ibu-ibu dan investasi keluarga

yah setelah jadi istri orang dan akhirnya (Alhamdulillah) punya anak yang cantik barulah terpikir untuk berinvestasi. Telat bener yak?! Bagusnya siih investasi tuh di mulai sedini mungkin, kalo bisa sebelum punya anak lah. Karena punya anak tuh = pengeluaran edan-edanan, ya bajulah yang mesti tiap bulan dibeli karena bayi cepeett banget tumbuhnya, pampers lah, endebre-endebre lainnya yang kalo dijumlah hasilnya nyaris sepertiga gaji.

Tapi karena kesadaran berinvestasi baru datang sekarang, ya lebih baik terlambat daripada gak sama sekali lah yaa. Setelah baca sana-sini, browsing sana-sini, plus semedi bermingu-minggu maka mulailah gw mengamati celah-celah berinvestasi. Baca dari sini juga dari sini bikin gw mau nangis liat angka-angka yang berjejer-jejer. Dan tiba-tiba gw bersyukur kawin muda, berarti waktu gw bersiap-siap masih cukup lah.

Investasi pertama:

Property, selain rumah di cibubur country yang cicilannya masih 8 tahun lagi itu  :sigh:  me & hubby punya tanah yang rencananya mau dibangun rumah lagi (sekarang kita masih menebeng di rumah ortu gw karena pertimbangan, hmm males pindah hihihi) jadi tanah ini letaknya dekeett bgt sama rumah ortu gw. Maafkan akyu hubby, akyu memang manja 🙂

Investasi kedua:

Reksadana saham, ambil manuhidup  Dana Saham dengan sistem installment dari Bank Mandisendiri, cukup 100rb/ bulan karena ini rencananya buat jangka panjang.

Investasi ketiga:

Tabungan Rencana di Bank Mandisendiri, installment 500rb/bulan, ini untuk jangka menengah, sebenernya mau semua dicemplungin di reksadana tapi inget pepatah “jangan naro semua telur di keranjang yg sama”

Baru segitu aja sih, masih banyak rencana investasi yang belom dicapai, insyaAllah bulan-bulan kedepan akan dilanjutkan. Masih harus memilah Reksadana Campuran sama mau beli-beli Logam Mulia, huufftt begini nih nasib hidup di indonesia yg tingkat inflasinya gak kira-kira (eh masih mending deh kalo dibandingin sama Zimbabwe) bikin duit cepet kurus, padahal yang ngumpulin duit gak kurus-kurus..

2 thoughts on “ibu-ibu dan investasi keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *