gue katakan dengan yakin, gue puas dan gak nyesel udah pake BPJS Kesehatan ini. Perawat dan bidannya pun ramah dan yang pasti gak ada biaya tambahan apapun *ketawa bahagia*

 Jadi buat ibu-ibu yang sekarang lagi hamil dan galau kayak gue dulu, gausah galau lagi lah kalo mau pake si BPJS Kesehatan ini. Asal prosedur dan persyaratannya kita ikutin, dijamin gak ada yang ribet dan gak ramah. Sebagai sesama pelayan masyarakat *uhukk* yang seringkali bikin para frontliner itu kurang ramah adalah : orang-orang yang pengen dilayani secepet-cepetnya tapi persyaratan gak dibawa lengkap, terlalu mengandalkan petugas sementara petugas itu sendiri punya banyak orang lain untuk dilayani.

Salam super…

meme-mario-teguh

ingat-ingat kata pak maryono

wpid-img_20150708_171907-01.jpeg

Kenalan Sama Mc Donald’s Digital Gift Card

Hari Rabu tanggal 8 Juli yang lalu, mamah and the gang (yang orangnya itu-itu aja) dapat undangan launching Digital Gift Card nya Mc Donald’s.

Apaan tuh mah?

Pernah makan di Mc Donald’s ?

Yakin 1000% deh mamah, pasti semuanya pernah. Minimal ngajak anak, adek atau keponakan makan ke sana 😀

Nah Digital Gift Card ini adalah hasil kolaborasi yang apik antara Kartuku dan Mc Donald’s Indonesia. Jadi Digital Gift Card ini adalah voucher digital yang bisa dibelanjakan di semua outletnya Mc Donald’s Indonesia.

image

Launching Digital Gift Card

Mau lebaran gini sering dapet hadiah voucher kan? Atau justru beliin voucher untuk hadiah teman atau sodara.

Ga pernah dapet? Kasiaaan *puk-puk virtual*

Menurut kalian apa yang jadi kekurangan utama dari voucher?

Jangan bilang kurang banyak *toyor pake sendal*

Menurut gw kekurangan utama dari voucher adalah : rentan rusak karena terbuat dari kertas dan penggunaannya yang sedikit tricky karena biasanya voucher hadir dalam kelipatan jumlah tertentu misalnya 100.000 rupiah.

image

Kartuku digital gift card

Nahh, kedua hal itu akan teratasi kalo kita pake Digital Gift Card ini, karena bentuknya semacam kartu debit yang cakep dan kokoh dan penggunaannya lebih fleksibel. Semisal kita mau beli es krim sundae di Mc Donald’s yang harganya cuma 8 ribuan, tinggal gesek digital gift card kita dan saldonya berkurang sejumlah itu deh. Gak mesti langsung diabisin kayak pake voucher biasa.

Pas launching kemaren Pak Adrian Anwar selaku Chief Commercial Officer nya KartuKu juga berhasil mementahkan kegamangan gw akan kestabilan data dan kemungkinan error si Digital Gift Card ini.

Secara yee, mamah etty galau karena takut saldonya si Digital Gift Card ini ilang karena datanya rusak atau server error misalnya.

Mentah semua keraguan mamah gaees, karena Pak Adrian menjelaskan pengalaman KartuKu yang ternyata Udah  15 tahun melayani layanan perbankan di Indonesia. Beda 2 taun doang sama umur mamah ih *senyum soleha*

Ibu Yanti Lawidjaja, Finance and IT Director nya Mc Donald’s juga menjelaskan betapa efisiennya penggunaan Digital Gift Card ini, pastinya sih bisa memangkas lamanya antrian karena tinggal gesek langsung beres ya. Emang deh, Mc Donald’s Indonesia ini terdepan banget untuk inovasi teknologi.

Mc Donald’s Gift Card ini untuk sekarang tersedia dalam pecahan 50.000 dan 100.000 rupiah.

image

Launching Digital Gift Card Mc Donald's

Mudah-mudahan ke depannya ada peningkatan lagi jadi McDonald’sDigital Gift Card nya bisa di top up seperti electronic money atau ada keuntungan lebih bagi penggunanya misalnya bisa dapet diskon di merchant-merchant lain.

Jadi buat yang masih bingung mau ngasih hadiah apaan buat keponakan dihari lebaran kayaknya bisa banget nih Mc Donald’s Digital Gift Card ini dipilih.

Sekalian mengajarkan generasi muda mengenai pentingnya transaksi non tunai. Masyarakat yang maju itu justru yang tinggi transaksi non tunai nya loh. Apalagi dari segi transparansi transaksi keuangan, Go Cashless Society!!

Terimakasih yaa Kartu Ku dan Mc Donald’s Indonesia.

Serba-serbi Cibubur Part 1

Berhubung mamah sering banget ditanyain ” Beli rumah di cibubur recommended gak sih? Macet gak sih? endesbre endesbre”. Makanya edisi hari ini mamah mau ngupas plus-minus nyari rumah di Cibubur. Dan mana sih yang beneran daerah Cibubur.

Cibubur

Daerah dengan kode 13720 ini adalah sebuah wilayah kelurahan di kecamatan Ciracas – Jakarta Timur yang terbentuk sejak 20 Maret 1991. Terdiri dari 14 Rukun Wilayah Luas wilayah kurang lebih 4.509 km2

sumber: www.kelurahan-cibubur.org

petakelurahancibubur

Nah kalo yang sekarang sering disebut “Cibubur” oleh banyak orang justru daerah-daerah yang secara geografis jauh dari Kelurahan Cibubur itu sendiri.

Perumahan Kota Wisata? Nope bukan Cibubur, secara wilayah itu masuk Bogor.
Perumahan raffles hills? Depok ituuu.

Makanya buat yang lagi nyari rumah di daerah Cibubur, pastikan dulu satu hal : anda mau jadi warga daerah mana?

Jakarta? Depok? Bekasi? Atau justru Bogor?

Jangan sampe dimulut sering menghina dina temen yang rumahnya Bekasi eeeh taunya lu beli rumah di Bekasi juga.

Contoh:

Budi sering menghina Badu yang rumahnya di Bekasi. Budi beli Rumah di Cibubur villa 2. Badu memberi selamat pada Budi karena telah menjadi warga bekasi. Budi syok karena Cibubur Villa 2 ternyata masuk wilayah Jati Sampurna – Bekasi. Selamat menjilat ludah sendiri ya Bud.

Buat warga Jakarta lagi nyari rumah dan pengen tetap jadi warga Jakarta, silakan mencari rumah di wilayah kelurahan Cibubur.

Kelebihannya:

  • Ente ga perlu ribet-ribet ngurus pindah kependudukan ke luar Jakarta. Tetep ngurus pindah sih tapi relatif lebih gampang karena masih Jakarta.
  • Sekolah Negerinya banyak dari SD sampe SMA (kalo Udah punya anak sekolah) dan kualitasnya beragam dari yang biasa sampe unggulan alias SSN ada.
  • Angkutan umum relatif lebih lengkap dan ada 24 jam, hampir semua wilayah dilewati angkot. Yang gak ada di Cibubur itu Stasiun Kereta sisanya lengkap dah.
  • Pilihan belanja beragam, mau yang tradisional atau modern ada semua. Oke, emang gak mungkin sekeren Pasar Modern BSD sih tapi yang penting ada lah. Mall andalannya tentunya the one and only : Cibubur Junction.

cibubur junctiongambar dari: sini

Kekurangannya:

  • Harga jual rumah atau tanah di daerah sini udah mahal banget. Harga tanah antara 3-5 juta/m tergantung lokasi.
  • Tidak ada pengembang besar, jadi yang ada adalah pengembang kecil atau pribadi. Umumnya sih bentuknya cluster kecil dengan jumlah 8-10 rumah bahkan ada yang kurang dari itu. Yang lebih banyak justru pilihan rumah second. Jadi kemungkinan pengurusan KPR lebih ribet sikit daripada kalo kita ambil rumah dari pengembang besar.
  • Ada beberapa kawasan yang kalo musim hujan udah pasti banjir. Lokasinya dipinggir kali Cipinang. Jadi pastikan kalo nyari rumah ya jangan daerah situ.
  • Macet, sebenernya di Jakarta hampir semua wilayah udah pasti macet, tapi untuk orang yang gak kuat macet saran gw: jangan beli rumah di Cibubur bray, lu cari yang ada pilihan transportasi kereta aja sana.

Untuk yang budgetnya tipis tapi masih pengen nyari rumah yang agak-agak “Cibubur” saran gw carilah rumah di Pondok Ranggon (Iyeee ini kampung gw emang, tapi promosi kampung sendiri berpahala loh).

Lokasi gak jauh dari Jalan alternatif Cibubur-Cileungsi, harga tanahnya jauuh lebih bersahabat dikantong dibandingkan Cibubur. Kekurangannya adalah : Lebih dikenal karena TPU nya. Jadi siapin mental dikira punya rumah dipinggir kuburan.

Kalo untuk rumah di Cibubur ente harus nyiapin budget 600 juta keatas, maka untuk rumah dengan ukuran yang sama di Pondok Ranggon cukup nyiapin setengahnya aja. Plus bebas banjir wilayahnya.

Dan Pondok Ranggon ini masih Jakarta loh (walopun kepleset dikit udah masuk Bekasi juga). Termasuk wilayah Kecamatan Cipayung, masih satu kecamatan sama TMII (Taman Mini Indonesia Indah) dan Lubang Buaya.

peta kecamatan cipayung

Sedap kan?? 😀

Untuk kelebihan dan kekurangan lainnya hampir sama lah kayak Cibubur yang sebenarnya. Sekolahan buanyak, ke Pasar deket, angkutan umum terjamin, tempat ibadah bertebaran dan deket sama hutan wisata Wiladatika jadi bawaannya adem.

Kelebihan yang dimiliki Pondok Ranggon tapi gak dimiliki Cibubur adalah : Pilihan pintu tolnya lebih banyak. Kalo rumah lu di Pondok Ranggon lu bisa milih masuk tol dari Cibubur (Macyet eym), Cilangkap (kalo mau ke JORR) atau ke TMII (langsung ke dalkot).

Type rumah yang di jual pun mirip-mirip dengan daerah Cibubur, yaitu cluster-cluster kecil dengan jumlah rumah gak sampe 20. Contohnya Cibubur Crown yang buka harga dari 300-an juta, ini lokasinya di Pondok Ranggon loh.

Kalo zaman dahulu kala daerah Cibubur dan Pondok Ranggon ini diibaratkan “tempat jin buang anak“, maka besar harapan mamah semoga pemerintahan negara jin sudah memiliki Undang-undang perlindungan anak dan Undang-undang anti kekerasan dalam rumah tangga.

Kenapa emangnya mah?

Soalnya daerah sini sekarang udah rame, takutnya itu jin-jin ngebuangnya makin jauh atau anak-anak mereka gak jadi dibuang tapi ditelantarkan. Mudah-mudahan enggak begitu ya gaes kejadiannya.

Udahan dulu Part 1 nya, untuk part-part selanjutnya mamah akan ngebahas “Cibubur” yang masuk wilayah Bekasi, Depok dan Bogor *Laaahh banyak*

K(e)reatif

Sebagai penganut asas “hemat pangkal kaya” dan berjiwa pelit mendarah daging, bayangkan betapa sedihnya Gw ketika menemukan dua cardigan pak Suami yang ketinggalan di lemari lama di Rumah mamah Gw rusak oleh semacam jamur.
Sedihnya tuh kayak mau masak mie rebus ditanggal tua eh ujug-ujug kompornya gas nya abis.

Sedih tapi kesel.
Kzl bahasa kekiniannya mah.

Terus dibuang mah cardigannya?

Yakaleee, bisa ujan warna-warni kalo masalah beginian aja mamah etty nyerah.

Hih.

Terus diapain itu cardigannya?
Mau kekeuh nyuruh pak suami pake juga gak tega, lah bolong-bolongnya gak fashionable banget. Biarpun istrinya pelit begini juga Suami mah selalu ganteng dan trendy.

Akhirnya setelah mengkhatamkan ayat kursi sebanyak 7 kali dapet juga ide ngakalin cardigan bolong.

Bolong ya ditambel dong, gitu aja kok puyeng 😀

image

Tuh penampakan bolong-bolong hasil karya jamur lemari yang bandel. Terpampang nyata kan ukuran cardigannya S aja gituh, sementara istrinya pake ukuran L *guling-guling ditanah*

Keliatan sedikit kan ada penampakan bahan denim?

Itulah ide yang gw dapatkan setelah rajin baca ayat kursi sambil buka pinterest 😀

image

Lumayan ciamik kan tampilan akhirnya, sayangnya kemaren lupa motoin sebelum ditambel. Dulu nya sih polosan aja gak ada denim-deniman model begini.

Total kerusakan?

Satu cardigan kena 15 ribu termasuk bahan denim.

Pengerjaan?
Karena mas rosso pujaan hati ku agak rame order jadi butuh 4 hari (yang dimake over termasuk 2 celana jeans dan 2 kaos)

Puas mah?
Menurut ngana?

*peperin upil*

Alhamdulillah yah mas rosso emang sesuatuk banget, walopun sering bingung sama ide-ide ciamik Gw dan Suami tapi dia gak pernah nyerah.

*kasih piagam tukang vermak andalan*

Bikin Karpet Sendiri

Jadi sejak keracunan macem-macem di instagram, gw harus memutar otak searah saldo tabungan gimana caranya menuhin keinginan ini-itu tanpa jatuh bangkrut atau ditalak suami.

Keinginan apa sih mamah etty?

Seperti naluri mamah-mamah pada umumnya, termasuk mamah dedeh pastinya, pengen banget punya rumah yang rapi dan nyaman dan banyak pernak-pernik lucu nya dan instagramable alias setiap sudutnya layak jepret dan upload di instagram 😀

Racun yang terakhir menusuk ke kalbu itu adalah karpet yang lucu-lucu. Dan hasil cuci mata di instagram di perdalam dengan menusukkan racun lebih dalam melalui pinterest, tamparr aja aku mas tampaaarrr, racun karpet ini begitu menyiksa..

Gimana hati gak cenat-cenut kalo disuguhi pemandangan macem ini

karpet mamarai

karpet mamarai 2

gambar dari blog kesayangan mamah etty yaitu Mamaraihome.com, see saking ngepens nya nama aja di mirip-miripin *bersandar di bahu mamarai*

Pengennya cuss pesen yang fuschia-abu itu, tapi karena celengan ayam broiler gw gak penuh-penuh jadinya di tunda dulu lah keingin masang karpet warna pink norak favorit ku itu. Soalnya harga karpetnya walaupun lebih murah daripada beli di Ikea atau Informa tapi tetep jutaan (yaeyalaahh) jadi harus nabung agak lamaan dikit kayaknya.

Sambil nunggu tabungan cukup tertumbuklah pandangan gw pada seonggok karpet jenis baru (baru gw tau maksudnya) yaituuu karpet kanvas alias Canvas rug. Yang sungguh menarik hati gw adalah, harganya miriiing mamaaahh. Rata-rata harga karpet kanvas di Instagram untuk ukuran 150 x 200 cm sekitar 400-500 ribuan.

Lumayan murah sebenernya ya, tapi hasrat suci sebagai istri soleha gw menggelora. Pengennya bikin sendiri aja ah biar lebih murah lagi *di ciyum suami*

kanvas rugGambar dari http://www.positivelysplendid.com/2013/04/painted-outdoor-canvas-floor-cloth.html dan ini DIY dong, alias dibikin dari berupa kain kanvas polos terus di gambar pake cat.

Bisa lu ty bikin yang begituan? Ngecat kuku pake kuteks aja beleberan kemana-mana.

Ya menurut lu? Jelas enggak bisa lahh *di sentil mamah dedeh*

Manalah punya gw skill DIY tingkat mahir begitu, emangnya bule-bule itu yang apa aja bisa dibikin sendiri. Lah terus gimana bikin karpetnya?

Jadi pemirsa di rumah dan ibu-ibu majlis taklim sekalian, yang gw maksud bikin sendiri itu bukan bikin dari kanvas polosan macam ini melainkan bikin dari kain kanvas bermotif cantik untuk kemudian di jait sehingga menjadi seonggok karpet kanvas.

Bahan karpetnya gw udah beli di Lantai B 2 Tanah Abang Blok A.

Nama bahannya adalah kanvas lokal, motifnya tribal semacem ini
image

dan harganya mursidah sekali yaitu 38.000/meter. Lebar bahannya pun lumayan yaitu 150 cm.

Nah bahan ciamik udah ditangan selanjutnya apa mamah?

PR bangetnya si karpet kanvas ini adalah….. LICIN.

Bukan licin berminyak gitu ya, melainkan bergerak-gerak kian kemari alias gak stabil posisi nya. Ini karena bahan kanvas sendiri tidak bersifat anti-slip dan masih kurang berat jadinya ya kurang ajeg kalo gak dilapis bahan lain di dasarnya bila dijadikan karpet.

Idealnya karpet memang di lapis anti slip lagi supaya nyaman dipakai. Kemaren itu pas kebetulan main ke ace hardware gw menemukan sejenis pelapis anti slip image

tapi ukurannya cuma 150 cm x 30 cm dan harganya 22.500 gw udah beli sih dua biji. Nah gw masih mau nyari yang jual meteran tapi belom ketemu juga.

Hasil jelajah websitenya IKEA sih gw dapet sejenis bahan felt yang bisa dipake sebagai pelapis anti-slip untuk karpet, yaitu STOPP FILT.

stopp-filt-rug-underlay-with-anti-slip__39410_PE097520_S4Sebenernya dari segi ukuran udah cucok banget karena dia ada 2 ukuran, yaitu :

65 cm x 125 cm seharga 60.000

125 cm x 235 cm seharga 150.000

Cuma harganya kemahalan menurut gw, ahahahaha memang kehematan mamah etty mencapai tahap akut 😀

Jadi untuk sementara masih ditimbang-timbang mau di lapis apa ini karpet Kanvas made in Mamah.

Nanti insha Allah akan di update perkembangan karpet kanvas di rumah, siapa tau ibu-ibu majlis taklim di luar sana  banyak yang ingin mengikuti jejak mamah menghemat uang untuk mendekorasi rumah.

Yuk mari permisi, mamah ngucek cucian dulu…

Awas Ketipuuuu

Awal tahun begini gw sediiih, kerjaan numpuk bagai tak bertepi terus suasananya ujan-ujan mendung tiap hari rasanya pengen kemulan aja dirumah sama suami *nunduk malu*. Kalo lagi bete-bete begini biasanya sih gw langsung nyusun rencana jalan-jalan, maklumin dah namanya juga anak sekarang apa-apa obatnya yaa jalan-jalan.

Putus cinta padahal DP catering udah dibayar? Cuss abisin sisa tabungan buat jalan-jalan.

Abis resign terus belom di panggil kerja lagi? Yuk mari jalan-jalan

Abis dapet bonus tahunan? Jalan-jalan lah cyyyn.

Selama jalan-jalan jangan lupa ambil foto yang bagus sebanyak-banyak buat di upload di SEMUA sosmed, biar ngehits kayak orang-orang. Terus jangan lupa ganti biodata di Instagram : Full time traveller 😀 😀

Apa?? Kamu lagi jerawatan? Berasa kurang matching outfit liburannya? Udah sih jangan kayak orang susah, foto kaki aja udah cukup kok *nyengir lebar* yang penting eksis.

Gw selayaknya emak-emak hemat lainnya sampe bela-belain nabung jauh-jauh hari demi memenuhi agenda liburan  ini, abisnya kalo gak dibawa liburan juga rasanya suntuk banget kan ya. Cara gw nyisihin duit buat liburan pun termasuk yang kuno banget, ARISAN.

Iya arisan, bukan arisan brondong sih, kalo arisan yang itukan ngabisin duit *dipelototin mamah dedeh* jadi caranya gw punya arisan rumah dan dikantor yang gw ambil tiap bulan Oktober setiap tahunnya. Kenapa Oktober? karena di bulan itu suami ku si ganteng kesayangan berulang tahun dan selalu kami rayakan di kota yang berbeda sambil liburan.

Tapii zaman sekarang kita harus tetap hati-hati, karena ada loh orang-orang yang berusaha nyari keuntungan dari meningkatnya hobby jalan-jalan akhir-akir ini. Pernah dapet sms mamah minta pulsa karena lagi dikantor polisi padahal mamahnya yang asli sms aja gak bisa dan hobinya adalah mengaji? Gw pernaaah.

Nah sekarang ada modus operandi baru nih, sms atau bbm nawarin tiket murah dan ngakunya dari agen tiket atau website tiket terpercaya kayak traveloka . Modus penipuan berkedok traveloka ini gimana sih? Biasanya mereka mengirim pesan singkat ke nomor random dan nawarin tiket dengan harga super murah.

Caranya supaya gak ketipu gimana dong mamah etty?

Ya keles mamah etty udah capek-capek ikut arisan setaun demi jalan-jalan terus rela duitnya digondol penipu, sini mamah etty kasih tips yaa *benerin jilbab*

  1. Jangan gampang percaya kalo ada pesen singkat dari nomor pribadi yang nawarin tiket dengan harga super murah atau beda jauh dari harga yang ada di website resmi. When something too good to be true then it’s not true. Kecuali  yang  ngirim pesan itu rangga dan dia nanya kabar, bales aja cepetan jangan nunggu 12 taun lagi, keburu menopause entar.
  2. Pun kalo ada yang nawarin harga super miring kalo beli tiketnya banyak, kita tetep harus waspada. Karena biasanya agen tiket online gak melayani pemesanan baik jumlah banyak atau sedikit melalui sms atau pesan singkat lainnya. Amannya ya hubungin nomor customer service yang ada di website resmi agen penjualan online.
  3. Ngaku-ngaku orang dalem (indonesia banget gak sih?) jadi bisa jual tiket yang harganya murah banget, plis deh udah tahun 2015 gitulo. Minta nama sama nomor ID pegawai orang itu terus laporin aja ke pihak agen perjalanan online terkait.
  4. Kalo orang yang nawarin tiket murah itu ngasih nomor rekening atas nama pribadi padahal dia ngakunya dari agen online. Boook jaka sembung naik ojek alias gak nyambung dong jek *becandaan lawas* itumah udah 100% gak bener deh.

Untuk agenda jalan-jalan taun ini, masih lama sih 9 bulan lagi tapiii galaunya udah dicicil dari sekarang. Enaknya jalan kemana, makan dimana, nginep dimana. Bali? Lombok? Malang? Malang kayaknya enak yaa, gara-gara liat beberapa temen yang udah main ke sana dan posting di blog kayaknya bagus banget kotanya.

Untuk jalan-jalan yang deket-deket aja sih insha Allah bulan maret mau ada agenda jalan ke suatu kota bersama-sama orang-orang yang menyenangkan *lirik grup*, awas aja kalo ada yang ngebatalin tanpa alasan yang bisa diterima oleh undang-undang dasar 1945, gw bacain ayat kursi 7 hari 7 malem loh.

Ide Kado Untuk Pernikahan

Sering diundang ke pernikahan akhir-akhir ini? Pasti sering bingung juga karena kehabisan ide kado pernikahan?

Udah pernah dapet kado pernikahan?

Ooooh ada yang belom pernah, sana gih nikah hihihihihi…

Seinget gue sih, 6 taunan yang lalu pas gue kewong banyak banget kado yang gak kepake dan berhubung musim ujan sudah dimulai dan biasanya dilanjutin sama musim kawin makanya gw gelontorkan postingan ini *duileee gelontorkan*

Gw sih berharap semoga ini ngasih ide kado pernikahan buat orang-orang yang mau ngasih kado buat temen atau saudara yang mau nikah dan kadonya berguna.

kira-kira kita dapet kado apa ya bang? pi source:splitshire.com

kira-kira kita dapet kado apa ya bang?
pic source:splitshire.com

1. Satu Set Sprei yang berkualitas dengan warna netral

Syukur Alhamdulillah kalo bisa ngasih yang bahannya king koil tapi sebenernya gak mesti king koil   asalkan katun dan adem insya Allah kepake deh. Terus warnanya jangan gonjreng-gonjreng lah kasian kalo beda selera sama yang nerima. Gue aja walopun cinta setengah mati sama warna fuschia alias pink norak tapi gak pernah beli warna ini buat sprei, milih warnanya gak jauh-jauh dari dusty pink , abu- abu muda, krem, ungu muda pokoknya yang lembut-lembut lah warnanya.

Terakhir pesen sprei dengan bahan king koil ukuran 180×200 cm di Tanah Abang itu bulan Mei kemaren untuk kado temen satu seksi yang nikah dan harganya 1,450 juta untuk satu set termasuk bed cover. Mahal? Patungan lah daripada beli sendirian kan mendingan bersatu padu. Gak masuk budget? coba deh geser ke bahan katun jepang, untuk satu set ukuran 180x200cm termasuk bed cover  harganya sekitar 650 ribu.

Kalo masih terasa agak mahal juga atau mungkin gak ada temen untuk diajak patungan, gak usah beli bed covernya cukup spreinya aja. Yakin deh walopun mungkin yang nerima kado gak ngerti kalo itu bahannya king koil tapi sprei berkualitas itu pasti bisa dikenali begitu dipegang, alus dan ademnya nyoss ke hati 😀

sprei warna netral selalu cocok untuk berbagai gaya tata ruang pic source: mary whitney from pexels.com

sprei warna netral selalu cocok untuk berbagai gaya tata ruang
pic source:
mary whitney from pexels.com

2. Voucher Belanja

Kalo bingung nebak-nebak mau ngasih apaan dan buntu banget gak punya ide coba deh beliin mereka voucher belanja, jangan voucher dept. store macam Matahar# atau Centr* tapi hypermarket macam Care4 dan Hypermar# karena justru penganten baru biasanya clueless dan sering ke supermarket besar kayak gini buat beli perintilan gak penting macem keset, sutil, garpu-sendok dan segala perintilan dapur untuk memulai hidup baru di tempat tinggal baru (gak rumah sendiri ya minimal kontrakan).

Besaran jumlah voucher yang dikasih tentunya seiklasnya, bagusnya sih emang patungan jadinya kan jumlah nominalnya bisa lebih besar. Kenapa bukan duit? karena duit mau berapa pun jumlahnya cenderung langsung kepake buat ini-itu *curcol* lagian kan lebih seneng belanjanya kalo gak perlu ngeluarin duit.

3.Peralatan elektronik rumah tangga

Let say,  emmm kulkas atau mungkin mesin cuci. Karena anak kos yang baru nikah mungkin aja punya TV dan AC tapi yakin deh pasti dia gak punya mesin cuci. Apalagi yang sehari-hari nebeng tinggal di rumah ortu dan ujug-ujug dia kewong, pasti deh dia gak punya kulkas juga *nuduh*

Enaknya sih emang ditanyain langsung ke yang bersangkutan apa yang dia belom punya, atau balik ke poin nomor 2 tadi jadiin voucher aja biar dia sendiri yang milih. Kado semacem ini tentunya akan mempermudah si pasangan baru memulai rumah tangganya. Kalo budgetnya kecil coba deh kadoin mikser atau blender atau setrikaan hihihihihih ini elektronik juga kan yaa 😀

coffee-cup-mug-drink-large

Kalo yang nikah itu penggemar kopi pasti kegirangan dikasih hadiah coffee maker pic.source:pexels.com

4. Kain Batik Sarimbit

Biasanya pasangan baru itu masih euforia berseragam ria dibandingkan sama pasangan lawas, mereka lagi masa-masanya show off kemana-mana sebagai pasangan. Apalagi kalo pasangan baru nikah itu memang akan diikuti jadwal kondangan ke temen-temennya yang nikah juga. Makanya kado kain batik sarimbit ini berguna.

Kalo orangnya gak suka jait baju? Gapapa, kasih aja baju batik sarimbit yang kualitasnya bagus jadi bisa langsung dipake. Tapi sekarang gak suka ngejait belom tentu selamanya dia gak suka ngejait loh, contohnya gw dulu mah boro-boro seneng ngejait batik eh sekarang demen makanya kain-kain batik tulis yang gue terima dari budenya suami baru gw bongkarin sekarang setelah kawin 6 taun.

5.Buku

Kalo cukup mengenal selera baca si penganten bolehlah dikadoin buku yang kira-kira dia suka atau justru kasih buku yang sama sekali baru buat si penganten. Beresiko gak sih? Hihihihii ini kayaknya gw doang sih ya, tapi beneran deh gw pasti seneng dikasih kado buku apapun (wiro sableng 212 juga rapopo).

Dulu diantara tumpukan kado sprei dan perlengkapan makan terselip beberapa kado buku tuntunan membangun rumah tangga islami dan kumpulan resep Femina satu bundel besar (terima kasih Dyah Nutriyanti). Walopun sampe sekarang banyak resep yang belum pernah dicoba tapi buku ini adalah buku resep pertama yang gw punya sebagai seorang nyonya.

6.Frame Foto

a good photo frame won’t hurt, tentunya kasih warna netral macem item, putih, abu-abu atau warna kayu sekalian. Penganten baru kan biasanya lagi narsis-narsisnya majang foto berdua, jadi walopun mereka gak nempatin rumah atau kontrakan baru tapi tetep butuh frame foto buat dikamar toh.

Kalo hiasan rumah yang lain sih agak beresiko yah, takutnya beda selera aja. Misalnya lu kasih sarung bantal bunga-bunga ala-ala shabby chic, ternyata si nyonya (yang nentuin dekorasi rumah) senengnya yang gothic-gotchic atau tradisional sekalian. Nah!! kalo gak yakin sama selera si nyonya mending ide kasih hiasan rumah ditunda aja.

frame-frame shabby chic yang sekarang trendy pic source: unsplash.com

frame-frame shabby chic yang sekarang trendy
pic source: unsplash.com

Ide termasa-kini buat kado frame foto ini adalah, kasih mereka foto-foto yang kalian (sebagai tamu) jepret selama acara resepsi atau akad nikah mereka, pilih yang paling kece atau boleh juga pilih beberapa upload-an instagram acara mereka terus disatukan dan dicetak dalam ukuran gak terlalu besar (10 R udah maksimal) kasih frame yang cakep kasih lah buat mereka setelah nikah.

Intinya sih aturan terbaik untuk ngasih kado nikahan adalah :

kalo itu barang kasihlah yang kualitasnya baik. Harganya mahal? Yah ada harga ada rupa sih ya. Patungan lah kalo perlu, jangan asal kasih barang dengan mutu yang jelek, harusnya sih ini berlaku untuk kado acara apapun ya.

Kasian loh penganten barunya dikasih tumpukan gelas-piring yang gampang banget pecah atau sprei kasar-kasar. Intinya kalo gak mampu kasih barang dalam kualitas yang baik ya mending angpau ajalah tentunya ngasih angpau atau kado tetep kado terutama ya do’a semoga mereka bisa mengarungi rumah tangga yang penuh deraan dan cobaan *woooowww* dan bisa bahagia.

Yang Menarik Sepanjang Jalan Kenangan

Sebenernya cuma pengen nulis apa yang menarik disepanjang jalanan, karena seperti sering banget gw tulis disini gw ini kemana-mana naek motor, entah motor suami atau motor temen atau motor abang tukang ojek. Nah akhir-akhir ini gw kok pengen banget nulisin apa aja pemandangan menarik atau seringkali absurd yang gw liat sepanjang 25 km menuju rumah atau sepanjang 2 km tapi macet menuju Plasa Semanggi(dih curhat, salah sendiri keluarnya jam maksi).

Terus kok judulnya ada kata kenangannya segala? Ya abis gatel aja pengen nambahin, masalah banget emang?! *pembaca mulai males*

Udahan ah, langsung aja ke intinya napa gw kan paling payah ngasih intro, suka beleberan kemana-mana gitu gak pernah fokus.

1.”Celengan”

Fenomena “celengan” terjadi tidak hanya pada wanita tapi juga pria, baik tua ataupun muda. Apa itu “celengan” ? “celengan” adalah belahan p*ntat orang yang terekspos karena entah bajunya atau celananya yang gak pas, jadilah nampak si belahan mengintip dengan aduhai dan diameter (emm atau jari-jari??) nya pas buat nyemplungin koin seribu atau gopean.

Jijay gak sih? enggak juga sih kalo mulus dan bentuknya bagus *plaakkk, ditabok mamah dedeh* yang ganggu banget adalah: Udahlah bentuknya gak keruan eh burikan pula. Ampuuunn dijeee *buru-buru cuci mata pake aer tujuh sumur*

Jadi bagi anda pengguna motor, baik bawa sendiri atau ngebonceng kayak gw, hati-hati selalu pada pakaian yang anda kenakan Wardrobe mailfunction bisa terjadi pada siapa saja, gak mesti arteiss 😀

2.Baca buku di Jalan

Kalo lagi musim ujian anak-anak sekolah pasti deh ada pemandangan anak yang tetep baca buku pelajaran walopun lagi dibonceng motor yang sibuk salib kanan kiri dan penuh manuver. Canggih gak sih? Gak mual yah baca sambil goyang-goyang gitu? Atau demi nambah masukan elmu menjelang ujian, sapa tau yang masuk terakhir bertahan lebih lama didalam *emm, ini agak ambigu gak sih kalimatnya?*

Tapi udah 2 mingguan ini gw nemu fenomena baru, baca Yassin dijalan. Kejadiannya di lampu merah pasaraya jl.minangkabau situ, selalu ketemunya pagi-pagi jam7 kurang 10 menitan lah. Ibu-ibu yang baca yassin, oh sungguh teramat soleha ibu itu. Buku Yassinnya bukan yang kecil imut dan bergambar foto almarhum kakek/nenek/kerabat yang sudah meninggal dunia, tapi buku Yassin berukuran cukup besar kira-kira 20cm x 20cm dan hurufnya pun besar-besar (makanya gw bisa ngintip dan yakin itu bacaan Yassin).

3. Rok Mini Ribet

Hihihihi ayoo yang sering naek motor, apalagi cowo-cowo pasti sering merhatiin deh ngaku semua ayoo. Seringnya tuh pengguna rok mini yang bawa atau bonceng motor ini ribet banget bentar-bentar benerin posisi rok yang makin naik atau sibuk nutupin paha pake pasmina dan pasminanya melambai-lambai kemana-mana dan harus dibenerin lagi posisinya. Pokoknya superr ribet, bikin yang liat pengen bantu benerin roknya atau megangin pasminanya deh.

Jadi bukannya gw bilang rok mini itu gak boleh dipake loh, tapii ada kok solusinya kalo tetep pengen pake rok mini ke kantor tapi tetep aman ketika naek ojek atau bawa motor. Caranya adalah : Pake leging dulu lah selama dijalan, nantikan bisa dilepas ketika udah sampe tujuan. Lagian leging kan gak tebel dan gak ribet kalo ditaro di tas perempuan yang isinya banyak itu.

Cara lainnya adalah: Rok mininya disimpen dululah ditas, jadi pas naek motor pakelah celana yang nyaman, apalagi kalo anda bawa motor sendiri dan bukan sekedar pembonceng cantik. Niscaya perjalanan lebih nyaman dan tentunya aman dari lirikan pengendara motor dikanan-kiri. Nanti ketika sampe ditempat tujuan tinggal ganti celana anda dengan rok mini cantik yang sudah dibawa dari rumah. Kusut? daripada paha yang kusut kena angin mendingan rok yang kusut sedikit ah.

4.The Two Towering Wedges.

Yaitu wedges-wedges super tebal, nah ini juga gak kalah bahaya. Bayangin sendiri deh udah naek motor dijakarta yang lalu-lintasnya edan eh dia bawa motornya pake wedges yang tebelnya 9cm. Edaaan.

Emang sih yang namanya perempuan pengen keliatan kece dimana aja, itu udah bawaan alami tapii yang namanya higheels apapun bentuknya memang gak dianjurkan jadi alas kaki selama mengendari kendaraan bermotor loh.

Jadi mendingan wedgesnya disimpan dikantong, pake lah sepatu/sendal yang tertutup dan bukan hak tinggi. Kalo mau lebih afdol sih pake sepatu khusus pengendara motor, tapikan bentuknya gak kece ya ibuk-ibuk?! Hihihihi jadi cukuplah pake sendal tinggi dan cantiknya ketika sudah sampai tempat tujuan.

Udah ah empat dulu, sekarang waktunya baca balesin komen, tadi buru-buru bikin postingan sebelum kena virus males lagi.

Ciao