sudah yakin

masih inget sama postingan gak penting yang ini ??

Akhirnya saya milih kambing.

Hidup kambing!!

Oia baru tau dari Pak Ustadz di TV ternyata kurban tuh harusnya pake nama kepala keluarga dan rutin tiap tahun. Bukan bergilir misalnya tahun ini pake nama suami tahun depan pake nama anak dan seterusnya.

Dan harga kambing itu mahal ya ternyata, nyaris lebih mahal dari harga diri. Hahahaha sumpah penting banget ini.

Tapi kenapa yang ditulis di spanduk-spanduk sepanjang jalan itu harganya murah amat ya. Masa kambing biasa idr 1 jeti, kambing super idr 1,5 jeti aja. Padahal ane keliling kampung gak ada loh yang harganya segitu.

Mentok di idr 1,5 jeti untuk kambing ukuran biasa, bukan kambing balibul loh. Dosa kata mamah gw kalo kambing belom dewasa udah di korbanin, kurang pengalaman hidup kambingnya jadi belom bijaksana *ngaco*

Mari berkurban dengan hati yang insya Allah ikhlas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *