Film Review: OBLIVION

Hahahahahahaa gak salah baca kok, sekali-kali lah gw ngereview film, masak salon atau pasar terus yang direview. Tapi tolong yaa jangan terlalu serius baca review nya , maklum yang bikin review cuma emak-emak yang kayaknya udah setahun gak nonton di bioskop nontonnya donlotan melulu

Title : Oblivion

Cast: Morgan Freeman,Tom Cruise dan lain-lain yang gw gak kenal sama sekali *kemudian ditabok*

Jadi Oblivion ini film bergenre sci-fi, gw suka sih sci-fi tapi gak suka-suka banget juga, dan yang jelas gw bukan penggemar Om Tom. Om Tom disini berperan jadi Jack Harper, seorang teknisi yang kerjaannya memperbaiki dan mencari robot yang rusak di planet Bumi yang udah rusak karena radiasi dan ancaman Pemakan Bangkaiย (Serius?? kenapa terjemahannya Pemakan Bangkai begini sih?!) dimana-mana.

Jack dan rekan kerja yang juga rekan tidur yang cantik bernama Victoria alias Vika bertugas di menara 49 yang mengawasi beberapa area di bumi, area lainnya rusak karena radiasi yang terlalu tinggi. Jack ini teknisi yang handal dan Vika mendukung Jack sepenuhnya setiap hari mereka melaporkan hasil kerja mereka ke Sally yang berada di Titan, mereka khususnya Vika gak sabar segera menyelesaikan tugas mereka di bumi dan segera bergabung ke Titan (tet) yang adalah pusat komando dan sepertinya adalah surga yang dijanjikan bagi mereka.

Suatu hari Jack yang sedang mencari robot yang rusak diserang oleh Pemakan Bangkai ย disebuah reruntuhan, untungnya dia berhasil diselamatkan oleh robot yang dia perbaiki sebelumnya. Kecurigaan muncul dihati Jack karena dia merasa Pemakan Bangkai itu enggak berniat membunuhnya tapi sekedar menangkap (podo bae Om, kalo abis ditangkep terus dikulitin bijimana???)

Hati Jack yang selalu gelisah akan potongan-potongan kenangan di masa lalu (BTW si Jack dan Vika ini sebagian memori otaknya diapus demi keamanan misi mereka), kenangan akan berbagai tempat dan seorang perempuan bernama Rika, tapiii Jack masih beristrikan Victoria tapiii Rika yang ditemuinya dalam syuting sebuah film begitu mempesona *PLAKKK* wooyyy itumah Rhoma Iramaaa.ย  Jiwanyaย semakin terguncang ketika dalam sebuah kecelakaan pesawat yang diliatnya dia menyelamatkan seorang perempuan yang persis seperti dalam mimpinya. Perempuan itu adalah Julia.

Adegan Jack membawa pulang Julia ke menara tempat dia dan Vika tinggal sempet bikin gw geli, dalam pikiran gw yaolooohh harusnya dialognya begini :

Jack : Vikaaa sayaaaaang abang pulaang.

Vika: Abaaaang eneng seharian khawatir nungguin abang, kenapa sinyal radio abang keputus sih??

Jack : Maafin abang ya Neng tadi abang nolongin perempuan dijalanan, kesiaan banget jadi abang bawa pulang.

Vika : Apaaaahhh????? *kemudian Jack dan Julia disiram bensin dan dibakar oleh Vika*

Tentunya dialog diatas fiktif belaka dan gak ada difilm yaa ๐Ÿ˜€

Pesan Moral dari adegan diatas adalah : Jangan mau kalo pasangan anda membawa pulang orang tidak dikenal apalagi kalo orang itu kece, semlohai dan keliatan jomblo!!!

Jack yang berusaha membantu Julia menemukan kotak hitam pesawatnya ternyata diserang oleh Pemakan Bangkai, mereka disekap dan Jack dipaksa untuk membantu Pemakan Bangkai yang ternyata adalah…. jeng jeng jeng……. Manusia.

Disinilah kebimbangan Jack mencapai puncaknya, apakah dia berada pada sisi yang benar? Apa misi yang dia jalankan benar-benar demi kebaikan umat manusia? Atau gong nya ” Apakah semua yang dia percaya selama ini adalah nyata??”

Nah cerita filmnya cuma sampe situ aja, sisanya biarlah dilanjutin sendiri kalo pada nonton.

Yang gw suka di film ini :

  1. Menara tempat Jack dan Vika tinggal yang minimalis dan bersih dan kayaknya keluaran Apple, kolam renangnya juga wooww mantep dah ada pemandangan ke bumi dibawah sana.
  2. “Rumah” yang dibuat Jack ditempat tersembunyi, kok bisa orang yang nata rumah dari barang-barang yang dipungutin dari reruntuhan hasilnya bisa nyeni dan bagus?? Kok dunia gak adil amat, gw yang kerja banting tulang tiap hari aja rumahnya cuma polos gitu ga banyak aksesoris, gak punya taman apalagi danau. Siakek bener dah.
  3. Suaranya Morgan Freeman yang emang berkharisma sekali, coba yaa tiap pagi si Om Morgan bacain doa bersama danย spirit of the day dikantor gw, dijamin sekantor semangat semua buat merenung.

Sisanya sih biasa aja, jalan cerita entah kenapa ketebak banget, dan tolong yaa itu begimana sih prosedur K3 di perusahaan si Jack, kok teknisi yang kerjaannya benerin robot di daerah bahaya dibekelin segala kendaraan canggih dan senjata canggih tapi gak dikasi helm ?? Hehehehehe yang SNI kan murah 50 rebu juga dapet.

45 thoughts on “Film Review: OBLIVION

    1. emaknyashira Post author

      Terlalu biasa untuk film big budget dan aktor sekelas Tom Cruise Man, bayangkan baru jalan 30 menit gw udah bisa nebak dooong jalan ceritanya mau kemana, masa iya gw secerdas itu siiih ๐Ÿ˜€

      Reply
  1. saidah

    Hoahahaha review nya kocak amat Mbak ๐Ÿ˜€ tp penasaran kok pengen nonton, pengen liat menara tempat Bang Jack tinggal ituh sekeren opo sih, jd ngebayangin Apple beneran buka bisnis properti qiqiqi

    Reply
  2. sondangrp

    hahahahahahaha iya Etty, sering seringlah kau review film, biar puas kalopun tak jadi nontonnya. Dan spoilerkan saja lah endingnya gimana biar kumplit. Btw akupun tak suka tom krus. He’s too ganteng that I feel something wrong with his ganteng-ness.

    Reply
    1. emaknyashira Post author

      Sebenernya gak perlu di spolierkan endingnya bisa dikira-kira lah kak, pastinya jagoan selalu menang dan ras manusia tetap bertahan di bumi.
      Kalo gw entah kenapa selalu tak bernafsu pada aktor yang emmmm agak berumur, hihihihih penggemar daun muda soalnyah *jilatin Ryan Gosling*

      Reply
  3. ~Amela~

    baca review ini seolah lagi baca reviewnya film komedi, ngakak mulu..
    aku sih antara pingin dan ga pingin nonton..
    soalnya lebih pengen nonton the croods (eh masih tayang ga sih?) dan kalau nonton 2 kali dalam sebulan di bioskop juga kesannya pemborosan banget gitu

    kalau secara efek cakep ga mbak?

    Reply
  4. and.i.try

    waaah theme kita sama nih jadinya sekarang *salahfokus*
    ahahaha aku juga kemaren waktu nonton Oblivion terus mikir ini laki-laki bego amat bawa perempuan cakep masup rumahnya. Udah jelas kondisi rumah tangga lagi genting. Huahahahaha…

    Reply
    1. emaknyashira Post author

      NAH, berarti bukan gw doang kan yang mikir begitu dit hihihihih laki-laki emang entah bodoh entah pura-pura bodoh deh masa cewe semlohai begitu dibawa pulang ๐Ÿ˜€

      Reply
  5. danirachmat

    Jadi nasibnya Rika gimana akhirnya Ty? Gw males nyari di komen-komen sebelumnya euy. *salahpokus*
    Gw ga suka tomkrus tapi setuju kalo ada yang nyarani lu apply ke apple jadi advisor Ty. Sekarang aja punya ide brilian bisnis properti ke Apple

    Reply
  6. risti

    aah, untung gue gak pingin nongton hihihi… suka males nonton filem yang terlalu futuristik ginih. kadang2 tu suka lebei deh. tapi penasaran si sama rumah ala apple nya *langsung brosing*

    Reply
    1. emaknyashira Post author

      Gw juga males sebenernya ris, tapi atas nama kebersamaan apa boleh buat..
      Ih rumah menaranya futuristik abis deh tapiii rumah tersembunyi nya yang bikin gw ngiri, masa dizaman perang begono dese bisa bikin rumah dipinggir danau nan asri.

      Reply
  7. ninarahmaizar

    Haiyaaah… banyak yg bilang film ini ‘biasa’ aja, dari kapan tau mau nonton gk jadi2 karena banyak comment2 yang gk gitu semangat bikin nonton, rencananya ini sore mau pergi nntn, eeh tapi kebaca pula reviewnya emak shira, jd mikir lagi deh mau nntn apa kagak :p #labil

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *