Menikmati Serpihan Kenangan Masa Lalu dan Menghalau Gangguan si Uhuk

Assalamualaikum,

Resmi sudah 3 bulan gue pindah ngantor dari daerah Pejompongan ke daerah Harmoni, Jakarta Pusat. Ya sebenernya secara jarak pindahnya gak jauh-jauh amat cuma 6 KM, tapi semua orang tau ya di Jakarta kita yang tercinta ini jarak 1 KM aja bisa ditempuh dalam waktu setengah jam kalo macet terus ngunci gitu *ughh*

Jadi jelas perbedaan 6 KM lumayan berarti, apalagi 6 KM nya adalah Jl.Jend.Sudirman – Jl.M.H.Thamrin. Duh sebulan pertama hayati sungguh lelah kakak. Kalau pagi sih enak karena dianterin suami, nah sore ini yang sungguh bikin emosi jiwa membara karena ternyata naik trans Jakarta ke arah Plaza Semanggi dari halte Harmoni bisa satu jam sendiri. Gilingan, ku tak sanggup.

Akhirnya setelah membulatkan tekad sebulat bentuk badan, gue putuskan untuk melakukan revolusi mental. Naek kereta!! Biarpun penuhnya kayak cendol, biarpun kabarnya gerbong wanitanya lebih sadis dari penjajahan Belanda, gue rela demi bebas dari macetnya Jakarta.

Dan ternyata ini keputusan yang palingĀ  tepat.

Dari luar terlihat tenang, dalemnya dooong umpel-umpelan

Keretanya memang sepenuh cendol, lebih penuh dari cendol abang-abang manapun di Indonesia kayaknya. Saking penuhnya kadang gue harus memilih antara menatap ketek mas-mas atau menempelkan muka gue di bahu seorang mbak yang belum dan sepertinya gak akan gue kenal.

Apa gerbong wanitanya sesangar yang diberitakan?

Kadang-kadang iya, tapi Alhamdulillah sampai sekarang gue belum ketemu yang bener-bener resek kayak berita yang viral itu. Dan semoga gak akan pernah, hati gue yang selembut sutera organik ini pasti gak akan kuat kalau sampai dimaki-maki ibu-ibu gak dikenal.

Buat gue yang terbaik dari keputusan naik kereta ini bukan saja dari segi menghemat waktu tapi juga dari sisi kesehatan. Lho kok bisa? Iya bisa lah, karena sejak memutuskan naik kereta gue juga memutuskan untuk jalan kaki dari stasiun kereta ke kantor.

Yang paling gue suka dari naik kereta dan jalan kaki ke kantor adalah : sepanjang perjalanan gue melewati Jl.Juanda-Jl.Hayam Wuruk sampai akhirnya tiba di Jl.KH.Hasyim Ashari adalah deretan pemandangan gedung-gedung tua yang berjejer manis di sana.

Cantik, manis dan menggoda buat dimampirin banget gedung yang satu ini

Sayangnya selain gedung-gedung tua nan cantik, di sepanjang jalan itu juga berjejer aneka tukang jualan makanan. Mulai dari bubur ayam sampai soto ayam yang uapnya mengepul dengan aroma yang khas.

Sungguh godaan buat wanita yang imannya selemah gue. Bayangkan ketika pagi-pagi dalam kondisi belum sarapan kemudian gue melewati abang tukang gorengan yang cirengnya begitu merekah, risolnya nampak begitu renyah, apa gak pengen lari memeluk abang tukang gorengan rasanya?!?

Sering jajan gorengan dan terpapar asap knalpot kendaraan-kendaraan bermotor setiap hari kadang bikin gangguan tenggorokan datang tanpa gue harapkan. Belum lagi perubahan cuaca yang labilnya ngalahin ibu-ibu lagi datang bulan, siang panasĀ  eh sorenya hujan.

Datanglah si uhuk-uhuk batuk menggangu aktifitas gue sehari-hari. Walaupun bukan berkarier di jalur yang menjual suara kayak neng Raissa tapi tetep loh gangguan batuk dan tenggorokan gatal bahkan perih bikin hati gue sedih.

Sebenernya penyakit apa sih batuk itu?

Ternyata batuk itu bukan penyakit loh kata DR.dr. Fauziah Fardizza, Sp THT-KL (K), melainkan reflek proteksi tubuh kita untuk membersihkan jalan napas atau tenggorok ketika terpapar lendir atau partikel kecil seperti asap atau debu agar proses bernapas menjadi lancar.

Penjelasan ini gue dengar langsung dari dr.Ezzy (panggilan akrab dr.Fauziah) ketika beliau jadi narasumber di acara OB Herbal Ziplong di Club XXI Djakarta Theatre- Jakarta tanggal 26 Juli 2017 lalu. Jadi menurut dr. Ezzy penyebab batuknya lah yang harus dicegah atau diobati. Kalau penyebabnya hilang batuknya pun ikut lenyap.

Terus bagaimana cara mencegah batuk datang?

Banyak caranya loh, disimak nih nasehatnya dr.Ezzy :

  • Minum air putih yang cukup dan kurangi konsumsi makanan yang pedas dan berminyak *buang muka liat abang gorengan*
  • Pakai masker jika bepergian
  • Tingkatkan daya tahan tubuh misalnya dengan mengkonsumsi madu dan rajin berolahraga
  • Berhenti merokok
  • Kalau terlanjur batuk jangan langsung minum antibiotik ya,apalagi tanpa resep dokter. Konsumsi antibiotik yang berlebihan dan gak sesuai aturan malah bikin resisten loh. Merugikan buat orang lain juga kan.

Mamah gue sih nyaranin buat makan kencur kalau lagi batuk. Tapi ya masa iya gue makanin kencur melulu, walaupun berkhasiat tapi kan capek. Apalagi kadang ketika lagi dibutuhkan eh kondisi kencur di dapur udah kering kerontang persis dompet di tanggal tua.

Makanya gue seneng banget pas tau Deltomed bikinin kita-kita OB Herbal Ziplong ini, karena OB Herbal Ziplong yang kemasannya mungil dan ringkas ini sudah mengandung jahe, kencur, thyme, madu, akar kayu legi dan mint.

Lengkap dengan semua khasiat dari masing-masing bahan tersebut. Secara yaa jahe sama kencur kan emang sudah dikenal sebagai bahan alami penuh manfaat dari zaman nenek moyang kita dulu.

kemasan OB Herbal Ziplong yang gampang dibawa kemana-mana. termasuk buat dikibasin di depan tukang gorengan

OB Herbal Ziplong ini juga aman buat dikonsumsi sama anak-anak. Dapetinnya juga gampang karena OB Herbal Ziplong sudah dipasarkan di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan mulai akhir bulan Juli 2017.

Brand Ambassadornya Ziplong ini juga seru banget, yaitu Candil si rocker humoris yang tenar dengan suaranya yang melengking-lengking merdu itu.

Tapi kita semua tetap harus menjunjung gaya hidup sehat loh ya, jangan karena ada Ziplong terus ngerokok sengebul-ngebulnya sambil makanin gorengan tiap hari. Ingat kesehatan itu harta yang tak ternilai harganya,makanya harus dijaga sebaik mungkin.

Kalau kena batuk pun kita juga harus tau kapan batuk mulai harus diwaspadai loh.

Kalau kamu sudah berhari-hari batuk bahkan sudah lebih dari 2 minggu ya jangan dianggap ringan lagi, harus konsultasi ke dokter yaa.

Jangan lupa olahraga juga yaa.

 

Salam

Satu gagasan untuk “Menikmati Serpihan Kenangan Masa Lalu dan Menghalau Gangguan si Uhuk

  1. monda

    mamah Etty keren amat jalan kaki dari stasiun Juanda (atau Sawah Besar) sp Kemakmuran he.. he…
    coba aja kantorku masih di situ kita bisa kopdaran di stasiun ya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *