Panggil Saja Dia Joni

Jadi seperti layaknya kantor lainnya dibelahan dunia ini, kantor gue pun sering menerima pegawai baru. Diharapkan dengan masuknya darah-darah baru ini bisa menambah kencang laju instansi kami mengejar target yang hampir selalu cuma nyaris tercapai itu.

Tahun lalu salah satu pegawai baru dikantor kami bernama Joni, iya sebut saja dia Joni, tentunya nama sebenarnya karena buat apa disamarkan kalau anaknya sendiri sedang merintis jalan untuk tenar *lirik joni penuh makna*

Joni adalah pemuda sederhana, bertutur kata halus dan berbudi pekerti baik. Singkat kata Joni ini berkepribadian menarik, jangan tanya mukanya lah karena apalah artinya muka ganteng kalo keperibadian ga menarik, ya gak Jon?

Apa sih menariknya si Joni ini, sampe dibikinin postingan khusus kayak gini diblog gue?

Joni ini pandai meyakinkan orang, bahkan dengan tutur katanya yang lembut dia cukup gigih menawarkan ide-ide yang menarik. Contohnya : Pernah suatu sore dalam suasana yang santai dan tanpa keinginan menggandakan uang, Joni berkata pada Iqbal rekan sejawat kami bahwa memelihara kambing itu sangat menguntungkan karena kambing bisa hamil sendiri.

Iya dia bilang KAMBING BISA HAMIL SENDIRI. S-E-N-D-I-R-I-A-N. Dengan lembut tapi penuh keyakinan Joni bahkan menyuruh Iqbal untuk mencari artikel “Keunikan-keunikan kambing” di internet dan dengan lebih yakin dia berkata bahwa di artikel itu pasti akan mencantumkan kelebihan kambing yang bisa hamil sendiri ini.

Kalo hatchi si lebah adalah anak yang sebatang kara pergi mencari ibunya, bayangkan betapa kasian nasib anak kambing yang dipelihara Joni karena pasti kebingungan siapa bapaknya.

Yang lebih membuat miris, betapa pun konyol ide ini terdengar di telinga siapapun yang pernah mendapat pelajaran biologi di SMA ternyata keyakinan Iqbal bahwa kambing seharusnya memiliki pasangan untuk bereproduksi goyah segoyah-goyahnya. Dan ketika itulah gue mempertanyakan pelajaran apa yang mereka ambil ketika kuliah di Bintaro sana? Kenapa mereka bisa satu almamater sama gue coba?!? Duh Gusti Allah mohon beri hamba kekuatan dan kesabaran *benerin jilbab*

Kalo Joni memutar haluan karier dan menjadi agen MLM gue rasa masa depannya pasti cerah. Yang terpenting jauhkan Joni dari kambing betina yang kesepian.

katakan siapa ayah ku mas Joni, katakaannn!!! pic from pixabay

katakan siapa ayah ku mas Joni, katakaannn!!!
pic from pixabay  

Selain pandai meyakinkan orang lain, Joni juga penuh percaya diri.

Pernah suatu ketika di akhir pekan, ketika Joni dan rekan sejawatnya yang bernama Ardi (juga nama sebenarnya, karena bohong itu dosa. Daripada dosa karena ngebohong hal yang enggak penting mendingan nyium bibir Nicholas Saputra deh) hendak pergi ke SCBD untuk membeli sepeda di toko Rod@link.

Karena tidak memiliki kendaraan sendiri mereka sepakat untuk naik ojek online menuju ke sana. Tentunya karena tidak ingin disamakan dengan cabe-cabean mereka naik dua motor yang berbeda. Sesampainya ditempat tujuan Ardi segera menelpon Joni yang belum juga nampak batang hidungnya. Joni dengan penuh percaya diri berkata bahwa dia sudah sampai di toko yang dimaksud.

Dengan kebingungan Ardi bertanya kembali apa Joni yakin. Karena Ardi juga sudah berada di toko itu dan yakin tidak ada Joni disana kecuali kalau Joni menyamar sebagai roda sepeda sehingga sulit dikenali. Sekali lagi Joni berkata bahwa mas-mas penjaga di toko itu juga berkata bahwa toko Rod@link di SCBD cuma ada satu.

Dengan setengah putus asa Ardi meminta Joni untuk keluar dari toko tempat dia berada dan melihat papan nama toko yang tergantung di toko tersebut. Apa nama toko itu??? Tentunya bukan Rod@link, karena kemudian dengan tergopoh-gopoh Joni segera keluar dan mencari toko yang benar. Mas-mas penjaga itu memang benar, toko Rod@link di SCBD itu cuma satu tapi bukan disitu.

pesan moral : Selalu percaya diri dalam segala situasi walaupun anda belum memakai obat ketek

bicycles-1245274_640

bahkan dari sepeda bisa muncul cerita

Cukup sampai disini dulu edisi cerita santai bersama Joni, tentunya masih banyak cerita-cerita lainnya. Tapi seperti blogger pada umumnya, prinsip kami kalo bisa dibikin banyak postingan kenapa harus dibikin satu. Ya kan?!? *kemudian diselepet tali kolor*

Ingat selalu, jagalah kesehatan anda setiap hari, banyak berolah raga dan minum air putih yang cukup. Karena cukup hidup ini yang berat jangan sampe badan anda juga *curhat amat sis?*

Salam super *sambil beresin setrikaan panas pak maryono*

16 thoughts on “Panggil Saja Dia Joni

    1. mamah-etty Post author

      Fotonya di Instagram aja ya kak, jangan lupa folo Instagram saya kak @mamah_etty biar traffic merata disemua lini gituloo *uhukk* *terkode 2016*

      Reply
  1. Nengmarlin

    Kalo dia pas naek ke tempat gw langsung disambut dgn nyanyian: “Joni joni yes papa eatingsugar no papa bla bla bla” mukanya lempeeeng aja gitu mau disexual harras sekalipun sm emak2 centil diwaskon 2 hahahahaha

    Reply
    1. mamah-etty Post author

      Buset dah, lu ngebully nya lebih sadis daripada gue Lin. Gue sih kalo mau sexual harassment mending ke ipan anak PDI ajah *tutup muka pake napsu*

      Reply
  2. UNA

    Duh aku langsung ngerasa begok… selama baca mikir mang bisaaa kambing hamil tanpa kawin. Pas baca komennya baru ngeh. Ok. Inseminasi buatan -__- manusia juga bisa hamil tanpa kawin -__-

    Reply
  3. Sandra

    Mah, minta si Joni buat qurban tahun depan lah.. apalagi kalau bisa hamil tanpa kawin mah, sekalian aja kalau bisa dia lahiran tanpa dokter bersalin. Suruh Joni add IG aku @5andranova ya!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *